Destinasi Wisata Puncak di Sumatera Barat

Destinasi Wisata Puncak di Sumatera Barat

Tempatwisatadisumatera.web.id – Bagi kamu yang menyukai suasana alam atau sekedar ingin menikmati indahnya pegunungan, maka daftar tempat wisata di bawah ini cocok banget buat kamu kunjungi. Sumatera Barat yang selama ini terkenal dengan kulinernya ternyata juga memiliki alam yang indah. Ada banyak puncak yang dijadikan objek wisata oleh pemerintah setempat. Tak hanya menawarkan suasana alamnya, beberapa objek wisatanya juga memiliki taman-taman yang instagramable. Berikut dibawah ini adalah beberapa destinasi wisata puncak di Sumatera Barat :

1. Puncak Lawang
Puncak lawang adalah puncak yang paling terkenal di Sumatera Barat. Puncak yang terletak di Kecamatan Matur, Kabupaten Agam ini memiliki ketinggian 1.210 mdpl. Daerah ini menjadi tempat yang tepat untuk kamu menikmati keindahan Danau Maninjau dari ketinggian.

Selain pemandangan alam, Puncak Lawang juga menawarkan berbagai arena game yang akan memanjakan pengunjung. Kamu juga bisa menikmati Flying Fox dan Paralayang di sini.

2. Puncak Mandeh
Banyak orang yang mengenal kawasan Mandeh ini sebagai Raja Empatnya Sumatera Barat. Daerah ini memiliki gugusan pulau yang indah. Dari Puncak Mandeh kamu bisa melihat Pulau Traju, Pulau Setan Kecil dan beberapa pulau lainnya. Perpaduan dari birunya air laut dan hijaunya pulau-pulau tersebut akan membuat kamu terpukau.

Untuk sampai ke kawasan ini kamu bisa melalui jalur laut ataupun darat. Kamu juga bisa menikmati wahana Cliff jump, diving atau sekedar menikmati pesona sunset di sini.

3. Puncak Cemara
Sebagai salah satu kota yang terkenal dengan wisata sejarahnya, Sawahlunto juga memiliki wisata alam yang tak kalah indah, Puncak Cemara inilah salah satu contohnya. Di Puncak Cemara Kamu bisa menikmati keindahan alam Sawahlunto.

Di sini terdapat gazebo, playground, wahana Ayunan Cacaga, hammock serta monumen kesetiaan yang jadi ikonnya Puncak Cemara. Kamu juga bisa melihat monyet ekor panjang yang bermain atau lalu lalang di tempat ini.

4. Puncak Anai
Selain menawarkan udara yang segar dan pemandangan yang indah, Puncak Anai memiliki lapangan golf, penginapan serta camping ground yang bisa menampung ratusan tenda buat kamu yang ingin bermalam atau mengadakan acara di tempat ini. Selain itu di sini juga terdapat pemandian alam untuk anak dan dewasa.

Beberapa sarana sengaja dibangun dengan menggunakan bebatuan alam untuk mempertahankan nuansa alaminya. Puncak Anai ini terletak di Bukit Kandang Ampek, Kanagarian Guguk, Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman.

Baca Juga : Objek Wisata Bangunan Belanda di Sumatera Barat

5. Puncak Aua Sarumpun
Salah satu tempat terbaik untuk menikmati keindahan Danau Singkarak ya Puncak Aua Sarumpun. Puncak ini masih benar-benar alami. Jalan untuk sampai ke sini saja masih berupa tanah merah yang berbatu. Makanya kamu harus melihat kondisi cuaca sebelum memutuskan untuk memikmati keindahan alam di Puncak Aua Sarumpun, sebab jika hari hujan, jalanan akan becek dan licin.

Biasanya pengunjung lebih memilih untuk datang pada sore hari. Karena warna emas matahari yang tenggelam dan kuningnya ilalang menghasilkan perpaduan yang menawan. Puncak Aua Sarumpun berada di Nagari Tigo Koto, Kecamatan Rambatan, Kabupaten Tanah Datar.

6. Puncak Langkisau
Jika kamu mencari arena paralayang selain Puncak Lawang, maka Puncak Langkisau adalah pilihan lainnya. Bahkan di sini kamu akan ditawarkan dengan pemandangan yang tak kalah indah. Kamu bisa melihat pulau-pulau kecil yang berjejer di depannya, luasnya Samudera Hindia termasuk menikmati warna keemasan matahari yang terbenam.

Selain itu Puncak Langkisau juga memiliki arena flying-fox, outbound serta taman kecil dengan beberapa gazebo untuk bersantai. Puncak Langkisau ini berada di Nagari Salido, IV Jurai, Pesisir Selatan.

7. Puncak Gobah
Bersantai di rumah pohon adalah tawaran utama yang bisa kamu nikmati di Puncak Gobah. Ada beberapa rumah pohon dengan ketinggian sekitar sepuluh meter dari tanah. Selain itu kamu juga bisa menikmati wahana flying fox, motorcros hingga paralayang.

Ada beberapa spot menarik yang bisa kamu gunakan untuk kamu berselfie ria atau berfoto bareng teman dan pasangan. Tentu saja kamu juga disuguhkan dengan pemandangan Danau SIngkarak yang indah. Puncak Gobah ini terletak di Nagari Aripan, Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok.

Rekomendasi Wisata Desa Unik Di Sumatera Barat

Rekomendasi Wisata Desa Unik Di Sumatera Barat

Tempatwisatadisumatera.web.id – Sumatera Barat menjadi salah satu provinsi di Pulau Sumatera yang memiliki keunikan tersendiri dibandingkan dengan provinsi lain. Wilayah ini dihuni oleh Suku Minangkabau yang sudah terkenal dengan kebudayaan merantau dan matriarki yang kental.

Provinsi ini juga menyimpan berbagai wisata alam memukau dengan alam yang dikelilingi oleh Pegunungan Bukit Barisan. Selain itu, terdapat juga desa wisata yang tersebar di wilayah ini yang menghadirkan keunikannya tersendiri berdasarkan daya tarik wisata alam hingga budaya. Buat kalian yang akan bepergian ke Sumatera, ada baiknya untuk menyimak beberapa desa wisata di Sumatera Barat yang unik banget berikut ini.

1. Desa Adat Sijunjung
Desa Adat Sijunjung adalah tempat wisata yang terletak di Kecamatan Sijunjung, Kabupaten Sijunjung, letaknya juga tidak jauh dari pusat Ibukota Muaro Sijunjung.

Desa ini menghadirkan wisata budaya masyarakat Minangkabau dengan adanya Rumah Gadang tua.

Selain itu rumah-rumah adat yang ada di desa ini sangat bagus dan mempunyai bentuk yang unik dengan runcingan pada ujung atap rumah. Serta masyarakatnya masih sangat menjunjung tinggi kebudayaan matrilinieal Suku Minang yang sudah lama dianut.

2. Desa Wisata Kubu Gadang
Salah satu desa unik lainnya adalah Desa Wisata Kubu Gadang yang terletak di Kecamatan Padangpanjang Timur, Kota Padangpanjang. Berbagai atraksi disajikan di desa ini, seperti silek lanyah yang merupakan seni beladiri asli dari minang serta adanya pagelaran seni serta beragam tarian tradisional.

Selain itu panorama desa ini juga sangat indah, karena terdapat pemandangan tiga gunung Marapi, Singgalang, dan Tandikek.

3. Nagari Tuo Pariangan
Selanjutnya Nagari Tuo Pariangan atau Desa Adat Pariangan yang sudah sangat terkenal akan keelokan bangunan serta pemandangannya. Desa yang terletak di Kecamatan Pariangan, Kabupaten Tanah Datar ini menghadirkan permukiman kuno, yang mana hampir seluruh rumahnya bergaya rumah gadang.

Di samping itu terdapat rumah kuno di desa ini juga masih sangat terawat dengan baik, sehingga membuat desa ini termasuk salah satu yang terbaik di Indonesia.

4. Desa Wisata Kayukubu
Terletak di Kota Bukittinggi, Desa Wisata Kayukubu menjadi salah satu desa wisata menarik yang terdapat di Sumatera Barat. Tempat ini memiliki daya tarik wisata alam yang sangat memukau, yang mana diapit oleh pegunungan yang indah.

Selain itu terdapat berbagai macam atraksi baik budaya maupun edukasi yang dapat menghibur para pengunjung. Lokasi wisata ini juga mudah dijangkau dan terintegrasi dengan berbagai objek wisata lainnya di Kota Bukittinggi.

Baca Juga : Tips Tempat Wisata di Bukittinggi Sumatera Barat

5. Desa Wisata Kampuang Bunguih
Bagi penyuka wisata alam, terdapat Desa Wisata Kampuang Bunguih yang berlokasi di sebelah selatan Kota Padang. Desa ini menyuguhkan bermacam-macam wisata alam menarik, terutama wisata pantai dengan atraksi permainan air layaknya snorkeling, scuba diving dan lainnya.

Panorama yang dihadirkan pada desa ini juga sangat memukau dan mampu menyedot para wisatawan untuk berkunjung ke sini.

6. Kawasan Saribu Rumah Gadang
Terakhir terdapat Kawasan Saribu Rumah Gadang yang berlokasi di Desa Koto Baru, Kecamatan Sungai Pagu, Kabupaten Solok Selatan. Tempat ini menghadirkan deretan rumah adat gadang khas Minangkabau, dengan bangunan yang unik banget.

Selain itu terdapat berbagai kesenian dan budaya Minangkabau yang kental yang juga menjadi daya tarik wisatawan, meskipun masyarakat di kampung ini termasuk heterogen.

Desa ini juga masuk sebagai Kampung Adat Terpopuler pada penghargaan Anugerah Pesona Indonesia (API) 2017.

Tips Tempat Wisata di Bukittinggi Sumatera Barat

Tips Tempat Wisata di Bukittinggi Sumatera Barat

Tempatwisatadisumatera.web.id – Destinasi wisata di Kota Bukittinggi merupakan destinasi andalan di provinsi Sumbar ( Sumatera Barat ) selain Kota Padang dan Payakumbuh. Di kota ini wisatawan bisa mengunjungi beragam objek wisata yang sangat menarik, mulai dari bangunan bersejarah, pemandian, situs budaya, air terjun eksotis, dan aneka spot foto kekinian bagi anak muda zaman now.

Bukittinggi berada ketinggian 909-941 mdpl, dengan suhu sekitar 16.1-24.9 °C. Sehingga tidak heran, apabila kota ini memiliki udara sejuk nan menyegarkan. Letaknya yang berada di ketinggian, membuat Bukittinggi menyimpan sejuta pesona keindahan yang cocok sebagai tempat liburan. Tanpa banyak basa basi lagi, langsung saja disimak destinasi tempat wisata di Bukittinggi keren berikut ini.

Tabiang Takuruang

Rekomendasi tempat wisata di Bukittinggi yang pertama adalah Tabiang Takurang. Lokasinya berada di Ngarai Sianok, kecamatan IV Koto, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Dikalangan pengguna sosial media, nama Ngarai Sianok mungkin sudah tidak asing lagi, karena akhir-akhir ini ia sedang ramai diperbincangkan oleh pemburu wisata alam.

Ngarai Sianok adalah lembah yang membentang sepanjang 15 kilometer di perbatasan antara Kabupaten Agam dan Bukittinggi. Pesona keindahan alam yang ditawarkan oleh Ngarai Sianok benar-benar tiada duanya.

Alam Ngarai Sianok terlihat begitu hijau dan sangatlah asri, lengkap dengan tebing-tebing bebatuan di sekelilingnya yang cantik.

Dari Tabiang Takurang, kamu bisa lebih puas dalam menikmati pesona keindahan Ngarai Sianok. Udaranya yang sejuk, berpadu sempurna dengan alam asri di sekelilingnya. Sungai-sungai kecil dengan air yang jernih, menggoda siapa saja untuk segera menceburkan dirinya.

Pokoknya, objek wisata Tabiang Takurang rekomended banget sebagai pilihan liburanmu. Apalagi disana ada Taruko Cafe Resto yang membuat acara santai di hari libur kian seru.

Jam Gadang Bukittinggi

Jam Gadang adalah ikon tempat wisata di Bukit Tinggi yang sangat sayang jika dilewatkan. Siapapun yang pertama kali datang ke Bukit Tinggi, pasti menyempatkan diri untuk mampir ke sini. Entah itu untuk kumpul-kumpul ataupun sekedar berfoto-foto ria.

Santai sejenak di Jam Gadang semakin asyik, karena di sekelilingnya ditanami pepohonan hijau. Sehingga membuat nuansanya kian sejuk dan segar. Waktu terbaik untuk mengunjungi Jam Gadang Bukittinggi adalah di sore dan malam hari.

Baca Juga : Tempat Wisata Di Padang Pariaman Yang Harus Dikunjungi

Janjang Saribu Bukittinggi

Tahukah kamu, ternyata Kota Bukittinggi memiliki destinasi wisata yang mirip sekali dengan Tembok Besar China, yaitu Janjang Saribu.

Dalam bahasa Minang, janjang berarti tangga dan saribu berarti seribu. Sehingga, janjang saribu memiliki arti tangga seribu. Meskipun begitu, jumlah tangga disini tidak sampai seribu buah, mungkin hanya ratusan anak tangga. Di samping kanan dan kiri, ada tembok yang berwarna abu-abu.

Di atas Janjang Saribu, pengunjung bisa menyaksikan keindahan Ngarai Sianok, Gunung Singgalang, dan lembah nan hijau. Mata kamu akan dibuat terkagum-kagum dengan keindahan yang ada.

Oh iya, Janjang Saribu bisa menjadi pilihan tempat wisata di Bukittinggi yang instagramable dan kekinian. Spot foto yang ada disini banyak diburu oleh pecinta selfie dan fotografi. Julukan bagi Janjang Saribu adalah tembok cina bukittinggi.

Tirta Alami

Ingin menenangkan pikiran dan mengusir semua rasa capek di tubuh? Liburan nanti coba deh datang ke salah satu tempat pemandian di Bukittinggi yang bernama Tirta Alami ini. Ia berlokasi di Kandang Ampek, Kecamatan Kayu Taman, atau lebih tepatnya di jalur lalu lintas Padang-Bukittinggi. Kawasan ini lebih populer dengan nama Anai Resort.

Tirta Alami menghadirkan kolam-kolam yang terbuat dari batu alam dan air yang mengalir langsung dari mata air Gunung Tandikek. Airnya sangatlah jernih dan terasa menyegarkan. Liburan di pemandian Tirta Alami terasa semakin seru, karena di sekelilingnya ditumbuhi pepohonan rindang nan hijau.

Danau Maninjau

Pilihan tempat wisata di Bukittinggi selanjutnya adalah Danau Maninjau, yang rekomended sekali untuk tempat rekreasi di akhir pekan. Disini kamu akan melihat keindahan alam yang sangat mempesona dan udaranya yang terasa begitu sejuk.

Panorama alam di Danau Maninjau yang hijau menyegarkan mata, pas banget dipilih sebagai obat pengusir semua beban pikiran yang seringkali membuat kita mudah stress. Manjakanlah pikiran dan tubuhmu dengan menikmati keindahan Danau Maninjau ini.

Destinasi Wisata Di Padang Yang Wajib Di Kunjungi

Destinasi Wisata Di Padang Yang Wajib Di Kunjungi

Tempatwisatadisumatera.web.id – Kali ini mari kita bahas mengenai Kota Padang yang merupakan ibukota dari provinsi Sumatera Barat. Kota yang terkenal dengan legenda Malin Kundang dan Siti Nurbaya ini berbatasan langsung dengan laut dan perbukitan, sehingga secara otomatis mempunyai beragam tempat wisata menarik.

Kota Padang memiliki kultur yang beragam, tipe orangnya pun juga beragam, adat bersandi sarak, sarak bersandi Kitabullah itulah semboyan masyarakat minang yang melekat hingga kini. Kota sangat terkenal dengan kulinernya yang luar biasa enaknya.

Kita bisa dengan mudah menemukan restoran di Kota Padang, dari yang kecil hingga yang mewah. Kali ini kalian akan kita ajak untuk mengetahui apa saja tempat wisata di Padang yang wajib untuk kita kunjungi?

1. Obyek Wisata Pantai Padang

Pantai Padang atau orang Minang sering menyebutkan Taplau menjadi destinasi wisata di Padang yang pertama harus Anda kunjungi. Pantai Padang ini sangat berbeda dengan yang dahulu, pemerintah Kota Padang terus berbenah dan memperbaiki fasilitas di Pantai ini.

Kini Taplau sudah berubah menjadi tempat yang cantik dan indah dengan aneka bunga yang menghiasi disekitarnya. Pantai ini berada di dekat Ramayana Plaza Andalaz, Pasar Raya Padang dan dekat juga dengan Jembatan Siti Nurbaya.

Di sekitar pantai, Anda bisa menemukan banyak sekali pedagang makanan ringan hingga seafood dengan rasa yang enak. Satu lagi yang perlu Anda perhatikan sebelum makan, pastikan harga yang Anda makan itu berapa atau Anda dapat bernego terlebih dahulu dengan pemilik warung makan atau ampere, karena ada sebagian kebiasaan pedagang kalau pembelinya para wisatawan harganya dinaikkan.

2. Destinasi Wisata Pantai Pasir Jambak

Pantai Pasir Jambak menjadi objek wisata di Padang selanjutnya, pantai ini berada di Tabing. Lokasinya sekitar 20 KM dari pusat Kota Padang, Anda berjalan ke arah jalan lintas Padang – Pariaman.

Pantai ini berpasir putih, lebar, landai dan dipenuhi oleh pohon – pohon kelapa yang menjulai tinggi. Untuk menambah kenyamanan liburan di Pantai Pasir Jambak, disediakan fasilitas seperti tempat parker yang cukup luas, panggung hiburan, tempat makan, home stay , gazebo dan penyewaan perahu. Sangat cocok untuk berjemur, berenang bersantai dan menyaksikan matahari terbenam. Untuk datang ke pantai Pasir Jambak ini, Anda mencapainya dengan transportasi motor, mobil, bus umum ataupun taksi.

Baca Juga : Beberapa Tempat Wisata di Palembang yang Harus Dikunjungi

3. Objek Wisata Pantai Air Manis Batu Malin Kundang

Travelers tentu sudah pernah mendengar mengenai kisah seorang anak yang durhaka kepada ibunya yang dikutuk menjadi batu bukan ? Ini adalah mitos yang berkembang di masyarakat hingga kini. Mengenai kebenaran ceritanya tidak terlalu penting yang terpenting adalah pelajaran yang dapat kita ambil, karena kita tidak boleh membantah apalagi durhaka kepada orang tua. Pantai Air Manis atau Pantai Aia Manih kalau orang Minang menyebutnya, berada di dekat pelabuhan teluk bayur. Disini Anda bisa bermain air ataupun berfoto – foto. Juga ada banyak penjual souvenir khas Pantai Aia Manih berupa batu Malin Kundang dan sebagainya.

4. Objek Wisata Pantai Caroline

Inilah pantai yang dijadikan sebagai lirik lagu yang berasal dari Minang, Pantai Caroline. Pantai ini menjadi salah satu tempat wisata di Padang yang wajib dikunjungi. Lokasinya di Teluk Bungus, 25 km di selatan Kota Padang, dapat dicapai dengan taxi atau angkot jurusan Bungus. Ada banyak fasilitas disini, seperti penginapan, cottage, restoran, panggung kesenian, dan taman bermain yang cukup luas. Dari Pantai ini wisatawan juga dapat menyewa motor boat atau perahu nelayan untuk pergi ke pulau-pulau karang yang berada di depannya.

Cuaca cerah membuat suasana pantai makin menggoda untuk dicumbui. Pasir putih dan ombak biru merayu siapa saja yang berkunjung siang itu ke Pantai Caroline—arah selatan Kota Padang. Pecahan ombak yang menyisir hingga tepian menyisakan buih-buih putih dan menyapu pasir pantai berwarna putih kecoklatan. Pantai nan landai dan rindangnya pepohonan menjadi daya tarik bagi setiap pengunjung. Kawasan Caroline terbilang masih menyimpan potensi laut yang lebih baik ketimbang kawasan lain di sepanjang Pantai Padang.

5. Objek Wisata Jembatan Siti Nurbaya

Jembatan Siti Nurbaya menjadi tempat wisata di Padang yang wajib anda kunjungi selanjutnya jika anda liburan di Padang. Jembatan ini selalu ramai pada sore hingga malam hari. Pemandangan sekitarnya sangat indah sekali. Kalau malam hari jembatan ini sangat terang oleh lampu kota. Disana Anda dapat menikmati aneka makanan ringan seperti roti bakar, jagung bakar, dan aneka makanan yang dijamin enak. Sebagai rekomendasikan, Anda dapat mencoba roti bakar disini, dijamin rasanya enak sekali. Lokasi jembatan ini dekat dengan pantai Padang dan Pasar Raya.

Ungkapan tak kasat mata itu bukannya tanpa alasan, meskipun tidak dalam arti sebenarnya, tempat ibadah yang dibangun pada 1960-an telah dimasukkan dalam daftar tujuan wisata bud

Vihara Gunung Timur

Tempatwisatadisumatera.web.id – Ungkapan tak kasat mata itu bukannya tanpa alasan, meskipun tidak dalam arti sebenarnya, tempat ibadah yang dibangun pada 1960-an telah dimasukkan dalam daftar tujuan wisata budaya dan keagamaan di Medan selama beberapa tahun. Bahkan nama dan keberadaannya telah terdaftar di hampir semua biro perjalanan di kota Medan dan di kantor-kantor lain di kota itu, baik biro perjalanan konvensional maupun biro perjalanan online.

Dari beberapa tahun sejak saya datang ke kota Medan, saya sering bertanya pada banyak orang yang merupakan penduduk asli kota Medan maupun mereka para pendatang yang sudah lama berada di kota ini mengenai keberadaan Vihara Gunung Timur. Bahkan pertanyaan inipun sering saya tanyakan di beberapa group-gorup komunitas baik itu WhatsApp, Facebook, Line maupun Telegram. Hanya ada tiga pertanyaan yang sering saya tanyakan kepada mereka, yaitu ;

  1. Pernah dengarkah kamu Vihara Gunung Timur ?
  2. Dimanakah letak /lokasi Vihara Gunung Timur ?
  3. Pernahkah datang / mengunjungi nya ?

Nah dari tiga pertanyaan diatas, ternyata sangat banyak mereka yang menjawab tidak tahu, tidak tau dimana letaknya apalagi pernah mengunjungi atau datang ke lokasi. Persentase yang paling tinggi adalah jawaban untuk pertanyaan nomor tiga. Bahkan pertanyaan yang sama sering saya tanyakan kepada mereka-mereka yang katanya para penikmat wisata.

Namun kondisi ini berbanding terbalik jika saya melihat dari banyaknya para wisatawan luar kota Medan maupun wisatawan mancanegara yang jika mereka berkunjung ke kota Medan, Vihara Gunung Timur sudah menjadi daftar utama yang ada di Itinerary atau daftar rencana perjelanan mereka selain Istana Maimun, Mesjid Raya Al-Mashun, Rumah Tjong A Fie, Graha Maria Annai Velangkanni dan yang lainnya. Nah kondisi inilah yang saya maksudkan bahwa Vihara Gunung Timur ibarat terlihat dari jauh tapi tak terlihat dari dekat.

Dari kondisi diatas saya melihat ada beberapa alasan mengapa warga kota Medan masih banyak yang belum tau lokasi dan belum pernah melihat dari dekat bangunan unik yang di dominasi warna merah dan kuning ini. Alasan utamanya adalah bahwa mereka merasa bisa kapan saja alias nanti-nanti saja berkunjung toh letaknya berada di kota sendiri, dan alasan yang lainnya adalah mereka merasa bahwa bangunan-bangunan yang sejenis ini yang berada di kota ataupun negara lain lebih menarik ketimbang yang berada di kota sendiri, padahal orang-orang yang jauh disana menilai situs wisata ini sangat unik dan menarik. Istilah pepatahnya “rumput tetangga terlihat lebih hijau ketimbang rumput di halaman rumah sendiri”.

Menerangkan maksud dari judul artikel saya rasa cukup sampai disini. Bagi kamu yang merasa termasuk kedalam orang-orang yang belum tau, belum pernah mengunjungi atau berwisata budaya atau religi ke Vihara Gunung Timur, atau ada rencana mengunjungi tempat ini, sebaiknya kamu kelarkan membaca artikel ini hingga tuntas.

Vihara Gunung Timur berada di jalan Hang Tuah, posisinya dibelakang Taman Beringin dan hanya beberapa puluh meter saja dari halaman depan rumah dinas Gubernur Sumatera Utara yang terletak di Jalan Jend. Sudirman. Area bangunan ini juga berbatasan dengan Sungai Babura yang melingkar dari sisi kiri hingga sisi sebalah kanan, sehingga jika dilihat dari Google Map, bangunan ini persis menghadap ke Sungai Babura.

Vihara Gunung Timur didirikan oleh Komunitas Tao dan Budha di kota Medan, itu mengapa jika dilihat dari arsitektur bangunan ini lebih mirip klenteng atau kuil ketimbang bangunan Vihara seperti pada umumnya. Ternyata rumah ibadah ini selain sebagai tempat ibadah umat budha juga sebagai tempat ibadahnya umat konghucu. Selain sebagai tempat pemujaan bagi umat budha dan konghucu, bangunan ini juga terkenal sebagai situs bersejarah di Medan. Dulunya bangunan ini adalah tanah yang miring di dekat Sungai Babura, hingga pada tahun 1960 kuil ini mulai dibangun.

Baca juga : Museum TNI Kota Medan

Di pintu masuk kuil, ada dua patung singa dan naga yang penuh ukiran oriental yang merupakan ciri khas etnis Cina. Ketika masuk ke dalam kuil, ada tempat untuk beribadat yang dihiasi dengan dupa dan lilin. Ada drum besar di dekat ruang berdoa, yang akan digunakan pada saat Tahun Baru Cina. Pada beberapa hari besar seperti Tahun Baru Cina atau Cap Go Meh, kuil ini akan ramai karena sering diadakan prosesi tarian singa.

Melihat posisi kuil yang menghadap ke Sungai Babura, Orang-orang Tionghoa percaya, dengan desain menghadap ke Sungai Babura hal itu akan membawa keberuntungan bagi kuil dan mereka yang berkunjung ke sana.

Selain itu, kuil ini juga menggunakan nuansa warna merah dan kuning. Kedua warna dipilih sebagai warna dominan karena dianggap sebagai warna keberuntungan oleh orang Tionghoa. Di bagian atas gedung terdapat hiasan sepasang naga berwarna hijau saling berhadapan dengan matahari di tengah. Di belakang patung naga juga ada sepasang ikan naga berkepala raksasa. Terdapat juga patung singa besar berwara hitam dan putih di depan kuil.

Di bagian halaman terdapat area untuk membakar dupa dan bangunan dengan atap seperti bertingkat-tingkat tempat untuk membakar kertas sembahyang atau kertas gincoa dan kimcoa.

Di lokasi ini ada beberapa altar pemujaan para dewa, total ada 8 patung dewa di tempat ini. Di tempat pertama ada patung Dewa Shen Jing Ru diikuti oleh Dewa Shen Zai Zhu Sen Da di sampingnya. Lebih ke belakang ada Dewa Cen Cing Tien dan Xian Shi Dian. Di angka ke enam ada patung Dewa Ou Xian Gu dan Wang Yan Dian Shi yang menjaga kiri dan kanan pembakaran dupa di kuil. Demikian juga patung Dewa Liu Fan Xian Shi di bagian selanjutnya.

Di bagian dalam gedung ada altar Buddha, ditemani oleh Buddha Maitreya dan Dewi Kwan Im. Sementara di sisi kanan ada sebuah altar yang dipenuhi dengan beberapa dewa dalam budaya kepercayaan tradisional Cina, Tua Pek Kong ditemani dengan Thay Suei. Di bawahnya ada patung Thien Kou (surga anjing) dan pengawalan Pek Ho Kong (Macan Putih) oleh Tho Te Kong (dewa tanah).

Nah itulah gambaran tentang Vihara Gunung Timur, bagi kamu yang ingin mengunjungi tempat wisata budaya & religi ini bisa mengikuti panduan dan tips di bawah ini.

Panduan dan Cara Menuju ke Vihara Gunung Timur

  1. Pergilah ke Taman Beringin, yang terletak di pojokan antara jalan Jendral Sudirman dan Jalan Teuku Cik Ditiro.
  2. Dari jalan Cik Ditiro masuk ke jalan Hang Tuah di samping kiri Mushola Taman Beringin.
  3. Beberapa puluh meter kedepan kamu akan ketemu pintu masuk Vihara Gunung Timur, dipintu masuk ada pos jaga, kamu bisa bertanya kepada para penjaga mengenai letak parkir kendaraan dan lain-lain

Tips Berkunjung ke Vihara Gunung Timur

  1. Bagi kamu yang suka dengan background foto bersih alias tidak ada orang yang berseliweran di belakang, sebaiknya datang lebih pagi atau diluar hari libur.
  2. Datang pada cuaca tidak terlalu panas atau terik akan lebih baik jika ingin mendapatkan hasil foto yang bagus.
  3. Jika kamu ingin mengambil gambar di area altar peribadatan, sebaiknya bertanya kepada petugas area-area mana saja yang boleh di ambil gambarnya.

Saran Buat Pengunjung ;
Meskipun ini merupakan tempat wisata budaya, namun sesungguhnya ini adalah area rumah ibadah, so kamu-kamu musti mengikuti aturan dan etika disana ya, jangan berisik karena bisa menggangu orang yang sedang beribadah.

Selamat berwisata.

1 2