Tempat Wisata Di Padang Pariaman Yang Harus Dikunjungi

Tempat Wisata Di Padang Pariaman Yang Harus Dikunjungi

Tempatwisatadisumatera.web.id – Dapat kita katakan cukup komplit, sebagai destinasi liburan Anda di akhir pekan nanti. Bagaimana tidak, di Kabupaten Padang Pariaman Anda bisa menemukan berbagai macam objek wisata, seperti Pantai Kata, Pantai Cermin, Pulau Angso Duo dan bahkan wisata religi.

Kota Padang Pariaman berjarak sekitar 55 kilometer dari ibu kota Sumatera Barat, Kota Padang. Diberkahi dengan bentang alam yang sungguh indah dan eksotis, Padang Pariaman seolah-olah menjadi surga tersembunyi, karena belum banyak wisatawan yang mengetahui potensi wisatanya.

Bagi Anda para pecinta keindahan alam, Kota Padang Pariaman siap memanjakan mata Anda dengan lukisan alam yang masih asri. Daripada bingung, berikut adalah beberapa rekomendasi tempat wisata di Padang Pariaman yang menarik untuk disinggahi.

Pulau Angso Duo

Angso Duo adalah sebuah pulau kecil yang memiliki keindahan alam khas pantai menawan. Setiap hari Sabtu dan Minggu, objek wisata Angso Duo senantiasa ramai dikunjungi oleh pengunjung. Dari sini Anda bisa mengajak keluarga untuk bersantai bersama, sambil ditemani oleh semilir angin pantai, birunya air laut dan pasir putih yang cukup lembut.

Selain duduk santai, Anda juga bisa bermain air di tepian pantai. Spot foto bertuliskan Angso Duo sudah disediakan oleh pihak pengelola, yang menjadi aktifitas wajib bagi setiap wisatawan. Sayang rasanya jika sampai tidak mengabadikan momen di Pulau Angso Duo.

Lokasi Pulau Angso Duo berada di Desa Pasir, Kecamatan Pariaman Tengah, Kabupaten Pariaman. Anda bisa menuju ke lokasi dengan membayar kapal Rp. 5.000 per orang, dengan lama perjalanan sekitar 15 menit dari Pantai Gondoriah.

Pantai Gondoriah

Tidak jauh dari Pulau Angso Duo, rekomendasi tempat wisata di Padang Pariaman selanjutnya adalah Pantai Gondoriah. Lokasinya cukup strategis, karena dari pusat kota Padang Pariaman hanya berjarak 100 meter saja.

Sebagai salah satu objek wisata favorit di Pariaman, Pantai Gondoriah sudah memiliki fasilitas yang cukup komplit. Di pinggiran pantai, Anda bisa menyewa tempat santai yang sudah disediakan oleh pihak pengelola.

Di pintu gerbang masuk, ada tulisan selamat datang yang cukup besar. Keindahan Pantai Gondoriah juga tidak kalah eksotis dari pantai-pantai lainnya.

Uniknya, Pantai Gondoriah mempunyai stasiun kereta api yang menjadi penghubung Kota Padang dan Kota Padang Pariaman. Sehingga, Pantai Gondoriah bisa langsung Anda saksikan begitu turun dari kereta. Sangat unik dan menarik sekali bukan?

Baca Juga : Beberapa Destinasi Wisata Di Banda Aceh Yang Memukau

Pantai Kata

Sedang mencari spot hits dan kekinian di Pariaman? Kalau begitu silahkan ajak teman-teman Anda untuk berburu foto di Pantai Kata. Disebut demikian, karena lokasi pantai ini berada di dua wilayah, yaitu Kelurahan Karan Aur dan Desa Taluk, Kecamatan Pariaman Tengah.

Pantai Kata adalah tempat yang cocok sekali dikunjungi oleh kaula muda, karena di pantai ada sudah tersedia beberapa spot foto instagenic. Pesona lain yang dimiliki oleh Pantai Kata sehingga sayang dilewatkan adalah sunset di sore hari.

Keindahan sunset yang sungguh menawan, menjadi salah satu alasan banyak wisatawan yang berkunjung ke Pantai Kata Pariaman ini.

Air Terjun Nyarai

Berhenti sejenak menikmati udara pantai, sekarang mari kita coba eksplorasi wisata alam di Pariaman, yaitu Air Terjun Nyarai. Tempat ini wajib sekali untuk Anda kunjungi, karena ia memiliki keindahan yang benar-benar eksotis.

Destinasi Wisata Di Padang Yang Wajib Di Kunjungi

Destinasi Wisata Di Padang Yang Wajib Di Kunjungi

Tempatwisatadisumatera.web.id – Kali ini mari kita bahas mengenai Kota Padang yang merupakan ibukota dari provinsi Sumatera Barat. Kota yang terkenal dengan legenda Malin Kundang dan Siti Nurbaya ini berbatasan langsung dengan laut dan perbukitan, sehingga secara otomatis mempunyai beragam tempat wisata menarik.

Kota Padang memiliki kultur yang beragam, tipe orangnya pun juga beragam, adat bersandi sarak, sarak bersandi Kitabullah itulah semboyan masyarakat minang yang melekat hingga kini. Kota sangat terkenal dengan kulinernya yang luar biasa enaknya.

Kita bisa dengan mudah menemukan restoran di Kota Padang, dari yang kecil hingga yang mewah. Kali ini kalian akan kita ajak untuk mengetahui apa saja tempat wisata di Padang yang wajib untuk kita kunjungi?

1. Obyek Wisata Pantai Padang

Pantai Padang atau orang Minang sering menyebutkan Taplau menjadi destinasi wisata di Padang yang pertama harus Anda kunjungi. Pantai Padang ini sangat berbeda dengan yang dahulu, pemerintah Kota Padang terus berbenah dan memperbaiki fasilitas di Pantai ini.

Kini Taplau sudah berubah menjadi tempat yang cantik dan indah dengan aneka bunga yang menghiasi disekitarnya. Pantai ini berada di dekat Ramayana Plaza Andalaz, Pasar Raya Padang dan dekat juga dengan Jembatan Siti Nurbaya.

Di sekitar pantai, Anda bisa menemukan banyak sekali pedagang makanan ringan hingga seafood dengan rasa yang enak. Satu lagi yang perlu Anda perhatikan sebelum makan, pastikan harga yang Anda makan itu berapa atau Anda dapat bernego terlebih dahulu dengan pemilik warung makan atau ampere, karena ada sebagian kebiasaan pedagang kalau pembelinya para wisatawan harganya dinaikkan.

2. Destinasi Wisata Pantai Pasir Jambak

Pantai Pasir Jambak menjadi objek wisata di Padang selanjutnya, pantai ini berada di Tabing. Lokasinya sekitar 20 KM dari pusat Kota Padang, Anda berjalan ke arah jalan lintas Padang – Pariaman.

Pantai ini berpasir putih, lebar, landai dan dipenuhi oleh pohon – pohon kelapa yang menjulai tinggi. Untuk menambah kenyamanan liburan di Pantai Pasir Jambak, disediakan fasilitas seperti tempat parker yang cukup luas, panggung hiburan, tempat makan, home stay , gazebo dan penyewaan perahu. Sangat cocok untuk berjemur, berenang bersantai dan menyaksikan matahari terbenam. Untuk datang ke pantai Pasir Jambak ini, Anda mencapainya dengan transportasi motor, mobil, bus umum ataupun taksi.

Baca Juga : Beberapa Tempat Wisata di Palembang yang Harus Dikunjungi

3. Objek Wisata Pantai Air Manis Batu Malin Kundang

Travelers tentu sudah pernah mendengar mengenai kisah seorang anak yang durhaka kepada ibunya yang dikutuk menjadi batu bukan ? Ini adalah mitos yang berkembang di masyarakat hingga kini. Mengenai kebenaran ceritanya tidak terlalu penting yang terpenting adalah pelajaran yang dapat kita ambil, karena kita tidak boleh membantah apalagi durhaka kepada orang tua. Pantai Air Manis atau Pantai Aia Manih kalau orang Minang menyebutnya, berada di dekat pelabuhan teluk bayur. Disini Anda bisa bermain air ataupun berfoto – foto. Juga ada banyak penjual souvenir khas Pantai Aia Manih berupa batu Malin Kundang dan sebagainya.

4. Objek Wisata Pantai Caroline

Inilah pantai yang dijadikan sebagai lirik lagu yang berasal dari Minang, Pantai Caroline. Pantai ini menjadi salah satu tempat wisata di Padang yang wajib dikunjungi. Lokasinya di Teluk Bungus, 25 km di selatan Kota Padang, dapat dicapai dengan taxi atau angkot jurusan Bungus. Ada banyak fasilitas disini, seperti penginapan, cottage, restoran, panggung kesenian, dan taman bermain yang cukup luas. Dari Pantai ini wisatawan juga dapat menyewa motor boat atau perahu nelayan untuk pergi ke pulau-pulau karang yang berada di depannya.

Cuaca cerah membuat suasana pantai makin menggoda untuk dicumbui. Pasir putih dan ombak biru merayu siapa saja yang berkunjung siang itu ke Pantai Caroline—arah selatan Kota Padang. Pecahan ombak yang menyisir hingga tepian menyisakan buih-buih putih dan menyapu pasir pantai berwarna putih kecoklatan. Pantai nan landai dan rindangnya pepohonan menjadi daya tarik bagi setiap pengunjung. Kawasan Caroline terbilang masih menyimpan potensi laut yang lebih baik ketimbang kawasan lain di sepanjang Pantai Padang.

5. Objek Wisata Jembatan Siti Nurbaya

Jembatan Siti Nurbaya menjadi tempat wisata di Padang yang wajib anda kunjungi selanjutnya jika anda liburan di Padang. Jembatan ini selalu ramai pada sore hingga malam hari. Pemandangan sekitarnya sangat indah sekali. Kalau malam hari jembatan ini sangat terang oleh lampu kota. Disana Anda dapat menikmati aneka makanan ringan seperti roti bakar, jagung bakar, dan aneka makanan yang dijamin enak. Sebagai rekomendasikan, Anda dapat mencoba roti bakar disini, dijamin rasanya enak sekali. Lokasi jembatan ini dekat dengan pantai Padang dan Pasar Raya.

Lubuk Indah (Tebing Tinggi)

Lubuk Indah (Tebing Tinggi)

Tempatwisatadisumatera.web.id – Jika Anda berada di kota Tebing Tinggi atau dalam perjalanan melalui kota Tebing Tinggi dengan anak-anak Anda, tidak ada salahnya meluangkan waktu untuk berhenti di Lubuk Indah, yang menawarkan tempat bagi anak-anak untuk pulih, dan tidak jauh dari kota.

Tempat ini menawarkan berbagai sarana bermain untuk anak dan letaknya berada di pinggir jalan raya, sehingga membuat banyak orang menyempatkan singgah di Lubuk Indah ini jika pengunjung hanya ingin sekedar masuk, tidak akan di kenakan biaya. Namun jika ingin menggunakan wahana baru akan di kenakan biaya tiket.

Letaknya berasa di jalan Gatot Subroto, Kecamatan Padang Hulu, kota Tebing Tinggi. Lokasinya berada di pinggir jalan lintas Tebing Tinggi – Pematang Siantar. Jika dari pusat kota hanya berjarak 3 kilometer saja. Di dalam Lubuk Indah ini terdapat fasilitas bermain seperti kolam renang dan sepeda air, dan terdapat juga area memancing bila tak ingin berenang. Di lokasi ini juga banyak penjual makanan dan minuman jadi pengunjung tak usah bingung soal urusan perut.

Merayakan Hari Raya Idul Fitri, antusias masyarakat cukup tinggi berlibur dan menikmati fasilitas di kolam renang Lubuk Indah di Jalan Gatot Subroto KM 3 Kecamatan Padang Hulu, Kota Tebingtinggi.

Baca juga : Istana Negeri Padang (Tebing Tinggi)

Tampak pada Sabtu (16/6), masyarakat Kota Tebing Tinggi dan ada juga dari luar daerah, ramai di kolam renang yang memiliki air yang jernijh itu.

Fasilitas pemondokan, sewa tikar dan sewa ban cukup murah, begitu juga dengan harga menu makanan yang dijajakan pengelola kolam renang.

Ir.Yunan Napitupulu, penggelola kolam renang mengatakan kebutuhan masyarakat di kolam yang dikelolanya terpenuhi dengan harga terjangkau.

Selain menikmati dua kolam renang berbeda, ada juga kolam pemancingan, pemondokan serta ada lokasi untul berfhoto keluarga.

Gerhard, salah seorang pengunjung mengatakan kolam renang Lubuk Indah menjawab kebutuhan yang dinantikan masyarakat, kawula muda, anak-anak dan juga para keluarga.

Istana Negeri Padang (Tebing Tinggi)

Istana Negeri Padang (Tebing Tinggi)

Tempatwisatadisumatera.web.idIstana Negara Padang Warisan Raja XII dari Kerajaan Melayu, Tengku Hasyim, terletak di daerah perumahan di Jalan KF Tandean, Tebing Tinggi. Istana dengan kebanggaan Melayu, warna kuning cerah membuat bangunan tampak megah dibandingkan dengan rumah-rumah penduduk sekitarnya.

Siapa sangka istana tersebut usianya lebih dari dua abad, dengan tahun pembangunan 1800 masa kerajaan. Tengku Emil, cucu Raja Tengku Hasyim, menuturkan istana kini dikelola oleh ahli waris Raja Tengku Hasyim.

“Untuk menghidupkan kembali cerita sejarah kejayaan Raja Tengku Hasyim, Mengenalkan kembali sejarah kota tebing, keluarga raja berkomitmen untuk menjadikan istana sebagai museum,” kata Emil.

Menurutnya, walaupun sudah tersebar, barang-barang milik raja masih lengkap dan disimpan aman oleh keluarga.

“Jadi kesepakatan bersama, barang-barang akan kita kumpulkan dan pajang untuk dapat dilihat oleh umum. Ada pedang peninggalan raja, foto-foto keluarga, pakaian raja, hingga peralatan makan dan minum hingga kursi raja juga ada,” jelasnya.

“Bangunan lama masih alami dan tidak diganggu. Karena dibangun untuk tempat tinggal raja alias istana, bangunannya dibuat dari bahan pilihan, sehingga walaupun sudah berabad masih kokoh. Kami hanya merenovasi beberapa seperti lantai, dan jendela. Sisanya masih original,” katanya.

Menurutnya, tanah setengah hektare tersebut, selain bangunan istana juga berdampingan dengan makam para raja dan keturunannya.

Baca juga : Pemandian Batu Nongol (Tebing Tinggi)

“Ada makam raja ke delapan, sembilan, dan sepuluh beserta istri dan anak raja. Kawasan ini terbuka untuk umum yang ingin melayat makam raja,” katanya.

Ada yang unik juga dari penamaan Kerajaan Negeri Padang tersebut, nama negeri padang diambil untuk menggambarkan kondisi kerajaan yang berada di dataran tanah yang serta pepohonan yang rimbun.

“Tapi sekarang sekitaran sudah penuh rumah dan gedung. Bahkan untuk masuk ke gerbang istana harus lewat belakang rumah penduduk, karena istana tidak berada di depan pasar atau jalan,” katanya.

Pertama pendengar nama Istana Negeri Padang, masyarakat bahkan ada yang mengira kawasan tersebut dihuni oleh penduduk bersuku Padang.

Hal itu terjadi karena kurangnya pengetahuan terhadap sejarah Kota Tebing atau para wisatawan dari luar daerah.

“Itu dia sedang kita sosialisasikan, dimulai dengan pengenalan kepada siswa SD, SMP, SMA dan mahasiswa dari universitas dari dalam dan luar Tebing. Kita membuka pintu untuk penelitian, pembelajaran, atau wisatasan yang wisata sejarah ke Istana Negeri Padang,” katanya.

Istana Negeri Padang di Jalan KF Tandean pertama kali ditempati oleh raja Tengku Haji Muhammad Nurdin, kemudian Raja Tengku Abdurrahman, Raja Tengku Alamsyah, Raja Tengku Ismail dan raja terakhir Raja Tengku Hasyim.

Pemandian Batu Nongol (Tebing Tinggi)

Pemandian Batu Nongol (Tebing Tinggi)

Tempatwisatadisumatera.web.id – Dia baru berusia tiga tahun, tetapi tempat rekreasi ini selalu dibanjiri ribuan pengunjung setiap minggu. Selain aman, alkohol juga terasa nyaman. Sunardi Tolo, 40, sangat tertarik melihat peluang bisnis. Setelah penggalian bisnis C mulai habis, itu mengubahnya menjadi tempat untuk pemandian alami. Tanpa menyusut, Sunardi, yang akrab disapa Selik, membeli area seluas 6 hektar dan menghabiskan Rp. 1.500 juta untuk mengatur arena rekreasi.

Jadilah ”Pemandian Alam Batu Nongol” di desa Buluh Duri, Kecamatan Sipispis Sergai, seperti saat ini: dikunjungi ribuan orang. ”Saya memang terobsesi untuk menjadikan tempat masa kecil saya ini menjadi objek rekreasi,” kata Sunardi yang didampingi Sumantri, penanggungjawab Pemandian Batu Nongol. Dari penataan yang apik terlihat deretan pondok peristirahatan yang bersusun rapi di pinggiran Sungai Padang ini. Ada juga ”molen” (kinciran) dan sejumlah kantin. ”jangan harap disini ada minuman keras, kami larang itu,” katanya. Ia beralasan lokasi wisata ini memang ditujukan kepada keluarga dan ingin menjadikannya tempat yang ”bersih”. Itu sebabnya dilokasi ini belum ada tempat penginapan. ”Ini belum selesai lagi karena baru di tata setengahnya. Kalau nanti ada modal saya akan kembangkan terus untuk mewujudkan lokasi wisata yang lengkap,” ujar Sunardi. Soal tempat penginapan, Sunardi berencana akan menyediakannya tahun depan. Ia mengaku tidak mau terburu-buru karena harus berkonsultasi dengan masyarakat setempat dan alim ulama sehingga tidak menimbulkan image jelek di objek wisata ini.

Baca juga : Museum Kota Tebing Tinggi

Selain tempat penginapan, obsesinya melengkapi tempat itu dengan sarana permainan air seperti sepeda air, tempat luncuran anak-anak dan sarana lainnya. Kemudian di lokasi itu juga akan dibangun kebun binatang. Menariknya dalam mengembangkan lokasi ini, Sunardi melibatkan warga sekitar. Setidaknya ada 100-an warga yang menjadi ”partner” dalam bisnisnya ini. Mereka memperoleh persen hasil dari usaha pemandian ini. ”Saya membangun manajemen terbuka sehingga mereka tahu berapa pemasukannya. Dengan begitu mereka akan merasa memiliki dan mejaga lokasi ini,” bebernya. Soalnya keamanan pengunjung memang menjadi prioritasnya. Untuk itu sehari-harinya di beberapa titik rawan sungai disiapkan tim SAR. ”Kalau padat pengunjung kita siapkan 10 orang SAR”. Pengunjung yang datang ternyata bukan hanya dari sekitar kota Tebing Tinggi dan Sergai saja tetapi juga dari Pangkalan Brandan bahkan Rantau Perapat. Ramainya pengunjung ini tidak lepas dari promosi yang dilakukan seperti dengan mendatangkan artis ibukota. ”April lalu Dewi Persik menghibur disini, setidaknya 15 ribu pengunjung yang datang,” aku Sunardi. Pemkab Sergai juga aktif mempromosikan lokasi Batu Nongol diberbagai kegiatan. Sunardi bercerita beberapa waktu setelah ikut berpameran di Jakarta, serombongan warga Jakarta datang ke lokasi tersebut. Mereka hendak menikmati suasana Batu Nongol. ”Mereka pikir ada penginapan disini jadi mereka datang Sabtu sore”, kata Sunardi. Atas hal-hal inilah Sunardi memantapkan tekad untuk menyediakan penginapan pada tahun depan. Kehadiran Pemandian Batu Nongol membuat banyak pilihan berwisata dan berekreasi karena selama ini Sergai lebih dikenal memiliki banyak tempat rekreasi pantai. Untuk melihat foto-foto dari lokasi ini silakan klik content “Sergai Dalam Foto’.

1 2 3