Wisata Alam yang Wajib Dikunjungi di Sumatera Utara

Wisata Alam yang Wajib Dikunjungi di Sumatera Utara

Tempatwisatadisumatera.web.id – Indonesia punya banyak tempat wisata alam yang sangat indah mulai dari Sabang sampai Merauke, keindahannya juga terdengar sampai ke luar negeri sehingga mendatangkan banyak wisatawan untuk berlibur. Salah satu provinsi yang memiliki keindahan alam yang luar biasa adalah Sumatera Utara, di mana terdapat beberapa wisata alamnya yang mendunia. Kamu bisa mengatur jadwal perjalananmu ke Sumatera Utara untuk mendapatkan pengalaman yang luar biasa. Berikut dibawah ini langsung saja kita bahas mengenai wisata alam di Sumatera Utara yang harus anda kunjungi :

1. Pemandian air soda
Kalau berendam di air biasa uda sering dong? Tapi kalau mandi di air soda pasti belum pernah! Yap, pemandian air soda seperti ini hanya ada dua di dunia, ada pemandian air soda di Venezuela dan salah satunya ada di Indonesia. Tepatnya di daerah di Desa Parbubu I, Tarutung, Tapanuli Utara. Kalau dari Medan ke Tarutung bisa memakan waktu sekitar 9 jam atau bisa menggunakan kereta api dari Medan ke Siantar yang dilanjutkan dengan naik angkutan umum.

Keunikan yang membedakan dari air soda ini adalah warna airnya yang nyaris merah, sehingga dalam bahasa Batak Toba dinamakan Aek Rara (air merah). Keunikan lainnya pada saat berendam air tidak akan lengket ke tubuh seperti minuman soda dan ketika diecap rasa airnya asin. Nah, manfaat berendam di air ini bisa buat kulit lebih halus dan tubuh terasa ringan ditambah pemandangan sawah yang terhampar di sekitar kolam yang bikin kamu jadi ngerasa tenang. Buat kamu yang lapar dan haus gak usah takut karena ada warung di depan kolam pemandian.

2. Pantai Sorake
Berbicara tentang pantai, dua pantai di Pulau Nias ini gak kalah dengan pantai di luar negeri karena memang mempunyai keindahan alam dan juga tantangan bagi para traveller, khususnya para peselancar. Salah satu pantai yang akan kita bahas adalah Pantai Sorake, pantai ini berada di Kecamatan Teluk Dalam, Kabupaten Nias Selatan.

Pantai yang diidolakan karena ombaknya yang bisa mencapai ketinggian 7-10 meter dan sangat menantang. Selain itu, yang membuat pantai ini terkenal hingga ke mancanegara karena pada tahun 90-an pantai ini juga pernah menjadi tempat iklan salah minuman terbsesar di dunia yaitu coca-cola. Hal ini membuat banyak turis dan pencari ombak datang ke pantai ini untuk merasakan sensasinya.

3. Pantai Lagundri
Selanjutnya ada Pantai Lagundri yang lokasinya berdekatan dengan Pantai Sorake di Pulau Nias. Pantai ini juga menjadi incaran para peselancar karena ombaknya yang bertaraf internasional dibalut dengan teriknya matahari membuat suasana seperti sedang berada di Hawai. Di pantai ini sering diadakan event nasional maupun internasional setiap tahunnya, dan yang paling sering adalah Nias Open yang biasa diselenggarakan pada bulan juni atau juli karena ombaknya sangat bagus pada bulan tersebut dengan para peserta yang sering didominasi oleh peselancar asal Australia.

Ada dua akses masuk ke Pulau Nias. Pertama, bisa melalui pelabuhan Gunung Sitoli. Kedua, dengan naik pesawat dan turun di Bandar Udara Binaka, kemudian dilanjutkan dengan menggunakan transportasi umum dengan waktu tempuh 3-4 jam ke pantai tersebut.

Baca Juga : Destinasi Wisata Favorit di Sumatera Selatan

4. Danau Toba
Danau ini merupakan kawah dari Gunung Toba, gunung yang pernah mengamuk antara 69-77 ribu tahun yang lalu. Letusan yang dahsyat berdampak pada kehidupan di bumi karena mengakibatkan musim dingin vulkanik selama 6 tahun.

Di balik sejarahnya, ada banyak spot yang bisa dikunjungi di sekitaran danau ini dengan menggunakan kapal. Mulai dari Batu Gantung karena ceritanya yang unik, Pulau Samosir yang terletak di tengah danau, hingga camping di paropo sekitar tepian danau. Kamu juga bisa sekedar mandii di tepian danau bersama keluarga. Akses menuju Danau Toba bisa melalui Bandar Udara Silangit atau menggunakan angkutan darat dari Medan waktu tempuh sekitar 7 jam.

5. Pulau Mursala
Pada 2005, pulau ini menjadi terkenal di belahan dunia terkhususnya dunia perfiliman. Sebab, Pulau Mursala menjadi lokasi film King Kong. Keindahan alam dilengkapi dengan air terjun yang langsung mengalir ke lautan menjadi pemandangan yang luar biasa.

Selain itu pulau ini juga menarik karena memiliki terumbu karang yang cantik sehingga sangat direkomendasikan bagi para pecinta snorkeling atau diving. Di sekitar pulau, kita juga bisa melihat lumba-lumba yang berenang dengan lucunya atau melihat batu garuda karena bentuknya seperti burung dengan ketinggian lebih kurang 70 meter. Transportasi yang digunakan ada kapal, ataupun speedboat yang dapat disewa.

Kalau mau ke sini melalui jalur udara kamu bisa mendarat di bandara FL Tobing Pinangsori di Tapanuli Tengah. Buat kamu yang ingin menikmati perjalanan, bisa melalui jalur darat dari Medan ke Sibolga dengan waktu tempuh 9 jam.

Destinasi Wisata Favorit di Sumatera Selatan

Destinasi Wisata Favorit di Sumatera Selatan

Tempatwisatadisumatera.web.id – Provinsi Sumatera Selatan ternyata mempunyai beberapa tempat wisata unggulan dan termasuk beberapa wisata favorit di Indonesia. Konon, wisatawan lokal ataupun asing yang selalu memadati provinsi ini, setiap tahunnya sekadar ingin menikmati tempat-tempat wisata yang ada.

Bukan hanya di Palembang saja, melainkan di kota atau sudut lainnya di provinsi Sumatera Selatan. Nah, berikut ini adalah lima destinasi dengan pesonanya masing-masing yang wajib kamu singgahi jika ke Sumatera Selatan. Berikut dibawah ini akan kami bahas mengenai destinasi wisata favorit di Sumatera Selatan :

1. Air Terjun Temam
Air Terjun Temam ini berasal dari aliran sungai Temam yang masih bersih dan terbebas dari sampah, jadi kamu dapat menikmati dan bermain air di area air terjun ini. Karena bentuknya terlihat bagai tirai raksasa, Air Terjun Temam ini sering disebut sebagai niagara-nya Indonesia lho!

Tinggi air terjun ini mencapai 12 meter dan lebarnya 25 meter. Nah, air terjun ini berada di Kelurahan Air Temam, Kecamatan Lubuklinggau Selatan I, Lubuklinggau, Sumatera Selatan.

Kira-kira berjarak 11 km dari kota Lubuklinggau.

2. Jembatan Ampera
Jembatan Ampera adalah ikon dari kota Palembang yang lokasinya berada di pusat kota. Jembatan ini menghubungkan daerah Seberang Ulu dan Seberang Ilir yang dipisahkan oleh Sungai Musi.

Uniknya, jembatan ini memiliki panjang 1,117 meter, lebar 22 meter, dan tinggi menaranya mencapai 63 meter. Kamu dapat berjalan kaki sambil menikmati pemandangan dari sungai Musi.

Jembatan Ampera terlihat sangat indah pada malam hari dengan dihiasi lampu-lampu yang warna-warni.

3. Dataran Tinggi Pasemah
Jika kamu suka berlibur sambil menikmati sejarah budaya Indonesia, tempat ini adalah pilihan yang tepat. Objek wisata ini merupakan kawasan perlindungan budaya dan alam. Di tempat ini telah ditemukan peninggalan sejarah berupa batu-batu megalit misterius yang berasal dari zaman purba.

Untuk menuju ke Dataran Tinggi Pasemah, kamu dapat menggunakan kendaraan umum dengan pemandangan rawa-rawa sepanjang 50 km.

Baca Juga : Destinasi Wisata Puncak di Sumatera Barat

4. Gunung Dempo
Pecinta alam wajib kesini, nih! Gunung Dempo merupakan gunung tertinggi di Sumatera Selatan, yang ketinggiannya mencapai 3.195 meter diatas permukaan laut. Nah, gunung ini seluruhnya dikelilingi oleh bukit-bukit dan lereng gunung dan merupakan puncak tertinggi di pegunungan Bukit Barisan yang membentang di sepanjang pulau Sumatera.

Lokasi Gunung Dempo berada di Kota Pagar Alam, sekitar 310 km sebelah barat kota Palembang.

5. Danau Ulak Lia
Danau ini konon menyimpan legenda yang cukup unik. Nama danau ini ternyata diambil dari sebuah nama seorang anak yang dulu pernah meninggal di kedalaman danau. Anak tersebut bernama lia, sedangkan ulak artinya pusaran air. Danau ini memiliki keindahan yang begitu alami tanpa campur tangan manusia sama sekali.

Pesona danau ini kian membius pengunjung karena luasnya yang mencapai 15 hektar. Tertarik untuk mampir? Kamu dapat menemukan danau ini di Desa Soak Baru, Kecamatan Sekayu, Sumatera Selatan.

Destinasi Wisata Puncak di Sumatera Barat

Destinasi Wisata Puncak di Sumatera Barat

Tempatwisatadisumatera.web.id – Bagi kamu yang menyukai suasana alam atau sekedar ingin menikmati indahnya pegunungan, maka daftar tempat wisata di bawah ini cocok banget buat kamu kunjungi. Sumatera Barat yang selama ini terkenal dengan kulinernya ternyata juga memiliki alam yang indah. Ada banyak puncak yang dijadikan objek wisata oleh pemerintah setempat. Tak hanya menawarkan suasana alamnya, beberapa objek wisatanya juga memiliki taman-taman yang instagramable. Berikut dibawah ini adalah beberapa destinasi wisata puncak di Sumatera Barat :

1. Puncak Lawang
Puncak lawang adalah puncak yang paling terkenal di Sumatera Barat. Puncak yang terletak di Kecamatan Matur, Kabupaten Agam ini memiliki ketinggian 1.210 mdpl. Daerah ini menjadi tempat yang tepat untuk kamu menikmati keindahan Danau Maninjau dari ketinggian.

Selain pemandangan alam, Puncak Lawang juga menawarkan berbagai arena game yang akan memanjakan pengunjung. Kamu juga bisa menikmati Flying Fox dan Paralayang di sini.

2. Puncak Mandeh
Banyak orang yang mengenal kawasan Mandeh ini sebagai Raja Empatnya Sumatera Barat. Daerah ini memiliki gugusan pulau yang indah. Dari Puncak Mandeh kamu bisa melihat Pulau Traju, Pulau Setan Kecil dan beberapa pulau lainnya. Perpaduan dari birunya air laut dan hijaunya pulau-pulau tersebut akan membuat kamu terpukau.

Untuk sampai ke kawasan ini kamu bisa melalui jalur laut ataupun darat. Kamu juga bisa menikmati wahana Cliff jump, diving atau sekedar menikmati pesona sunset di sini.

3. Puncak Cemara
Sebagai salah satu kota yang terkenal dengan wisata sejarahnya, Sawahlunto juga memiliki wisata alam yang tak kalah indah, Puncak Cemara inilah salah satu contohnya. Di Puncak Cemara Kamu bisa menikmati keindahan alam Sawahlunto.

Di sini terdapat gazebo, playground, wahana Ayunan Cacaga, hammock serta monumen kesetiaan yang jadi ikonnya Puncak Cemara. Kamu juga bisa melihat monyet ekor panjang yang bermain atau lalu lalang di tempat ini.

4. Puncak Anai
Selain menawarkan udara yang segar dan pemandangan yang indah, Puncak Anai memiliki lapangan golf, penginapan serta camping ground yang bisa menampung ratusan tenda buat kamu yang ingin bermalam atau mengadakan acara di tempat ini. Selain itu di sini juga terdapat pemandian alam untuk anak dan dewasa.

Beberapa sarana sengaja dibangun dengan menggunakan bebatuan alam untuk mempertahankan nuansa alaminya. Puncak Anai ini terletak di Bukit Kandang Ampek, Kanagarian Guguk, Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman.

Baca Juga : Objek Wisata Bangunan Belanda di Sumatera Barat

5. Puncak Aua Sarumpun
Salah satu tempat terbaik untuk menikmati keindahan Danau Singkarak ya Puncak Aua Sarumpun. Puncak ini masih benar-benar alami. Jalan untuk sampai ke sini saja masih berupa tanah merah yang berbatu. Makanya kamu harus melihat kondisi cuaca sebelum memutuskan untuk memikmati keindahan alam di Puncak Aua Sarumpun, sebab jika hari hujan, jalanan akan becek dan licin.

Biasanya pengunjung lebih memilih untuk datang pada sore hari. Karena warna emas matahari yang tenggelam dan kuningnya ilalang menghasilkan perpaduan yang menawan. Puncak Aua Sarumpun berada di Nagari Tigo Koto, Kecamatan Rambatan, Kabupaten Tanah Datar.

6. Puncak Langkisau
Jika kamu mencari arena paralayang selain Puncak Lawang, maka Puncak Langkisau adalah pilihan lainnya. Bahkan di sini kamu akan ditawarkan dengan pemandangan yang tak kalah indah. Kamu bisa melihat pulau-pulau kecil yang berjejer di depannya, luasnya Samudera Hindia termasuk menikmati warna keemasan matahari yang terbenam.

Selain itu Puncak Langkisau juga memiliki arena flying-fox, outbound serta taman kecil dengan beberapa gazebo untuk bersantai. Puncak Langkisau ini berada di Nagari Salido, IV Jurai, Pesisir Selatan.

7. Puncak Gobah
Bersantai di rumah pohon adalah tawaran utama yang bisa kamu nikmati di Puncak Gobah. Ada beberapa rumah pohon dengan ketinggian sekitar sepuluh meter dari tanah. Selain itu kamu juga bisa menikmati wahana flying fox, motorcros hingga paralayang.

Ada beberapa spot menarik yang bisa kamu gunakan untuk kamu berselfie ria atau berfoto bareng teman dan pasangan. Tentu saja kamu juga disuguhkan dengan pemandangan Danau SIngkarak yang indah. Puncak Gobah ini terletak di Nagari Aripan, Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok.

Objek Wisata Bangunan Belanda di Sumatera Barat

Objek Wisata Bangunan Belanda di Sumatera Barat

Tempatwisatadisumatera.web.id – Bicara tentang wisata di Sumatera Barat memang tak ada habisnya. Ada banyak daerah yang bisa kamu telusuri. Bagi kamu yang sudah puas menikmati keindahan alam dan mencicipi kulinernya yang melegenda, tak ada salahnya kalau kini kamu juga menyempatkan diri menikmati wisata sejarahnya.

Sebagai daerah yang pernah dijajah oleh Belanda, ada begitu banyak bangunan peninggalan Belanda di Provinsi ini. Beberapa di antaranya masih bertahan hingga sekarang, Ada yang dijadikan kantor pemerintahan ada juga yang di jadikan sebagai museum dan objek wisata lainnya. Berikut dibawah ini langsung saja kita bahas mengenai wisata bangunan belanda di Sumatera Barat :

1. Museum Tambang Batu Bara Ombilin
Bangunan peninggalan Belanda ini sudah berdiri sejak 1891. Sebelum diresmikan sebagai museum pada 2014, gedung ini juga pernah jadi rumah peristirahatan Mantan Presiden RI Soeharto. Kamu bisa melihat berbagai koleksi tentang aktivitas penambangan batu bara dari masa kolonial hingga saat ini. Ada alat pertambangan, kostum penambang, alat pemilah batu bara hingga arsip-arsip audio visual yang bisa kamu lihat sendiri di sini.

2. Museum Goedang Ransoem
Museum ini menjadi bagian yang tidak terpisahkan dengan aktivitas pertambangan yang ada di kota Sawahlunto. Bangunan ini merupakan dapur umum yang digunakan untuk menyediakan makanan bagi para pekerja tambang. Bangunan yang dibangun pada tahun 1918 ini memiliki beberapa bagian, seperti dapur umum, gudang, rumah jagal dan pabrik es batangan.

Ada banyak peralatan memasak dalam ukuran besar di museum ini. Dahulunya Gudang Ransoem ini memiliki 100 orang karyawan yang memasak lebih dari 65 pikul nasi atau setara 3.900 kilogram nasi untuk para pekerja tambang batu bara, keluarga pekerja tambang dan pasien rumah sakit yang terdapat di kompleks pertambangan ini.

3. Benteng Van der Capellen
Benteng Van der Capellen memiliki kaitan yang erat dengan Perang Padri yang terjadi di Sumatera Barat. Benteng ini dibangun pada tahun 1824 sebagai benteng pertahanan. Jadi jangan heran jika ketebalan dinding ini mencapai 75 cm. Ada tanggul pertahanan juga yang melingkar mengelilingi bangunan, kira-kira 4 meter dari dinding bangunan. Setelah masa kemerdekaan benteng ini beberapa kali berpindah tangan, dimulai dari PTPG yang merupakan cikal bakal IKIP Padang lalu menjadi Markas Komando Resort Kepolisian.

4. Benteng Fort de Kock
Benteng ini dibangun pada tahun 1826 oleh Johan Heinrich Conrad Bauer, kapten sekaligus pemimpin salah satu satuan pasukan tentara Hindia-Belanda ke wilayah pedalaman Sumatera Barat. Fort de Kock sendiri awalnya bernama Sterreschans yang artinya benteng pelinding.

Ada empat meriam kecil juga yang terdapat di keempat sudutnya. Kamu juga bisa melihat keindahan Bukittinggi dari benteng ini. Bagi kamu yang berkunjung ke Taman Margasatwa dan Budaya Kinantan, maka berwisata ke benteng ini sudah masuk ke dalam paket kunjunganmu.

Baca Juga : Rekomendasi Wisata Desa Unik Di Sumatera Barat

5. Jam Gadang
Jam ini merupakan hadian dari Ratu Belanda kepada Rook Maker, sekretaris atau controleur Ford de Kock pada masa pemerintahan Hindia Belanda. Pembangunannya baru selesai pada tahun 1926.

Jamnya sendiri didatangkan dari Rotterdam, digerakkan secara mekanik oleh mesin yang sama dengan mesin jam Big Ben di London. Puncak atau atap Jam Gadang sudah mengalami tiga kali perubahan bentuk. Awalnya berbentuk bulat dengan patung ayam jantan. Pada masa pendudukan jepang atapnya diubah menyerupai bentuk pagoda, baru setelah kemerdekaan atap Jam Gadang ini dibuat dalam bentuk gonjong.

6. Museum Kereta Api Sawahlunto
Museum Kereta Api Sawahlunto merupakan museum kereta api kedua, sesudah Museum Kereta Api Ambarawa, Jawa Tengah. Museum ini awalnya adalah stasiun kereta api yang dibangun untuk mengangkut hasil tambang batu bara yang ada di Sawahlunto. Jalur pertama adalah Padang-Padangpanjang selesai dibangun pada 1891. Gedungnya sendiri dibangun pada tahun 1912 namun sejak 2003 stasiun ini tak lagi digunakan untuk pengangkutan batu bara. Ada banyak koleksi tentang kereta api di sini yang terdiri dari gerbong, lokomotif uap, alat-alat sinyal atau komunikasi, foto dokumentasi dan masih banyak lagi. Salah satu benda paling terkenal di Museum ini adalah Lokomotif Mak Itam.

Rekomendasi Wisata Desa Unik Di Sumatera Barat

Rekomendasi Wisata Desa Unik Di Sumatera Barat

Tempatwisatadisumatera.web.id – Sumatera Barat menjadi salah satu provinsi di Pulau Sumatera yang memiliki keunikan tersendiri dibandingkan dengan provinsi lain. Wilayah ini dihuni oleh Suku Minangkabau yang sudah terkenal dengan kebudayaan merantau dan matriarki yang kental.

Provinsi ini juga menyimpan berbagai wisata alam memukau dengan alam yang dikelilingi oleh Pegunungan Bukit Barisan. Selain itu, terdapat juga desa wisata yang tersebar di wilayah ini yang menghadirkan keunikannya tersendiri berdasarkan daya tarik wisata alam hingga budaya. Buat kalian yang akan bepergian ke Sumatera, ada baiknya untuk menyimak beberapa desa wisata di Sumatera Barat yang unik banget berikut ini.

1. Desa Adat Sijunjung
Desa Adat Sijunjung adalah tempat wisata yang terletak di Kecamatan Sijunjung, Kabupaten Sijunjung, letaknya juga tidak jauh dari pusat Ibukota Muaro Sijunjung.

Desa ini menghadirkan wisata budaya masyarakat Minangkabau dengan adanya Rumah Gadang tua.

Selain itu rumah-rumah adat yang ada di desa ini sangat bagus dan mempunyai bentuk yang unik dengan runcingan pada ujung atap rumah. Serta masyarakatnya masih sangat menjunjung tinggi kebudayaan matrilinieal Suku Minang yang sudah lama dianut.

2. Desa Wisata Kubu Gadang
Salah satu desa unik lainnya adalah Desa Wisata Kubu Gadang yang terletak di Kecamatan Padangpanjang Timur, Kota Padangpanjang. Berbagai atraksi disajikan di desa ini, seperti silek lanyah yang merupakan seni beladiri asli dari minang serta adanya pagelaran seni serta beragam tarian tradisional.

Selain itu panorama desa ini juga sangat indah, karena terdapat pemandangan tiga gunung Marapi, Singgalang, dan Tandikek.

3. Nagari Tuo Pariangan
Selanjutnya Nagari Tuo Pariangan atau Desa Adat Pariangan yang sudah sangat terkenal akan keelokan bangunan serta pemandangannya. Desa yang terletak di Kecamatan Pariangan, Kabupaten Tanah Datar ini menghadirkan permukiman kuno, yang mana hampir seluruh rumahnya bergaya rumah gadang.

Di samping itu terdapat rumah kuno di desa ini juga masih sangat terawat dengan baik, sehingga membuat desa ini termasuk salah satu yang terbaik di Indonesia.

4. Desa Wisata Kayukubu
Terletak di Kota Bukittinggi, Desa Wisata Kayukubu menjadi salah satu desa wisata menarik yang terdapat di Sumatera Barat. Tempat ini memiliki daya tarik wisata alam yang sangat memukau, yang mana diapit oleh pegunungan yang indah.

Selain itu terdapat berbagai macam atraksi baik budaya maupun edukasi yang dapat menghibur para pengunjung. Lokasi wisata ini juga mudah dijangkau dan terintegrasi dengan berbagai objek wisata lainnya di Kota Bukittinggi.

Baca Juga : Tips Tempat Wisata di Bukittinggi Sumatera Barat

5. Desa Wisata Kampuang Bunguih
Bagi penyuka wisata alam, terdapat Desa Wisata Kampuang Bunguih yang berlokasi di sebelah selatan Kota Padang. Desa ini menyuguhkan bermacam-macam wisata alam menarik, terutama wisata pantai dengan atraksi permainan air layaknya snorkeling, scuba diving dan lainnya.

Panorama yang dihadirkan pada desa ini juga sangat memukau dan mampu menyedot para wisatawan untuk berkunjung ke sini.

6. Kawasan Saribu Rumah Gadang
Terakhir terdapat Kawasan Saribu Rumah Gadang yang berlokasi di Desa Koto Baru, Kecamatan Sungai Pagu, Kabupaten Solok Selatan. Tempat ini menghadirkan deretan rumah adat gadang khas Minangkabau, dengan bangunan yang unik banget.

Selain itu terdapat berbagai kesenian dan budaya Minangkabau yang kental yang juga menjadi daya tarik wisatawan, meskipun masyarakat di kampung ini termasuk heterogen.

Desa ini juga masuk sebagai Kampung Adat Terpopuler pada penghargaan Anugerah Pesona Indonesia (API) 2017.