Panduan Wisata Liburan Ke Belitung

Panduan Wisata Liburan Ke Belitung

tempatwisatadisumatera.web.id Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Panduan Wisata Liburan Ke Belitung. Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Panduan Wisata Liburan Ke Belitung

1. Cara ke Sana
Sebagai salah satu daerah tujuan wisata andalan tanah air, ada banyak alternatif cara untuk menuju pulau ini tanpa mengeluarkan ongkos yang terlalu besar. Tentu yang paling praktis adalah dengan menggunakan pesawat terbang.Dari Jakarta Anda bisa naik penerbangan langsung ke Tanjung Pandan (Belitung) menggunakan maskapai Sriwijaya Air atau Garuda Indonesia. Lama perjalanan diperkirakan kurang lebih 1 jam, dengan biaya sekitar Rp850.000,- (PP).
Waktu terbaik untuk berkunjung ke Pulau Belitung:
a. Antara April – Oktober (musim kemarau). Pada periode ini Anda dapat melihat dan menjelajah pulau-pulau kecil di sekitar Belitung. Namun kondisinya cukup berangin, sehingga persiapkan perlengkapan (dan obat-obatan) agar Anda tidak mudah masuk angin atau mabuk laut.
b. Antara November Maret (musim hujan). Kondisi angin pada musim ini akan jauh lebih ‘ramah’, namun curah hujannya cukup tinggi terutama di sore hari.
c. Hindarilah berkunjung saat bulan Juni atau Juli agar Anda tidak berbarengan dengan waktu liburan anak sekolah. Kecuali kalau Anda senang dengan anak-anak, silakan.
d. Jika berkunjung saat musim hujan, jangan lupa untuk membawa semprotan atau losion anti serangga. Tak mau kan liburan terganggu karena tiba-tiba Anda terkena demam berdarah?

2. Transportasi
Mengingat Pulau Belitung tidak terlalu luas, Anda cukup menggunakan moda transportasi taksi. Street Taxi Belitung merupakan satu-satunya layanan taksi resmi di pulau ini yang menggunakan argo. Opsi lainnya adalah taksi bandara dengan tarif yang lebih mahal. Kalau ingin dijemput di bandara, sebaiknya reservasi Street Taxi terlebih dahulu dan informasikan jadwal kedatangan Anda (Street Taxi hanya melayani reservasi). BIayanya berkisar antara Rp75.000,- sampai Rp80.000,- atau nyaris tiga kali lebih murah daripada biaya taksi bandara! Pokoknya, selama berada di Pulau Belitung dan ingin bepergian ke mana-mana, hubungilah Street Taxi ini sendiri. Hindari memesan taksi lewat hotel, karena biasanya mereka meminta komisi sehingga biaya yang Anda keluarkan akan berlipat.Jika berencana menjelajahi pulau-pulau kecil di sekitar Belitung, Street Taxi juga menyediakan layanan penyewaan perahu dengan tarif mulai dari Rp450.000,- atau setengah dari tarif yang harus Anda keluarkan bila menyewa perahu lewat hotel.

Baca Juga : Kafe Gaul Di Medan Dan Instagrammable

3. Atraksi Wisata
Sekarang Anda sudah berhasil “kabur” dari hiruk-pikuk ibu kota dan tiba di pulau surga ini. Dengan banyaknya pantai-pantai elok serta panorama alam menawan yang ada, bagaimana caranya agar Anda dapat memaksimalkan liburan kali ini agar lebih efektif? Gampang, simak saja terus tip dari kami!

3-1. Infinity pool alami di tengah alam: Gunung Kubing
Malas main ke pantai dan ingin mencari suasana yang lebih sejuk? Tenang, obyek wisata alam di Pulau Belitung tidak melulu didominasi oleh pantai dan pulau-pulau kecil nan eksotis saja. Di Desa Perpat, Kecamatan Membalong, tepatnya di ketinggian 300 meter di atas permukaaan laut, Anda akan bisa menikmati Belitung dengan cara yang berbeda.
Obyek wisata Gunung Kubing (atau warga setempat menyebutnya Gunong Kubing), menyuguhkan pemandangan air sejuk dan jernih yang mengalir di antara bebatuan dan dikelilingi oleh pepohonan hijau yang bikin suasana tambah adem.

Kafe Gaul Di Medan Dan Instagrammable

Kafe Gaul Di Medan Dan Instagrammable

tempatwisatadisumatera.web.id Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Kafe Gaul Di Medan Dan Instagrammable. Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Kafe Gaul Di Medan Dan Instagrammable

1. Artistik dan penuh kehangatan: Purezza Café
Sedikit berbeda dari cafe-cafe sebelumnya, yang satu ini memerlukan reservasi di awal. Tempat ini cocok bagi Anda yang mencari venue untuk acara spesial bersama keluarga maupun teman.
Interiornya begitu fancy dan menarik! Lihat saja lukisan-lukisan di dindingnya!Belum lagi bagian langit-langitnya yang dihiasi lampu kristal dan lampu unik serta tanaman plastik yang menambah kemeriahan dekorasi cafe ini.Cafe ini sering jadi tempat perayaan baby shower, ulang tahun hingga arisan dan acara-acara lainnya.Untuk urusan foto, cafe ini memiliki banyak sekali sudut-sudut cantik nan Instagrammable untuk berfoto. Oh ya, makanan yang disajikan di cafe ini non-halal, ya.

2. Nongkrong asyik di taman hijau: Habitat Coffee
Mencari tempat makan yang nyaman bersama keluarga saat berada di Medan? Mampir saja ke Habitat Coffee. Selain kopi, cafe ini juga menyajikan banyak menu makanan berat, lho! Selain itu, cafe ini memiliki outdoor seating dengan lapangan rumput yang lumayan besar, jadi anak-anak bisa berlarian dengan bebas dan tetap dalam pengawasan Anda. Buat foto-foto juga oke! Interior cafe ini sangat hangat dengan penggunaan furnitur kayu yang digabungkan dengan tanaman hijau serta lampu-lampu unik yang dipasang di dalam cafe ini.Ada juga penampilan live acoustic setiap hari Rabu, Jumat dan Sabtu!Tak hanya kopi, Anda bisa memesan berbagai menu makanan menarik untuk menemani waktu ngobrol santai. Misalnya spaghetti bolognese, pene bolognese, ifumie goreng seafood, bihun polos, bakso dan masih banyak lainnya.

3. Ngopi bakal tambah asyik!: The L.Co
Cafe yang satu ini mengusung tema tempat ngopi kekinian dengan desain interior warna warni yang dikombinasikan dengan daun-daun plastik yang membuat cafe ini terlihat ciamik!Baik indoor maupun outdoor seating menggunakan perpaduan warna putih, biru dan hijau yang menghasilkan atmosfir yang nyaman, cozy dan tentu saja Instagrammable sekali. Siapa yang bisa tahan tidak berfoto ria jika nongkrong di tempat yang semanis ini?Bagian luarnya pun tak kalah menarik!

Baca Juga: Nongkrong Asik Murah Di Jambi

Menggunakan rumput sintesis yang dipadukan dengan tanaman merambat dan furniture kayu. Keren!Oh ya, cafe yang satu ini punya empat outlet yang memiliki desain interior di masing-masing cabang. Seperti L.Co yang ada di Cemara ini. Flaminggo neon pink jadi primadona untuk diajak foto.

4. Jadul dan oldies merapat!: Roemah Kopi Wak Noer
Tak hanya ngopi, warung yang satu ini juga layak masuk dalam tempat nongkrong asik yang Instagrammable di Kota Medan. Dari bangunan luarnya saja sudah terlihat susunan outdoor seating yang manis ditemani pepohonan rindang dan lighting keren saat malam.Masuk ke dalam, ada banyak opsi area duduk yang bisa dipilih. Mau di sofa empuk atau kursi kayu, bebas.Interiornya yang terkesan hangat dan homey dijamin akan buat Anda betah berlama-lama nongkrong.Bagi yang suka berfoto ria, ada banyak sudut manis dan Instagrammable yang bisa dimanfaatkan untuk mengambil foto OOTD maupun sekedar selfie manis sebagai penandai kunjungan Anda.

Nongkrong Asik Murah Di Jambi

Nongkrong Asik Murah Di Jambi

tempatwisatadisumatera.web.id Salah satu bagian dari Sumatera,Jambi adalah tempat nongkrongnya yang sekarang jauh lebih asik dan gaul . Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Nongkrong Asik Murah Di Jambi. Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Nongkrong Asik Murah Di Jambi

Satu hal yang pasti adalah setiap tempat nongkrong harus instagramable, mengingat target pasar yang akan disasar adalah anak muda. Faktor lain yang turut mempengaruhi adalah price tag dan suasana. Untuk mampu bertahan dalam kurun waktu yang lama tempat nongkrong harus menjual makanan dan minuman yang affordable bagi anak muda yang masih menggantungkan uang jajan dari orang tua. Suasana juga sangat menentukan karena banyak anak muda ingin menghabiskan waktunya di tempat nongkrong sembari berdiskusi dan bercanda dengan teman-temannya.Buat kanti-kanti yang saat ini tinggal di Jambi dan sedang mencari tempat nongkrong unik, murah dengan kualitas yang oke. Berikut lima tempat nongkrong hits:

1. Dome Steak
Dome steak berlokasi di dekat tugu juang. Tempat nongkrong ini menawarkan suasana industrial dengan makanan dan minuman ala western. Bermodalkan uang Rp. 50.000 kanti-kanti sudah bisa nongkrong santai dengan teman-teman dan keluarga tercinta. Setiap sudut di Dome Steak menawarkan feel yang berbeda-beda yang bisa kanti-kanti jadikan sebagai spot untuk hunting foto.

Baca Juga : Decak Kagum Di Depan Istana Pagaruyung

2. Pempek Selamat
Tempat nongkrong yang satu ini memang beda dari yang lain. Pempek Selamat sudah memiliki cabang hampir di seluruh Indonesia. Tempat ini lebih cocok bagi kamu yang sudah berkeluarga dan mengedepankan suasana yang intim serta tenang. Kanti-kanti bisa mendatangi lokasi Pempek Selamat cabang Sipin dan Pempek Selamat cabang Thehok apabila sedang berkunjung ke Jambi.

3. Mabes
Mabes berlokasi di Jl. H. Agus Salim No. 95 Handil Jaya Jelutung Kota Jambi. Tampaknya Mabes merupakan singkatan dari Markas Besar. Meskipun demikian tempat nongkrong yang satu ini didesain minimalis dan sangat nyaman untuk kumpul besama dengan teman-teman dalam jangka waktu yang lama.

Decak Kagum Di Depan Istana Pagaruyung

Decak Kagum Di Depan Istana Pagaruyung

tempatwisatadisumatera.web.id Apa yang bisa kita hasilkan sebagai jejak sejarah memang menjadi keinginan nomor satu untuk bisa dipertahankan. Salah satunya istana Pagaruyung yang berada di Sumatera Barat yang bisa menjadi jejak kerajaan Melayu di Nusantara. Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Decak Kagum Di Depan Istana Pagaruyung Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Decak Kagum Di Depan Istana Pagaruyung

Mau berakhir pekan di Tanah Datar, Sumbar, sempatkan wisata ke Istana Pagaruyung. Traveler bisa menjelajahi berbagai sisi istana ini.Istano Baso Pagaruyuang, atau yang lebih dikenal dengan Istana Pagaruyung terletak di kota Batusangkar, kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Pada awalnya istana ini dibangun sebagai kediaman keluarga Kerajaan Pagaruyung dan kini sudah beralih fungsi sebagai objek wisata.Istana Pagaruyung yang berdiri sekarang adalah replika karena istana yang asli pernah terbakar akibat kerusuhan pada tahun 1804. Istana tersebut kemudian didirikan kembali, namun kembali terbakar pada tahun 1966 dan 2007. Kebakaran tersebut menyebabkan sebagian dokumen, kain-kain hiasan serta barang-barang berharga lainnya ikut terbakar.

Mengunjungi Istana Pagaruyung kita akan dikenakan tiket masuk sebesar Rp 15.000 untuk wisatawan lokal dan Rp 25.00 untuk wisatawan mancanegara. Berjalan lurus dari gerbang Istana Pagaruyung akan tampak istana 3 tingkat yang begitu megah.Di kanan dan kirinya juga terdapat beberapa bangunan kecil sebagaimana kebanyakan rumah gadang seperti tempat lumbung padi, patung kerbau (hewan khas minangkabau) juga taman yang cocok untuk dijadikan tempat piknik bersama keluarga.Selain itu, tidak perlu khawatir akan letih mengelilingi komplek yang cukup luas ini, pasalnya di objek wisata ini terdapat kereta yang akan mengantarkan traveler mengelilingi kompleks istana.

Masuk ke dalam istana, kita harus melepas alas kaki. Beberapa pedagang tampak menjajakan kantong plastik untuk menyimpan sepatu bagi yang takut hilang. Begitu masuk terdengar suara nyanyian lagu-lagu Minang membuat saya merasakan vibes yang berbeda, rasanya semakin cinta dengan kampung halaman yang sudah lama tak dikunjungi ini.Istana ini berbentuk seperti rumah gadang, 3 tingkat, dengan hiasan ukiran yang sungguh indah. Tidak hanya di dindingnya tapi juga langit-langit istana. Warna-warni ukiran tersebut ditambah kain-kain hiasan yang berpadu indah membuat saya tak berhenti berdecak kagum.

Di lantai 1 terdapat 2 bagian yang lebih tinggi diujung kanan dan kiri, bagian ini disebut Anjuang. Anjuang yang sebelah kanan disebut Anjuang Rajo Babandiang sedangkan yang sebelah kiri disebut Anjuang Perak. Anjuang diperuntukkan untuk raja, baik untuk bermusyawarah, bermeditasi serta sebagai kamar tidur dengan permaisurinya.Selain itu, di lantai 1 terdapat 7 kamar untuk anak raja yang sudah menikah, anak yang paling tua menempati kamar yang paling kanan begitu seterusnya hingga anak yang termuda menempati kamar yang paling kiri.

Tepat di tengah ruangan, terdapat sebuah singgasana yang disebut Bunda Kanduang yang diduduki oleh ibunda raja sebagai tempat untuk mengawasi tamu-tamu yang datang dan mengawasi rapat atau perjamuan berjalan dengan baik. Karena fungsinya yang kini sebagai objek wisata, di lantai 1 juga terdapat beberapa etalase yang berisi barang-barang peninggalan kerajaan serta beberapa patung yang mengenakan pakaian khas Sumatera Barat.Berjalan ke arah belakang terdapat dapur dan tempat penyimpanan bahan makanan yang cukup luas dari ukuran dapur pada umumnya. Di Padang ini adalah hal yang wajar dan mayoritas rumah penduduk juga memilik dapur yang cukup besar, bahkan ada yang hampir sama luas dengan rumahnya sendiri.

Baca Juga : Mekarnya Bunga Rafflesia Di Palupuah Bukittingi

Terkadang beberapa rumah bahkan memiliki dapur yang terpisah dari kesatuan rumah. Hal ini berkaitan dengan kebiasaan masyarakat minang yang suka memasak dan makan, bisa dilihat dari banyaknya rumah makan padang yang tersebar baik di wilayah Sumatera Barat, ataupun di luar wilayah Sumatera Barat.Naik ke lantai 2 traveler akan melihat ruangan kosong yang cukup luas, ruangan ini disebut Anjuang Paranginan yang diperuntukkan sebagai kamar anak perempuan raja yang belum menikah. Dari lantai 2 ini kita bisa melihat bukit hijau yang ada dibelakang istana.Lantai ini luasnya lebih kecil dibandingkan lantai dibawahnya. Lanjut ke lantai 3, lantai ini berfungsi sebagai tempat penyimpanan alat-alat kebesaran raja seperti mahkota kerajaan. Lantai ini cukup kecil tapi sangat sejuk dengan angin yang berhembus semilir.Di istana ini juga disewakan pakaian adat minangkabau dengan biaya sewa Rp 30.000 untuk dewasa dan Rp 20.000 untuk anak-anak. Tak sedikit yang menjadikan ini sebagai ajang untuk berfoto keluarga atau foto kelompok. Apalagi banyak fotografer yang bersedia memotret traveler dan tak perlu menunggu lama foto tersebut dapat langsung dibawa pulang sebagai kenang-kenangan.

Mekarnya Bunga Rafflesia Di Palupuah Bukittingi

Mekarnya Bunga Rafflesia Di Palupuah Bukittingi

tempatwisatadisumatera.web.id Apa yang kita anggap sebagai aset bisa kita manfaatkan sebagai pemasukkan negara,salah satu aset yang kita miliki yang bisa kita tawarkan sebagai tempat wisata adalah Bunga Rafflesia arnoldi.Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Mekarnya Bunga Rafflesia Di Palupuah Bukittingi.Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Mekarnya Bunga Rafflesia Di Palupuah Bukittingi

Bunga Rafflesia di Nagari Koto Rantang Kec. Palupuh Kab. Agam yang dikenal dengan Batang Palupuh menjadi salah satu lokasi sebarannya yang sudah terkenal hingga ke mancanegara. Nagari ini berjarak lebih kurang 12 km dari Kota Wisata Bukittinggi. Keberadaannya menjadikan Penjajah Belanda melindungi hutan di Batang Palupuh pada tahun 1921 dengan menetapkannya sebagai Cagar Alam Batang Palupuh.

Pada masa sekarang ini, sepertinya tidak ada yang tidak kenal dengan Bunga Rafflesia adalah bunga terbesar dalam dunia tumbuhan dan kadang disebut Bunga Bangkai yang dikarenakan pada saat mekar akan mengeluarkan aroma busuk.

Joni yang sehari-hari menjadi guide untuk melihat Bunga Rafflesia di Cagar Alam menceritakan bahwasanya dalam proses mekar tersebut akan berlangsung seminggu dan kemudian akan layu lagi. Pada hari ini (Jumat 13/04), satu lagi individunya dalam proses menuju mekar sempurna di Batang Palupuh. “Mekar sempurnanya akan berlangsung besok siang dan masih ada satu knop lagi yang akan menyusul mekar dalam beberapa hari ke depan,” begitu menurut Joni. Dapat dilihat dari sekarang sampai tanggal 21 April 2018.

Baca Juga : Puncak Lawang Dan Keindahan Pemandangannya

Berdasarkan catatan sejarah dalam penelitian, pada akhir abad 18-an salah seorang peneliti Belanda pernah mencoba menanam Bunga Rafflesia arnoldi dari Bengkulu di Kebun Raya Bogor namun tidak berhasil mekar. Setelah itu tidak ada lagi catatan mengenai penanaman Rafflesia walaupun ada usaha untuk itu.

Barulah pada tahun 2010, Joni berhasil menanamnya hingga mekar dan Bunga tersebut tumbuh dan bertahan hidup hingga saat ini. Sebulan sebelum Rafflesia arnoldi yang ditanam mekar, bunga Rafflesia patma juga mekar di Kebun Raya Bogor.
“Pengalaman bertahun-tahun sebagai guide menemani banyak peneliti serta tamu yang tertarik dengan Bunga Rafflesia, menjadi pembelajaran berharga bagi saya sehingga saya berusaha dengan cara saya sendiri untuk menanamnya,” begitu Joni menutup ceritanya.

1 2 3 4 5 25