Mekarnya Bunga Rafflesia Di Palupuah Bukittingi

Mekarnya Bunga Rafflesia Di Palupuah Bukittingi

tempatwisatadisumatera.web.id Apa yang kita anggap sebagai aset bisa kita manfaatkan sebagai pemasukkan negara,salah satu aset yang kita miliki yang bisa kita tawarkan sebagai tempat wisata adalah Bunga Rafflesia arnoldi.Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Mekarnya Bunga Rafflesia Di Palupuah Bukittingi.Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Mekarnya Bunga Rafflesia Di Palupuah Bukittingi

Bunga Rafflesia di Nagari Koto Rantang Kec. Palupuh Kab. Agam yang dikenal dengan Batang Palupuh menjadi salah satu lokasi sebarannya yang sudah terkenal hingga ke mancanegara. Nagari ini berjarak lebih kurang 12 km dari Kota Wisata Bukittinggi. Keberadaannya menjadikan Penjajah Belanda melindungi hutan di Batang Palupuh pada tahun 1921 dengan menetapkannya sebagai Cagar Alam Batang Palupuh.

Pada masa sekarang ini, sepertinya tidak ada yang tidak kenal dengan Bunga Rafflesia adalah bunga terbesar dalam dunia tumbuhan dan kadang disebut Bunga Bangkai yang dikarenakan pada saat mekar akan mengeluarkan aroma busuk.

Joni yang sehari-hari menjadi guide untuk melihat Bunga Rafflesia di Cagar Alam menceritakan bahwasanya dalam proses mekar tersebut akan berlangsung seminggu dan kemudian akan layu lagi. Pada hari ini (Jumat 13/04), satu lagi individunya dalam proses menuju mekar sempurna di Batang Palupuh. “Mekar sempurnanya akan berlangsung besok siang dan masih ada satu knop lagi yang akan menyusul mekar dalam beberapa hari ke depan,” begitu menurut Joni. Dapat dilihat dari sekarang sampai tanggal 21 April 2018.

Baca Juga : Puncak Lawang Dan Keindahan Pemandangannya

Berdasarkan catatan sejarah dalam penelitian, pada akhir abad 18-an salah seorang peneliti Belanda pernah mencoba menanam Bunga Rafflesia arnoldi dari Bengkulu di Kebun Raya Bogor namun tidak berhasil mekar. Setelah itu tidak ada lagi catatan mengenai penanaman Rafflesia walaupun ada usaha untuk itu.

Barulah pada tahun 2010, Joni berhasil menanamnya hingga mekar dan Bunga tersebut tumbuh dan bertahan hidup hingga saat ini. Sebulan sebelum Rafflesia arnoldi yang ditanam mekar, bunga Rafflesia patma juga mekar di Kebun Raya Bogor.
“Pengalaman bertahun-tahun sebagai guide menemani banyak peneliti serta tamu yang tertarik dengan Bunga Rafflesia, menjadi pembelajaran berharga bagi saya sehingga saya berusaha dengan cara saya sendiri untuk menanamnya,” begitu Joni menutup ceritanya.

Related posts