Mengenal Kampung Madras Medan

Mengenal Kampung Madras Medan

Tempatwisatadisumatera.web.id – Medan merupakan kota yang terletak di Sumatra Utara dan memiliki ragam budaya. Di antara ragam dan keunikannya, ada salah satu kawasan yang memiliki peran cukup besar dalam penyebaran budaya, kuliner, dan agama yaitu Kampung Madras. Kampung unik ini dihuni oleh warga berketurunan India. Nah, mari kita bahas keunikan dan sejarah menarik dari kampung ini. Simak bareng-bareng yuk!

Pengaruh Budaya India ke Indonesia

Masuknya bangsa India terutama Tamil ke Sumatra Utara ini terjadi pada akhir abad ke 19 (masih dalam penjajahan Belanda). Dalam catatan Badan Warisan Sumatra (BWS) 25 rombongan orang Tamil datang pada tahun 1873. Mereka semua dipekerjakan oleh Nienhuys yang merupakan seorang pengusaha tembakau Deli.

Karena terkenal di kancah internasional, maka dari itu banyak pekerja yang didatangkan ke pabrik. Mereka juga ada yang bekerja sebagai supir, bekerja di perkebunan, membangun jalan, dan lain-lain. Karena sejarah tadi, orang Tamil dikenal sebagai pekerja keras. Kini garis keturunan mereka memilih menetap dan membuka usaha di Medan.

Kampung Madras

Kampung Madras merupakan sebuah kawasan yang terletak di Jalan Zainul Airifin, Medan. Kampung ini sering disebut sebagai Little India karena banyak dihuni oleh orang-orang keturunan India. Sampai saat ini mereka masih mempertahankan budaya dengan melakukan tradisi tertentu.

Wisatawan dapat dengan jelas melihat perempuan dengan menggunakan kain sari, orang memakai sorban ala India, dan anak-anak yang memiliki tanda merah di kepalanya. Daerah ini sangat padat karena Teman Traveler akan menemukan beragam kuliner, pusat perbelanjaan, tempat ibadah, dan lain-lain.

Baca Juga : Istana Maimun di Medan

Cicipi Kuliner India

Selain menyebarkan budaya dan agamanya, adanya orang India yang datang ke Medan ini juga menghasilkan perpaduan kuliner. Para wisatawan pun dapat mencicipi beragam hidangan khas India seperti martabak dengan kuah kari, roti canai, nasi briani, sate ayam, kerang rebus, dan makanan khas India lainnya.

Salah satu menu khas yang patut dicoba adalah martabak telur ala India dan Mie Keling atau mie rebus ala Medan. Buka sejak jam 18.00 hingga tengah malam, harga menu yang ditawarkan pun bervariatif, berkisar mulai dari Rp20.000.

Berbagai Tempat Ibadah

Toleransi agama Muslim dan Hindu juga terlihat harmonis di sini. Berada di kawasan yang sama, terdapat Kuil Shri Mariamman dan Masjid Ghaudiyah. Kuil Shri Mariamman merupakan kuil Hindu tertua yang ada di Medan. Dibangun pada tahun 1881, kuil ini ditujukan untuk menyembah Dewi Mariamman.

Karena arsitektur bangunan yang sangat unik, para pengunjung dapat dengan bebas berfoto-foto di sekitaran kuil. Selanjutnya ada Masjid Ghaudiyah yang telah berdiri sejak tahun 1887. Bangunan bersejarah ini juga menjadi saksi atas toleransi antara umat Hindu dan Islam.

Medan ternyata tak hanya terkenal dengan duriannya yang juara. Kampung Madras atau Little India Medan ini wajib masuk dalam daftar destinasimu. Kapan nih punya rencana berlibur ke Medan?

Related posts