Tips Tempat Wisata di Bukittinggi Sumatera Barat

Tips Tempat Wisata di Bukittinggi Sumatera Barat

Tempatwisatadisumatera.web.id – Destinasi wisata di Kota Bukittinggi merupakan destinasi andalan di provinsi Sumbar ( Sumatera Barat ) selain Kota Padang dan Payakumbuh. Di kota ini wisatawan bisa mengunjungi beragam objek wisata yang sangat menarik, mulai dari bangunan bersejarah, pemandian, situs budaya, air terjun eksotis, dan aneka spot foto kekinian bagi anak muda zaman now.

Bukittinggi berada ketinggian 909-941 mdpl, dengan suhu sekitar 16.1-24.9 °C. Sehingga tidak heran, apabila kota ini memiliki udara sejuk nan menyegarkan. Letaknya yang berada di ketinggian, membuat Bukittinggi menyimpan sejuta pesona keindahan yang cocok sebagai tempat liburan. Tanpa banyak basa basi lagi, langsung saja disimak destinasi tempat wisata di Bukittinggi keren berikut ini.

Tabiang Takuruang

Rekomendasi tempat wisata di Bukittinggi yang pertama adalah Tabiang Takurang. Lokasinya berada di Ngarai Sianok, kecamatan IV Koto, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Dikalangan pengguna sosial media, nama Ngarai Sianok mungkin sudah tidak asing lagi, karena akhir-akhir ini ia sedang ramai diperbincangkan oleh pemburu wisata alam.

Ngarai Sianok adalah lembah yang membentang sepanjang 15 kilometer di perbatasan antara Kabupaten Agam dan Bukittinggi. Pesona keindahan alam yang ditawarkan oleh Ngarai Sianok benar-benar tiada duanya.

Alam Ngarai Sianok terlihat begitu hijau dan sangatlah asri, lengkap dengan tebing-tebing bebatuan di sekelilingnya yang cantik.

Dari Tabiang Takurang, kamu bisa lebih puas dalam menikmati pesona keindahan Ngarai Sianok. Udaranya yang sejuk, berpadu sempurna dengan alam asri di sekelilingnya. Sungai-sungai kecil dengan air yang jernih, menggoda siapa saja untuk segera menceburkan dirinya.

Pokoknya, objek wisata Tabiang Takurang rekomended banget sebagai pilihan liburanmu. Apalagi disana ada Taruko Cafe Resto yang membuat acara santai di hari libur kian seru.

Jam Gadang Bukittinggi

Jam Gadang adalah ikon tempat wisata di Bukit Tinggi yang sangat sayang jika dilewatkan. Siapapun yang pertama kali datang ke Bukit Tinggi, pasti menyempatkan diri untuk mampir ke sini. Entah itu untuk kumpul-kumpul ataupun sekedar berfoto-foto ria.

Santai sejenak di Jam Gadang semakin asyik, karena di sekelilingnya ditanami pepohonan hijau. Sehingga membuat nuansanya kian sejuk dan segar. Waktu terbaik untuk mengunjungi Jam Gadang Bukittinggi adalah di sore dan malam hari.

Baca Juga : Tempat Wisata Di Padang Pariaman Yang Harus Dikunjungi

Janjang Saribu Bukittinggi

Tahukah kamu, ternyata Kota Bukittinggi memiliki destinasi wisata yang mirip sekali dengan Tembok Besar China, yaitu Janjang Saribu.

Dalam bahasa Minang, janjang berarti tangga dan saribu berarti seribu. Sehingga, janjang saribu memiliki arti tangga seribu. Meskipun begitu, jumlah tangga disini tidak sampai seribu buah, mungkin hanya ratusan anak tangga. Di samping kanan dan kiri, ada tembok yang berwarna abu-abu.

Di atas Janjang Saribu, pengunjung bisa menyaksikan keindahan Ngarai Sianok, Gunung Singgalang, dan lembah nan hijau. Mata kamu akan dibuat terkagum-kagum dengan keindahan yang ada.

Oh iya, Janjang Saribu bisa menjadi pilihan tempat wisata di Bukittinggi yang instagramable dan kekinian. Spot foto yang ada disini banyak diburu oleh pecinta selfie dan fotografi. Julukan bagi Janjang Saribu adalah tembok cina bukittinggi.

Tirta Alami

Ingin menenangkan pikiran dan mengusir semua rasa capek di tubuh? Liburan nanti coba deh datang ke salah satu tempat pemandian di Bukittinggi yang bernama Tirta Alami ini. Ia berlokasi di Kandang Ampek, Kecamatan Kayu Taman, atau lebih tepatnya di jalur lalu lintas Padang-Bukittinggi. Kawasan ini lebih populer dengan nama Anai Resort.

Tirta Alami menghadirkan kolam-kolam yang terbuat dari batu alam dan air yang mengalir langsung dari mata air Gunung Tandikek. Airnya sangatlah jernih dan terasa menyegarkan. Liburan di pemandian Tirta Alami terasa semakin seru, karena di sekelilingnya ditumbuhi pepohonan rindang nan hijau.

Danau Maninjau

Pilihan tempat wisata di Bukittinggi selanjutnya adalah Danau Maninjau, yang rekomended sekali untuk tempat rekreasi di akhir pekan. Disini kamu akan melihat keindahan alam yang sangat mempesona dan udaranya yang terasa begitu sejuk.

Panorama alam di Danau Maninjau yang hijau menyegarkan mata, pas banget dipilih sebagai obat pengusir semua beban pikiran yang seringkali membuat kita mudah stress. Manjakanlah pikiran dan tubuhmu dengan menikmati keindahan Danau Maninjau ini.

Destinasi Wisata Di Padang Yang Wajib Di Kunjungi

Destinasi Wisata Di Padang Yang Wajib Di Kunjungi

Tempatwisatadisumatera.web.id – Kali ini mari kita bahas mengenai Kota Padang yang merupakan ibukota dari provinsi Sumatera Barat. Kota yang terkenal dengan legenda Malin Kundang dan Siti Nurbaya ini berbatasan langsung dengan laut dan perbukitan, sehingga secara otomatis mempunyai beragam tempat wisata menarik.

Kota Padang memiliki kultur yang beragam, tipe orangnya pun juga beragam, adat bersandi sarak, sarak bersandi Kitabullah itulah semboyan masyarakat minang yang melekat hingga kini. Kota sangat terkenal dengan kulinernya yang luar biasa enaknya.

Kita bisa dengan mudah menemukan restoran di Kota Padang, dari yang kecil hingga yang mewah. Kali ini kalian akan kita ajak untuk mengetahui apa saja tempat wisata di Padang yang wajib untuk kita kunjungi?

1. Obyek Wisata Pantai Padang

Pantai Padang atau orang Minang sering menyebutkan Taplau menjadi destinasi wisata di Padang yang pertama harus Anda kunjungi. Pantai Padang ini sangat berbeda dengan yang dahulu, pemerintah Kota Padang terus berbenah dan memperbaiki fasilitas di Pantai ini.

Kini Taplau sudah berubah menjadi tempat yang cantik dan indah dengan aneka bunga yang menghiasi disekitarnya. Pantai ini berada di dekat Ramayana Plaza Andalaz, Pasar Raya Padang dan dekat juga dengan Jembatan Siti Nurbaya.

Di sekitar pantai, Anda bisa menemukan banyak sekali pedagang makanan ringan hingga seafood dengan rasa yang enak. Satu lagi yang perlu Anda perhatikan sebelum makan, pastikan harga yang Anda makan itu berapa atau Anda dapat bernego terlebih dahulu dengan pemilik warung makan atau ampere, karena ada sebagian kebiasaan pedagang kalau pembelinya para wisatawan harganya dinaikkan.

2. Destinasi Wisata Pantai Pasir Jambak

Pantai Pasir Jambak menjadi objek wisata di Padang selanjutnya, pantai ini berada di Tabing. Lokasinya sekitar 20 KM dari pusat Kota Padang, Anda berjalan ke arah jalan lintas Padang – Pariaman.

Pantai ini berpasir putih, lebar, landai dan dipenuhi oleh pohon – pohon kelapa yang menjulai tinggi. Untuk menambah kenyamanan liburan di Pantai Pasir Jambak, disediakan fasilitas seperti tempat parker yang cukup luas, panggung hiburan, tempat makan, home stay , gazebo dan penyewaan perahu. Sangat cocok untuk berjemur, berenang bersantai dan menyaksikan matahari terbenam. Untuk datang ke pantai Pasir Jambak ini, Anda mencapainya dengan transportasi motor, mobil, bus umum ataupun taksi.

Baca Juga : Beberapa Tempat Wisata di Palembang yang Harus Dikunjungi

3. Objek Wisata Pantai Air Manis Batu Malin Kundang

Travelers tentu sudah pernah mendengar mengenai kisah seorang anak yang durhaka kepada ibunya yang dikutuk menjadi batu bukan ? Ini adalah mitos yang berkembang di masyarakat hingga kini. Mengenai kebenaran ceritanya tidak terlalu penting yang terpenting adalah pelajaran yang dapat kita ambil, karena kita tidak boleh membantah apalagi durhaka kepada orang tua. Pantai Air Manis atau Pantai Aia Manih kalau orang Minang menyebutnya, berada di dekat pelabuhan teluk bayur. Disini Anda bisa bermain air ataupun berfoto – foto. Juga ada banyak penjual souvenir khas Pantai Aia Manih berupa batu Malin Kundang dan sebagainya.

4. Objek Wisata Pantai Caroline

Inilah pantai yang dijadikan sebagai lirik lagu yang berasal dari Minang, Pantai Caroline. Pantai ini menjadi salah satu tempat wisata di Padang yang wajib dikunjungi. Lokasinya di Teluk Bungus, 25 km di selatan Kota Padang, dapat dicapai dengan taxi atau angkot jurusan Bungus. Ada banyak fasilitas disini, seperti penginapan, cottage, restoran, panggung kesenian, dan taman bermain yang cukup luas. Dari Pantai ini wisatawan juga dapat menyewa motor boat atau perahu nelayan untuk pergi ke pulau-pulau karang yang berada di depannya.

Cuaca cerah membuat suasana pantai makin menggoda untuk dicumbui. Pasir putih dan ombak biru merayu siapa saja yang berkunjung siang itu ke Pantai Caroline—arah selatan Kota Padang. Pecahan ombak yang menyisir hingga tepian menyisakan buih-buih putih dan menyapu pasir pantai berwarna putih kecoklatan. Pantai nan landai dan rindangnya pepohonan menjadi daya tarik bagi setiap pengunjung. Kawasan Caroline terbilang masih menyimpan potensi laut yang lebih baik ketimbang kawasan lain di sepanjang Pantai Padang.

5. Objek Wisata Jembatan Siti Nurbaya

Jembatan Siti Nurbaya menjadi tempat wisata di Padang yang wajib anda kunjungi selanjutnya jika anda liburan di Padang. Jembatan ini selalu ramai pada sore hingga malam hari. Pemandangan sekitarnya sangat indah sekali. Kalau malam hari jembatan ini sangat terang oleh lampu kota. Disana Anda dapat menikmati aneka makanan ringan seperti roti bakar, jagung bakar, dan aneka makanan yang dijamin enak. Sebagai rekomendasikan, Anda dapat mencoba roti bakar disini, dijamin rasanya enak sekali. Lokasi jembatan ini dekat dengan pantai Padang dan Pasar Raya.

Lubuk Indah (Tebing Tinggi)

Lubuk Indah (Tebing Tinggi)

Tempatwisatadisumatera.web.id – Jika Anda berada di kota Tebing Tinggi atau dalam perjalanan melalui kota Tebing Tinggi dengan anak-anak Anda, tidak ada salahnya meluangkan waktu untuk berhenti di Lubuk Indah, yang menawarkan tempat bagi anak-anak untuk pulih, dan tidak jauh dari kota.

Tempat ini menawarkan berbagai sarana bermain untuk anak dan letaknya berada di pinggir jalan raya, sehingga membuat banyak orang menyempatkan singgah di Lubuk Indah ini jika pengunjung hanya ingin sekedar masuk, tidak akan di kenakan biaya. Namun jika ingin menggunakan wahana baru akan di kenakan biaya tiket.

Letaknya berasa di jalan Gatot Subroto, Kecamatan Padang Hulu, kota Tebing Tinggi. Lokasinya berada di pinggir jalan lintas Tebing Tinggi – Pematang Siantar. Jika dari pusat kota hanya berjarak 3 kilometer saja. Di dalam Lubuk Indah ini terdapat fasilitas bermain seperti kolam renang dan sepeda air, dan terdapat juga area memancing bila tak ingin berenang. Di lokasi ini juga banyak penjual makanan dan minuman jadi pengunjung tak usah bingung soal urusan perut.

Merayakan Hari Raya Idul Fitri, antusias masyarakat cukup tinggi berlibur dan menikmati fasilitas di kolam renang Lubuk Indah di Jalan Gatot Subroto KM 3 Kecamatan Padang Hulu, Kota Tebingtinggi.

Baca juga : Istana Negeri Padang (Tebing Tinggi)

Tampak pada Sabtu (16/6), masyarakat Kota Tebing Tinggi dan ada juga dari luar daerah, ramai di kolam renang yang memiliki air yang jernijh itu.

Fasilitas pemondokan, sewa tikar dan sewa ban cukup murah, begitu juga dengan harga menu makanan yang dijajakan pengelola kolam renang.

Ir.Yunan Napitupulu, penggelola kolam renang mengatakan kebutuhan masyarakat di kolam yang dikelolanya terpenuhi dengan harga terjangkau.

Selain menikmati dua kolam renang berbeda, ada juga kolam pemancingan, pemondokan serta ada lokasi untul berfhoto keluarga.

Gerhard, salah seorang pengunjung mengatakan kolam renang Lubuk Indah menjawab kebutuhan yang dinantikan masyarakat, kawula muda, anak-anak dan juga para keluarga.

Istana Negeri Padang (Tebing Tinggi)

Istana Negeri Padang (Tebing Tinggi)

Tempatwisatadisumatera.web.idIstana Negara Padang Warisan Raja XII dari Kerajaan Melayu, Tengku Hasyim, terletak di daerah perumahan di Jalan KF Tandean, Tebing Tinggi. Istana dengan kebanggaan Melayu, warna kuning cerah membuat bangunan tampak megah dibandingkan dengan rumah-rumah penduduk sekitarnya.

Siapa sangka istana tersebut usianya lebih dari dua abad, dengan tahun pembangunan 1800 masa kerajaan. Tengku Emil, cucu Raja Tengku Hasyim, menuturkan istana kini dikelola oleh ahli waris Raja Tengku Hasyim.

“Untuk menghidupkan kembali cerita sejarah kejayaan Raja Tengku Hasyim, Mengenalkan kembali sejarah kota tebing, keluarga raja berkomitmen untuk menjadikan istana sebagai museum,” kata Emil.

Menurutnya, walaupun sudah tersebar, barang-barang milik raja masih lengkap dan disimpan aman oleh keluarga.

“Jadi kesepakatan bersama, barang-barang akan kita kumpulkan dan pajang untuk dapat dilihat oleh umum. Ada pedang peninggalan raja, foto-foto keluarga, pakaian raja, hingga peralatan makan dan minum hingga kursi raja juga ada,” jelasnya.

“Bangunan lama masih alami dan tidak diganggu. Karena dibangun untuk tempat tinggal raja alias istana, bangunannya dibuat dari bahan pilihan, sehingga walaupun sudah berabad masih kokoh. Kami hanya merenovasi beberapa seperti lantai, dan jendela. Sisanya masih original,” katanya.

Menurutnya, tanah setengah hektare tersebut, selain bangunan istana juga berdampingan dengan makam para raja dan keturunannya.

Baca juga : Pemandian Batu Nongol (Tebing Tinggi)

“Ada makam raja ke delapan, sembilan, dan sepuluh beserta istri dan anak raja. Kawasan ini terbuka untuk umum yang ingin melayat makam raja,” katanya.

Ada yang unik juga dari penamaan Kerajaan Negeri Padang tersebut, nama negeri padang diambil untuk menggambarkan kondisi kerajaan yang berada di dataran tanah yang serta pepohonan yang rimbun.

“Tapi sekarang sekitaran sudah penuh rumah dan gedung. Bahkan untuk masuk ke gerbang istana harus lewat belakang rumah penduduk, karena istana tidak berada di depan pasar atau jalan,” katanya.

Pertama pendengar nama Istana Negeri Padang, masyarakat bahkan ada yang mengira kawasan tersebut dihuni oleh penduduk bersuku Padang.

Hal itu terjadi karena kurangnya pengetahuan terhadap sejarah Kota Tebing atau para wisatawan dari luar daerah.

“Itu dia sedang kita sosialisasikan, dimulai dengan pengenalan kepada siswa SD, SMP, SMA dan mahasiswa dari universitas dari dalam dan luar Tebing. Kita membuka pintu untuk penelitian, pembelajaran, atau wisatasan yang wisata sejarah ke Istana Negeri Padang,” katanya.

Istana Negeri Padang di Jalan KF Tandean pertama kali ditempati oleh raja Tengku Haji Muhammad Nurdin, kemudian Raja Tengku Abdurrahman, Raja Tengku Alamsyah, Raja Tengku Ismail dan raja terakhir Raja Tengku Hasyim.

Pemandian Batu Nongol (Tebing Tinggi)

Pemandian Batu Nongol (Tebing Tinggi)

Tempatwisatadisumatera.web.id – Dia baru berusia tiga tahun, tetapi tempat rekreasi ini selalu dibanjiri ribuan pengunjung setiap minggu. Selain aman, alkohol juga terasa nyaman. Sunardi Tolo, 40, sangat tertarik melihat peluang bisnis. Setelah penggalian bisnis C mulai habis, itu mengubahnya menjadi tempat untuk pemandian alami. Tanpa menyusut, Sunardi, yang akrab disapa Selik, membeli area seluas 6 hektar dan menghabiskan Rp. 1.500 juta untuk mengatur arena rekreasi.

Jadilah ”Pemandian Alam Batu Nongol” di desa Buluh Duri, Kecamatan Sipispis Sergai, seperti saat ini: dikunjungi ribuan orang. ”Saya memang terobsesi untuk menjadikan tempat masa kecil saya ini menjadi objek rekreasi,” kata Sunardi yang didampingi Sumantri, penanggungjawab Pemandian Batu Nongol. Dari penataan yang apik terlihat deretan pondok peristirahatan yang bersusun rapi di pinggiran Sungai Padang ini. Ada juga ”molen” (kinciran) dan sejumlah kantin. ”jangan harap disini ada minuman keras, kami larang itu,” katanya. Ia beralasan lokasi wisata ini memang ditujukan kepada keluarga dan ingin menjadikannya tempat yang ”bersih”. Itu sebabnya dilokasi ini belum ada tempat penginapan. ”Ini belum selesai lagi karena baru di tata setengahnya. Kalau nanti ada modal saya akan kembangkan terus untuk mewujudkan lokasi wisata yang lengkap,” ujar Sunardi. Soal tempat penginapan, Sunardi berencana akan menyediakannya tahun depan. Ia mengaku tidak mau terburu-buru karena harus berkonsultasi dengan masyarakat setempat dan alim ulama sehingga tidak menimbulkan image jelek di objek wisata ini.

Baca juga : Museum Kota Tebing Tinggi

Selain tempat penginapan, obsesinya melengkapi tempat itu dengan sarana permainan air seperti sepeda air, tempat luncuran anak-anak dan sarana lainnya. Kemudian di lokasi itu juga akan dibangun kebun binatang. Menariknya dalam mengembangkan lokasi ini, Sunardi melibatkan warga sekitar. Setidaknya ada 100-an warga yang menjadi ”partner” dalam bisnisnya ini. Mereka memperoleh persen hasil dari usaha pemandian ini. ”Saya membangun manajemen terbuka sehingga mereka tahu berapa pemasukannya. Dengan begitu mereka akan merasa memiliki dan mejaga lokasi ini,” bebernya. Soalnya keamanan pengunjung memang menjadi prioritasnya. Untuk itu sehari-harinya di beberapa titik rawan sungai disiapkan tim SAR. ”Kalau padat pengunjung kita siapkan 10 orang SAR”. Pengunjung yang datang ternyata bukan hanya dari sekitar kota Tebing Tinggi dan Sergai saja tetapi juga dari Pangkalan Brandan bahkan Rantau Perapat. Ramainya pengunjung ini tidak lepas dari promosi yang dilakukan seperti dengan mendatangkan artis ibukota. ”April lalu Dewi Persik menghibur disini, setidaknya 15 ribu pengunjung yang datang,” aku Sunardi. Pemkab Sergai juga aktif mempromosikan lokasi Batu Nongol diberbagai kegiatan. Sunardi bercerita beberapa waktu setelah ikut berpameran di Jakarta, serombongan warga Jakarta datang ke lokasi tersebut. Mereka hendak menikmati suasana Batu Nongol. ”Mereka pikir ada penginapan disini jadi mereka datang Sabtu sore”, kata Sunardi. Atas hal-hal inilah Sunardi memantapkan tekad untuk menyediakan penginapan pada tahun depan. Kehadiran Pemandian Batu Nongol membuat banyak pilihan berwisata dan berekreasi karena selama ini Sergai lebih dikenal memiliki banyak tempat rekreasi pantai. Untuk melihat foto-foto dari lokasi ini silakan klik content “Sergai Dalam Foto’.

1 2 3