Destinasi Wisata Puncak di Sumatera Barat

Destinasi Wisata Puncak di Sumatera Barat

Tempatwisatadisumatera.web.id – Bagi kamu yang menyukai suasana alam atau sekedar ingin menikmati indahnya pegunungan, maka daftar tempat wisata di bawah ini cocok banget buat kamu kunjungi. Sumatera Barat yang selama ini terkenal dengan kulinernya ternyata juga memiliki alam yang indah. Ada banyak puncak yang dijadikan objek wisata oleh pemerintah setempat. Tak hanya menawarkan suasana alamnya, beberapa objek wisatanya juga memiliki taman-taman yang instagramable. Berikut dibawah ini adalah beberapa destinasi wisata puncak di Sumatera Barat :

1. Puncak Lawang
Puncak lawang adalah puncak yang paling terkenal di Sumatera Barat. Puncak yang terletak di Kecamatan Matur, Kabupaten Agam ini memiliki ketinggian 1.210 mdpl. Daerah ini menjadi tempat yang tepat untuk kamu menikmati keindahan Danau Maninjau dari ketinggian.

Selain pemandangan alam, Puncak Lawang juga menawarkan berbagai arena game yang akan memanjakan pengunjung. Kamu juga bisa menikmati Flying Fox dan Paralayang di sini.

2. Puncak Mandeh
Banyak orang yang mengenal kawasan Mandeh ini sebagai Raja Empatnya Sumatera Barat. Daerah ini memiliki gugusan pulau yang indah. Dari Puncak Mandeh kamu bisa melihat Pulau Traju, Pulau Setan Kecil dan beberapa pulau lainnya. Perpaduan dari birunya air laut dan hijaunya pulau-pulau tersebut akan membuat kamu terpukau.

Untuk sampai ke kawasan ini kamu bisa melalui jalur laut ataupun darat. Kamu juga bisa menikmati wahana Cliff jump, diving atau sekedar menikmati pesona sunset di sini.

3. Puncak Cemara
Sebagai salah satu kota yang terkenal dengan wisata sejarahnya, Sawahlunto juga memiliki wisata alam yang tak kalah indah, Puncak Cemara inilah salah satu contohnya. Di Puncak Cemara Kamu bisa menikmati keindahan alam Sawahlunto.

Di sini terdapat gazebo, playground, wahana Ayunan Cacaga, hammock serta monumen kesetiaan yang jadi ikonnya Puncak Cemara. Kamu juga bisa melihat monyet ekor panjang yang bermain atau lalu lalang di tempat ini.

4. Puncak Anai
Selain menawarkan udara yang segar dan pemandangan yang indah, Puncak Anai memiliki lapangan golf, penginapan serta camping ground yang bisa menampung ratusan tenda buat kamu yang ingin bermalam atau mengadakan acara di tempat ini. Selain itu di sini juga terdapat pemandian alam untuk anak dan dewasa.

Beberapa sarana sengaja dibangun dengan menggunakan bebatuan alam untuk mempertahankan nuansa alaminya. Puncak Anai ini terletak di Bukit Kandang Ampek, Kanagarian Guguk, Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman.

Baca Juga : Objek Wisata Bangunan Belanda di Sumatera Barat

5. Puncak Aua Sarumpun
Salah satu tempat terbaik untuk menikmati keindahan Danau Singkarak ya Puncak Aua Sarumpun. Puncak ini masih benar-benar alami. Jalan untuk sampai ke sini saja masih berupa tanah merah yang berbatu. Makanya kamu harus melihat kondisi cuaca sebelum memutuskan untuk memikmati keindahan alam di Puncak Aua Sarumpun, sebab jika hari hujan, jalanan akan becek dan licin.

Biasanya pengunjung lebih memilih untuk datang pada sore hari. Karena warna emas matahari yang tenggelam dan kuningnya ilalang menghasilkan perpaduan yang menawan. Puncak Aua Sarumpun berada di Nagari Tigo Koto, Kecamatan Rambatan, Kabupaten Tanah Datar.

6. Puncak Langkisau
Jika kamu mencari arena paralayang selain Puncak Lawang, maka Puncak Langkisau adalah pilihan lainnya. Bahkan di sini kamu akan ditawarkan dengan pemandangan yang tak kalah indah. Kamu bisa melihat pulau-pulau kecil yang berjejer di depannya, luasnya Samudera Hindia termasuk menikmati warna keemasan matahari yang terbenam.

Selain itu Puncak Langkisau juga memiliki arena flying-fox, outbound serta taman kecil dengan beberapa gazebo untuk bersantai. Puncak Langkisau ini berada di Nagari Salido, IV Jurai, Pesisir Selatan.

7. Puncak Gobah
Bersantai di rumah pohon adalah tawaran utama yang bisa kamu nikmati di Puncak Gobah. Ada beberapa rumah pohon dengan ketinggian sekitar sepuluh meter dari tanah. Selain itu kamu juga bisa menikmati wahana flying fox, motorcros hingga paralayang.

Ada beberapa spot menarik yang bisa kamu gunakan untuk kamu berselfie ria atau berfoto bareng teman dan pasangan. Tentu saja kamu juga disuguhkan dengan pemandangan Danau SIngkarak yang indah. Puncak Gobah ini terletak di Nagari Aripan, Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok.

Tips Tempat Wisata di Bukittinggi Sumatera Barat

Tips Tempat Wisata di Bukittinggi Sumatera Barat

Tempatwisatadisumatera.web.id – Destinasi wisata di Kota Bukittinggi merupakan destinasi andalan di provinsi Sumbar ( Sumatera Barat ) selain Kota Padang dan Payakumbuh. Di kota ini wisatawan bisa mengunjungi beragam objek wisata yang sangat menarik, mulai dari bangunan bersejarah, pemandian, situs budaya, air terjun eksotis, dan aneka spot foto kekinian bagi anak muda zaman now.

Bukittinggi berada ketinggian 909-941 mdpl, dengan suhu sekitar 16.1-24.9 °C. Sehingga tidak heran, apabila kota ini memiliki udara sejuk nan menyegarkan. Letaknya yang berada di ketinggian, membuat Bukittinggi menyimpan sejuta pesona keindahan yang cocok sebagai tempat liburan. Tanpa banyak basa basi lagi, langsung saja disimak destinasi tempat wisata di Bukittinggi keren berikut ini.

Tabiang Takuruang

Rekomendasi tempat wisata di Bukittinggi yang pertama adalah Tabiang Takurang. Lokasinya berada di Ngarai Sianok, kecamatan IV Koto, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Dikalangan pengguna sosial media, nama Ngarai Sianok mungkin sudah tidak asing lagi, karena akhir-akhir ini ia sedang ramai diperbincangkan oleh pemburu wisata alam.

Ngarai Sianok adalah lembah yang membentang sepanjang 15 kilometer di perbatasan antara Kabupaten Agam dan Bukittinggi. Pesona keindahan alam yang ditawarkan oleh Ngarai Sianok benar-benar tiada duanya.

Alam Ngarai Sianok terlihat begitu hijau dan sangatlah asri, lengkap dengan tebing-tebing bebatuan di sekelilingnya yang cantik.

Dari Tabiang Takurang, kamu bisa lebih puas dalam menikmati pesona keindahan Ngarai Sianok. Udaranya yang sejuk, berpadu sempurna dengan alam asri di sekelilingnya. Sungai-sungai kecil dengan air yang jernih, menggoda siapa saja untuk segera menceburkan dirinya.

Pokoknya, objek wisata Tabiang Takurang rekomended banget sebagai pilihan liburanmu. Apalagi disana ada Taruko Cafe Resto yang membuat acara santai di hari libur kian seru.

Jam Gadang Bukittinggi

Jam Gadang adalah ikon tempat wisata di Bukit Tinggi yang sangat sayang jika dilewatkan. Siapapun yang pertama kali datang ke Bukit Tinggi, pasti menyempatkan diri untuk mampir ke sini. Entah itu untuk kumpul-kumpul ataupun sekedar berfoto-foto ria.

Santai sejenak di Jam Gadang semakin asyik, karena di sekelilingnya ditanami pepohonan hijau. Sehingga membuat nuansanya kian sejuk dan segar. Waktu terbaik untuk mengunjungi Jam Gadang Bukittinggi adalah di sore dan malam hari.

Baca Juga : Tempat Wisata Di Padang Pariaman Yang Harus Dikunjungi

Janjang Saribu Bukittinggi

Tahukah kamu, ternyata Kota Bukittinggi memiliki destinasi wisata yang mirip sekali dengan Tembok Besar China, yaitu Janjang Saribu.

Dalam bahasa Minang, janjang berarti tangga dan saribu berarti seribu. Sehingga, janjang saribu memiliki arti tangga seribu. Meskipun begitu, jumlah tangga disini tidak sampai seribu buah, mungkin hanya ratusan anak tangga. Di samping kanan dan kiri, ada tembok yang berwarna abu-abu.

Di atas Janjang Saribu, pengunjung bisa menyaksikan keindahan Ngarai Sianok, Gunung Singgalang, dan lembah nan hijau. Mata kamu akan dibuat terkagum-kagum dengan keindahan yang ada.

Oh iya, Janjang Saribu bisa menjadi pilihan tempat wisata di Bukittinggi yang instagramable dan kekinian. Spot foto yang ada disini banyak diburu oleh pecinta selfie dan fotografi. Julukan bagi Janjang Saribu adalah tembok cina bukittinggi.

Tirta Alami

Ingin menenangkan pikiran dan mengusir semua rasa capek di tubuh? Liburan nanti coba deh datang ke salah satu tempat pemandian di Bukittinggi yang bernama Tirta Alami ini. Ia berlokasi di Kandang Ampek, Kecamatan Kayu Taman, atau lebih tepatnya di jalur lalu lintas Padang-Bukittinggi. Kawasan ini lebih populer dengan nama Anai Resort.

Tirta Alami menghadirkan kolam-kolam yang terbuat dari batu alam dan air yang mengalir langsung dari mata air Gunung Tandikek. Airnya sangatlah jernih dan terasa menyegarkan. Liburan di pemandian Tirta Alami terasa semakin seru, karena di sekelilingnya ditumbuhi pepohonan rindang nan hijau.

Danau Maninjau

Pilihan tempat wisata di Bukittinggi selanjutnya adalah Danau Maninjau, yang rekomended sekali untuk tempat rekreasi di akhir pekan. Disini kamu akan melihat keindahan alam yang sangat mempesona dan udaranya yang terasa begitu sejuk.

Panorama alam di Danau Maninjau yang hijau menyegarkan mata, pas banget dipilih sebagai obat pengusir semua beban pikiran yang seringkali membuat kita mudah stress. Manjakanlah pikiran dan tubuhmu dengan menikmati keindahan Danau Maninjau ini.

Lubuk Indah (Tebing Tinggi)

Lubuk Indah (Tebing Tinggi)

Tempatwisatadisumatera.web.id – Jika Anda berada di kota Tebing Tinggi atau dalam perjalanan melalui kota Tebing Tinggi dengan anak-anak Anda, tidak ada salahnya meluangkan waktu untuk berhenti di Lubuk Indah, yang menawarkan tempat bagi anak-anak untuk pulih, dan tidak jauh dari kota.

Tempat ini menawarkan berbagai sarana bermain untuk anak dan letaknya berada di pinggir jalan raya, sehingga membuat banyak orang menyempatkan singgah di Lubuk Indah ini jika pengunjung hanya ingin sekedar masuk, tidak akan di kenakan biaya. Namun jika ingin menggunakan wahana baru akan di kenakan biaya tiket.

Letaknya berasa di jalan Gatot Subroto, Kecamatan Padang Hulu, kota Tebing Tinggi. Lokasinya berada di pinggir jalan lintas Tebing Tinggi – Pematang Siantar. Jika dari pusat kota hanya berjarak 3 kilometer saja. Di dalam Lubuk Indah ini terdapat fasilitas bermain seperti kolam renang dan sepeda air, dan terdapat juga area memancing bila tak ingin berenang. Di lokasi ini juga banyak penjual makanan dan minuman jadi pengunjung tak usah bingung soal urusan perut.

Merayakan Hari Raya Idul Fitri, antusias masyarakat cukup tinggi berlibur dan menikmati fasilitas di kolam renang Lubuk Indah di Jalan Gatot Subroto KM 3 Kecamatan Padang Hulu, Kota Tebingtinggi.

Baca juga : Istana Negeri Padang (Tebing Tinggi)

Tampak pada Sabtu (16/6), masyarakat Kota Tebing Tinggi dan ada juga dari luar daerah, ramai di kolam renang yang memiliki air yang jernijh itu.

Fasilitas pemondokan, sewa tikar dan sewa ban cukup murah, begitu juga dengan harga menu makanan yang dijajakan pengelola kolam renang.

Ir.Yunan Napitupulu, penggelola kolam renang mengatakan kebutuhan masyarakat di kolam yang dikelolanya terpenuhi dengan harga terjangkau.

Selain menikmati dua kolam renang berbeda, ada juga kolam pemancingan, pemondokan serta ada lokasi untul berfhoto keluarga.

Gerhard, salah seorang pengunjung mengatakan kolam renang Lubuk Indah menjawab kebutuhan yang dinantikan masyarakat, kawula muda, anak-anak dan juga para keluarga.

Istana Negeri Padang (Tebing Tinggi)

Istana Negeri Padang (Tebing Tinggi)

Tempatwisatadisumatera.web.idIstana Negara Padang Warisan Raja XII dari Kerajaan Melayu, Tengku Hasyim, terletak di daerah perumahan di Jalan KF Tandean, Tebing Tinggi. Istana dengan kebanggaan Melayu, warna kuning cerah membuat bangunan tampak megah dibandingkan dengan rumah-rumah penduduk sekitarnya.

Siapa sangka istana tersebut usianya lebih dari dua abad, dengan tahun pembangunan 1800 masa kerajaan. Tengku Emil, cucu Raja Tengku Hasyim, menuturkan istana kini dikelola oleh ahli waris Raja Tengku Hasyim.

“Untuk menghidupkan kembali cerita sejarah kejayaan Raja Tengku Hasyim, Mengenalkan kembali sejarah kota tebing, keluarga raja berkomitmen untuk menjadikan istana sebagai museum,” kata Emil.

Menurutnya, walaupun sudah tersebar, barang-barang milik raja masih lengkap dan disimpan aman oleh keluarga.

“Jadi kesepakatan bersama, barang-barang akan kita kumpulkan dan pajang untuk dapat dilihat oleh umum. Ada pedang peninggalan raja, foto-foto keluarga, pakaian raja, hingga peralatan makan dan minum hingga kursi raja juga ada,” jelasnya.

“Bangunan lama masih alami dan tidak diganggu. Karena dibangun untuk tempat tinggal raja alias istana, bangunannya dibuat dari bahan pilihan, sehingga walaupun sudah berabad masih kokoh. Kami hanya merenovasi beberapa seperti lantai, dan jendela. Sisanya masih original,” katanya.

Menurutnya, tanah setengah hektare tersebut, selain bangunan istana juga berdampingan dengan makam para raja dan keturunannya.

Baca juga : Pemandian Batu Nongol (Tebing Tinggi)

“Ada makam raja ke delapan, sembilan, dan sepuluh beserta istri dan anak raja. Kawasan ini terbuka untuk umum yang ingin melayat makam raja,” katanya.

Ada yang unik juga dari penamaan Kerajaan Negeri Padang tersebut, nama negeri padang diambil untuk menggambarkan kondisi kerajaan yang berada di dataran tanah yang serta pepohonan yang rimbun.

“Tapi sekarang sekitaran sudah penuh rumah dan gedung. Bahkan untuk masuk ke gerbang istana harus lewat belakang rumah penduduk, karena istana tidak berada di depan pasar atau jalan,” katanya.

Pertama pendengar nama Istana Negeri Padang, masyarakat bahkan ada yang mengira kawasan tersebut dihuni oleh penduduk bersuku Padang.

Hal itu terjadi karena kurangnya pengetahuan terhadap sejarah Kota Tebing atau para wisatawan dari luar daerah.

“Itu dia sedang kita sosialisasikan, dimulai dengan pengenalan kepada siswa SD, SMP, SMA dan mahasiswa dari universitas dari dalam dan luar Tebing. Kita membuka pintu untuk penelitian, pembelajaran, atau wisatasan yang wisata sejarah ke Istana Negeri Padang,” katanya.

Istana Negeri Padang di Jalan KF Tandean pertama kali ditempati oleh raja Tengku Haji Muhammad Nurdin, kemudian Raja Tengku Abdurrahman, Raja Tengku Alamsyah, Raja Tengku Ismail dan raja terakhir Raja Tengku Hasyim.

Pemandian Batu Nongol (Tebing Tinggi)

Pemandian Batu Nongol (Tebing Tinggi)

Tempatwisatadisumatera.web.id – Dia baru berusia tiga tahun, tetapi tempat rekreasi ini selalu dibanjiri ribuan pengunjung setiap minggu. Selain aman, alkohol juga terasa nyaman. Sunardi Tolo, 40, sangat tertarik melihat peluang bisnis. Setelah penggalian bisnis C mulai habis, itu mengubahnya menjadi tempat untuk pemandian alami. Tanpa menyusut, Sunardi, yang akrab disapa Selik, membeli area seluas 6 hektar dan menghabiskan Rp. 1.500 juta untuk mengatur arena rekreasi.

Jadilah ”Pemandian Alam Batu Nongol” di desa Buluh Duri, Kecamatan Sipispis Sergai, seperti saat ini: dikunjungi ribuan orang. ”Saya memang terobsesi untuk menjadikan tempat masa kecil saya ini menjadi objek rekreasi,” kata Sunardi yang didampingi Sumantri, penanggungjawab Pemandian Batu Nongol. Dari penataan yang apik terlihat deretan pondok peristirahatan yang bersusun rapi di pinggiran Sungai Padang ini. Ada juga ”molen” (kinciran) dan sejumlah kantin. ”jangan harap disini ada minuman keras, kami larang itu,” katanya. Ia beralasan lokasi wisata ini memang ditujukan kepada keluarga dan ingin menjadikannya tempat yang ”bersih”. Itu sebabnya dilokasi ini belum ada tempat penginapan. ”Ini belum selesai lagi karena baru di tata setengahnya. Kalau nanti ada modal saya akan kembangkan terus untuk mewujudkan lokasi wisata yang lengkap,” ujar Sunardi. Soal tempat penginapan, Sunardi berencana akan menyediakannya tahun depan. Ia mengaku tidak mau terburu-buru karena harus berkonsultasi dengan masyarakat setempat dan alim ulama sehingga tidak menimbulkan image jelek di objek wisata ini.

Baca juga : Museum Kota Tebing Tinggi

Selain tempat penginapan, obsesinya melengkapi tempat itu dengan sarana permainan air seperti sepeda air, tempat luncuran anak-anak dan sarana lainnya. Kemudian di lokasi itu juga akan dibangun kebun binatang. Menariknya dalam mengembangkan lokasi ini, Sunardi melibatkan warga sekitar. Setidaknya ada 100-an warga yang menjadi ”partner” dalam bisnisnya ini. Mereka memperoleh persen hasil dari usaha pemandian ini. ”Saya membangun manajemen terbuka sehingga mereka tahu berapa pemasukannya. Dengan begitu mereka akan merasa memiliki dan mejaga lokasi ini,” bebernya. Soalnya keamanan pengunjung memang menjadi prioritasnya. Untuk itu sehari-harinya di beberapa titik rawan sungai disiapkan tim SAR. ”Kalau padat pengunjung kita siapkan 10 orang SAR”. Pengunjung yang datang ternyata bukan hanya dari sekitar kota Tebing Tinggi dan Sergai saja tetapi juga dari Pangkalan Brandan bahkan Rantau Perapat. Ramainya pengunjung ini tidak lepas dari promosi yang dilakukan seperti dengan mendatangkan artis ibukota. ”April lalu Dewi Persik menghibur disini, setidaknya 15 ribu pengunjung yang datang,” aku Sunardi. Pemkab Sergai juga aktif mempromosikan lokasi Batu Nongol diberbagai kegiatan. Sunardi bercerita beberapa waktu setelah ikut berpameran di Jakarta, serombongan warga Jakarta datang ke lokasi tersebut. Mereka hendak menikmati suasana Batu Nongol. ”Mereka pikir ada penginapan disini jadi mereka datang Sabtu sore”, kata Sunardi. Atas hal-hal inilah Sunardi memantapkan tekad untuk menyediakan penginapan pada tahun depan. Kehadiran Pemandian Batu Nongol membuat banyak pilihan berwisata dan berekreasi karena selama ini Sergai lebih dikenal memiliki banyak tempat rekreasi pantai. Untuk melihat foto-foto dari lokasi ini silakan klik content “Sergai Dalam Foto’.

1 2