Tips Tempat Wisata di Bukittinggi Sumatera Barat

Tips Tempat Wisata di Bukittinggi Sumatera Barat

Tempatwisatadisumatera.web.id – Destinasi wisata di Kota Bukittinggi merupakan destinasi andalan di provinsi Sumbar ( Sumatera Barat ) selain Kota Padang dan Payakumbuh. Di kota ini wisatawan bisa mengunjungi beragam objek wisata yang sangat menarik, mulai dari bangunan bersejarah, pemandian, situs budaya, air terjun eksotis, dan aneka spot foto kekinian bagi anak muda zaman now.

Bukittinggi berada ketinggian 909-941 mdpl, dengan suhu sekitar 16.1-24.9 °C. Sehingga tidak heran, apabila kota ini memiliki udara sejuk nan menyegarkan. Letaknya yang berada di ketinggian, membuat Bukittinggi menyimpan sejuta pesona keindahan yang cocok sebagai tempat liburan. Tanpa banyak basa basi lagi, langsung saja disimak destinasi tempat wisata di Bukittinggi keren berikut ini.

Tabiang Takuruang

Rekomendasi tempat wisata di Bukittinggi yang pertama adalah Tabiang Takurang. Lokasinya berada di Ngarai Sianok, kecamatan IV Koto, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Dikalangan pengguna sosial media, nama Ngarai Sianok mungkin sudah tidak asing lagi, karena akhir-akhir ini ia sedang ramai diperbincangkan oleh pemburu wisata alam.

Ngarai Sianok adalah lembah yang membentang sepanjang 15 kilometer di perbatasan antara Kabupaten Agam dan Bukittinggi. Pesona keindahan alam yang ditawarkan oleh Ngarai Sianok benar-benar tiada duanya.

Alam Ngarai Sianok terlihat begitu hijau dan sangatlah asri, lengkap dengan tebing-tebing bebatuan di sekelilingnya yang cantik.

Dari Tabiang Takurang, kamu bisa lebih puas dalam menikmati pesona keindahan Ngarai Sianok. Udaranya yang sejuk, berpadu sempurna dengan alam asri di sekelilingnya. Sungai-sungai kecil dengan air yang jernih, menggoda siapa saja untuk segera menceburkan dirinya.

Pokoknya, objek wisata Tabiang Takurang rekomended banget sebagai pilihan liburanmu. Apalagi disana ada Taruko Cafe Resto yang membuat acara santai di hari libur kian seru.

Jam Gadang Bukittinggi

Jam Gadang adalah ikon tempat wisata di Bukit Tinggi yang sangat sayang jika dilewatkan. Siapapun yang pertama kali datang ke Bukit Tinggi, pasti menyempatkan diri untuk mampir ke sini. Entah itu untuk kumpul-kumpul ataupun sekedar berfoto-foto ria.

Santai sejenak di Jam Gadang semakin asyik, karena di sekelilingnya ditanami pepohonan hijau. Sehingga membuat nuansanya kian sejuk dan segar. Waktu terbaik untuk mengunjungi Jam Gadang Bukittinggi adalah di sore dan malam hari.

Baca Juga : Tempat Wisata Di Padang Pariaman Yang Harus Dikunjungi

Janjang Saribu Bukittinggi

Tahukah kamu, ternyata Kota Bukittinggi memiliki destinasi wisata yang mirip sekali dengan Tembok Besar China, yaitu Janjang Saribu.

Dalam bahasa Minang, janjang berarti tangga dan saribu berarti seribu. Sehingga, janjang saribu memiliki arti tangga seribu. Meskipun begitu, jumlah tangga disini tidak sampai seribu buah, mungkin hanya ratusan anak tangga. Di samping kanan dan kiri, ada tembok yang berwarna abu-abu.

Di atas Janjang Saribu, pengunjung bisa menyaksikan keindahan Ngarai Sianok, Gunung Singgalang, dan lembah nan hijau. Mata kamu akan dibuat terkagum-kagum dengan keindahan yang ada.

Oh iya, Janjang Saribu bisa menjadi pilihan tempat wisata di Bukittinggi yang instagramable dan kekinian. Spot foto yang ada disini banyak diburu oleh pecinta selfie dan fotografi. Julukan bagi Janjang Saribu adalah tembok cina bukittinggi.

Tirta Alami

Ingin menenangkan pikiran dan mengusir semua rasa capek di tubuh? Liburan nanti coba deh datang ke salah satu tempat pemandian di Bukittinggi yang bernama Tirta Alami ini. Ia berlokasi di Kandang Ampek, Kecamatan Kayu Taman, atau lebih tepatnya di jalur lalu lintas Padang-Bukittinggi. Kawasan ini lebih populer dengan nama Anai Resort.

Tirta Alami menghadirkan kolam-kolam yang terbuat dari batu alam dan air yang mengalir langsung dari mata air Gunung Tandikek. Airnya sangatlah jernih dan terasa menyegarkan. Liburan di pemandian Tirta Alami terasa semakin seru, karena di sekelilingnya ditumbuhi pepohonan rindang nan hijau.

Danau Maninjau

Pilihan tempat wisata di Bukittinggi selanjutnya adalah Danau Maninjau, yang rekomended sekali untuk tempat rekreasi di akhir pekan. Disini kamu akan melihat keindahan alam yang sangat mempesona dan udaranya yang terasa begitu sejuk.

Panorama alam di Danau Maninjau yang hijau menyegarkan mata, pas banget dipilih sebagai obat pengusir semua beban pikiran yang seringkali membuat kita mudah stress. Manjakanlah pikiran dan tubuhmu dengan menikmati keindahan Danau Maninjau ini.

Tempat Wisata Di Padang Pariaman Yang Harus Dikunjungi

Tempat Wisata Di Padang Pariaman Yang Harus Dikunjungi

Tempatwisatadisumatera.web.id – Dapat kita katakan cukup komplit, sebagai destinasi liburan Anda di akhir pekan nanti. Bagaimana tidak, di Kabupaten Padang Pariaman Anda bisa menemukan berbagai macam objek wisata, seperti Pantai Kata, Pantai Cermin, Pulau Angso Duo dan bahkan wisata religi.

Kota Padang Pariaman berjarak sekitar 55 kilometer dari ibu kota Sumatera Barat, Kota Padang. Diberkahi dengan bentang alam yang sungguh indah dan eksotis, Padang Pariaman seolah-olah menjadi surga tersembunyi, karena belum banyak wisatawan yang mengetahui potensi wisatanya.

Bagi Anda para pecinta keindahan alam, Kota Padang Pariaman siap memanjakan mata Anda dengan lukisan alam yang masih asri. Daripada bingung, berikut adalah beberapa rekomendasi tempat wisata di Padang Pariaman yang menarik untuk disinggahi.

Pulau Angso Duo

Angso Duo adalah sebuah pulau kecil yang memiliki keindahan alam khas pantai menawan. Setiap hari Sabtu dan Minggu, objek wisata Angso Duo senantiasa ramai dikunjungi oleh pengunjung. Dari sini Anda bisa mengajak keluarga untuk bersantai bersama, sambil ditemani oleh semilir angin pantai, birunya air laut dan pasir putih yang cukup lembut.

Selain duduk santai, Anda juga bisa bermain air di tepian pantai. Spot foto bertuliskan Angso Duo sudah disediakan oleh pihak pengelola, yang menjadi aktifitas wajib bagi setiap wisatawan. Sayang rasanya jika sampai tidak mengabadikan momen di Pulau Angso Duo.

Lokasi Pulau Angso Duo berada di Desa Pasir, Kecamatan Pariaman Tengah, Kabupaten Pariaman. Anda bisa menuju ke lokasi dengan membayar kapal Rp. 5.000 per orang, dengan lama perjalanan sekitar 15 menit dari Pantai Gondoriah.

Pantai Gondoriah

Tidak jauh dari Pulau Angso Duo, rekomendasi tempat wisata di Padang Pariaman selanjutnya adalah Pantai Gondoriah. Lokasinya cukup strategis, karena dari pusat kota Padang Pariaman hanya berjarak 100 meter saja.

Sebagai salah satu objek wisata favorit di Pariaman, Pantai Gondoriah sudah memiliki fasilitas yang cukup komplit. Di pinggiran pantai, Anda bisa menyewa tempat santai yang sudah disediakan oleh pihak pengelola.

Di pintu gerbang masuk, ada tulisan selamat datang yang cukup besar. Keindahan Pantai Gondoriah juga tidak kalah eksotis dari pantai-pantai lainnya.

Uniknya, Pantai Gondoriah mempunyai stasiun kereta api yang menjadi penghubung Kota Padang dan Kota Padang Pariaman. Sehingga, Pantai Gondoriah bisa langsung Anda saksikan begitu turun dari kereta. Sangat unik dan menarik sekali bukan?

Baca Juga : Beberapa Destinasi Wisata Di Banda Aceh Yang Memukau

Pantai Kata

Sedang mencari spot hits dan kekinian di Pariaman? Kalau begitu silahkan ajak teman-teman Anda untuk berburu foto di Pantai Kata. Disebut demikian, karena lokasi pantai ini berada di dua wilayah, yaitu Kelurahan Karan Aur dan Desa Taluk, Kecamatan Pariaman Tengah.

Pantai Kata adalah tempat yang cocok sekali dikunjungi oleh kaula muda, karena di pantai ada sudah tersedia beberapa spot foto instagenic. Pesona lain yang dimiliki oleh Pantai Kata sehingga sayang dilewatkan adalah sunset di sore hari.

Keindahan sunset yang sungguh menawan, menjadi salah satu alasan banyak wisatawan yang berkunjung ke Pantai Kata Pariaman ini.

Air Terjun Nyarai

Berhenti sejenak menikmati udara pantai, sekarang mari kita coba eksplorasi wisata alam di Pariaman, yaitu Air Terjun Nyarai. Tempat ini wajib sekali untuk Anda kunjungi, karena ia memiliki keindahan yang benar-benar eksotis.

Beberapa Destinasi Wisata Di Banda Aceh Yang Memukau

Beberapa Destinasi Wisata Di Banda Aceh Yang Memukau

Tempatwisatadisumatera.web.id – Salah satu kota di sumatera yang bernama Banda Aceh merupakan sebuah Kota di ujung pulau sumatera dan juga merupakan ujung Barat Indonesia tepatnya di Provinsi Aceh. Banda Aceh selain dikenal sebagai Serambi Mekah. Ternyata, Banda Aceh juga memiliki banyak tempat wisata yang eksotis dan menakjubkan. Berkunjung ke Banda Aceh juga bisa memberikan sensasi berlibur yang berbeda dan Menyenangkan.

Tidak usah bingung mencari tempat wisata di Banda Aceh, Karena kami akan mengulas secara singkat Tempat wisata di Banda Aceh. Berikut Objek wisata di Banda Aceh beserta dengan Alamatnya:

1. Museum Tsunami Aceh

Sebagai bangsa yang besar, sejarah adalah harta karun yang harus selalu diingat meskipun merupakan kenyataan pahit dan sedih. Museum tsunami di pusat Kota Banda Aceh menjadi pengingat sekaligus monumen penghargaan bagi orang-orang yang telah berjuang untuk bertahan hidup ketika tsunami pada 26 Desember 2004 menerjang. Museum ini gratis dibuka untuk umum, kamu hanya perlu membayar uang retribusi parkir jika membawa kendaraan.

Di museum dengan rancangan arsitektur lengkung yang unik ini, kamu bisa merasakan suasana saat tsunami terjadi dan melihat foto serta kisah warga yang selamat. Nama-nama para korban pun ditulis dengan penataan yang rapi di dinding museum. Tampak luar, bangunan museum ini seperti kapal besar, namun jika dari atas, bentuknya menyerupai ombak lautan.

Selain berfungsi sebagai objek sejarah, bangunan ini juga memiliki fungsi sebagai tempat evakuasi jika terjadi tsunami. Berjalan sedikit ke belakang museum terdapat pemakaman militer Belanda ketika perang Aceh berlangsung. Kurang lebih dua ribu prajurit lokal dan Hindia Belanda dimakamkan di sini.

2. Taman Sari Gunongan dan Pinto Khob

Jika India punya Taj Mahal, maka Banda Aceh mempunyai Taman Sari Gunongan. Keduanya sama-sama merupakan simbol cinta dari para raja untuk permaisurinya. Taman Sari Gunongan sendiri merupakan hadiah dari Sultan Iskandar Muda untuk permaisurinya, yaitu Putri Kamaliah (Putroe Phang) dari Negeri Pahang, Malaysia. Taman Sari Gunongan ini terletak di dalam kompleks Taman Sari Bustanussalatin Banda Aceh yang dilalui oleh Sungai Krueng Daroy.

Tempat ini sejatinya merupakan tempat khusus bagi Sang Permaisuri untuk menyepi dan menuntaskan kerinduannya pada kampung halaman tercinta, dimana bentuk dari taman ini dibuat mirip seperti perbukitan di Negeri Pahang. Bangunan Gunongannya sendiri terdiri dari tiga tingkat dengan warna serba putih. Dijamin cantik sekali, deh!

Baca Juga : Destinasi Wisata Di Padang Yang Wajib Di Kunjungi

Di bagian belakang taman sari terdapat bangunan persegi yang dinamakan Kandang. Kandang merupakan makam dari Sultan Iskandar Thani. Sedangkan di bagian depan terdapat penterana batu yang menjadi tempat penobatan Sultan Aceh. Tidak jauh dari bangunan utama Gunongan, kamu bisa mengunjungi Pinto Khob yang menjadi penghubung para dayang-dayang kerajaan dengan Putroe saat menuju tempat pemandian. Unik sekali bukan?

3. Lapangan Blangpadang Dan Monumen Replika Pesawat Dacota DC-3 Seulawah RI-001

Areal seluas delapan hektar yang dulunya merupakan areal persawahan rakyat kini disulap menjadi ruang terbuka hijau Banda Aceh yang banyak menyimpan kisah sejarah. Di lapangan ini, kamu akan banyak menemui prasasti ucapan terima kasih untuk negara-negara yang telah membantu Aceh dalam recovery pasca tsunami 2004.

Tidak jauh dari lapangan ini terdapat monumen replika pesawat Dacota DC-3 Seulawah RI-001 yang merupakan sumbangan warga Aceh untuk Indonesia. Pesawat inilah yang kemudian menjadi cikal bakal industri dirgantara di Indonesia. Karena lokasi lapangan Balangpadang yang terletak di tengah-tengah beberapa monumen bersejarah seperti Rumoh Aceh, Gunongan dan pemakaman Kerkhoff, lapangan ini bisa jadi starting point untuk menjelajahi wisata sejarah Banda Aceh.

4. Museum Aceh (Rumah Aceh)

Museum Aceh telah didirikan sejak tahun 1915 pada masa pemerintahan Hindia Belanda. Bangunan utamanya berbentuk seperti Rumoh Aceh (Rumah Adat Aceh) yang sarat dengan nilai-nilai filosofi Islam. Di museum ini, kamu akan banyak menemukan peninggalan dan artefak mulai dari zaman pra-sejarah.

Koleksi yang cukup populer dari museum ini adalah sebuah lonceng yang usianya telah mencapai 1,400 tahun bernama ‘Lonceng Cakra Donya’. Lonceng ini merupakkan hadiah dari Kaisar Cina dari Dinasti Ming kepada Sultan Pasai pada Abad Ke-15 pada perjalanan muhibah Laksamana Muhammad Cheng Ho.

Destinasi Wisata Di Padang Yang Wajib Di Kunjungi

Destinasi Wisata Di Padang Yang Wajib Di Kunjungi

Tempatwisatadisumatera.web.id – Kali ini mari kita bahas mengenai Kota Padang yang merupakan ibukota dari provinsi Sumatera Barat. Kota yang terkenal dengan legenda Malin Kundang dan Siti Nurbaya ini berbatasan langsung dengan laut dan perbukitan, sehingga secara otomatis mempunyai beragam tempat wisata menarik.

Kota Padang memiliki kultur yang beragam, tipe orangnya pun juga beragam, adat bersandi sarak, sarak bersandi Kitabullah itulah semboyan masyarakat minang yang melekat hingga kini. Kota sangat terkenal dengan kulinernya yang luar biasa enaknya.

Kita bisa dengan mudah menemukan restoran di Kota Padang, dari yang kecil hingga yang mewah. Kali ini kalian akan kita ajak untuk mengetahui apa saja tempat wisata di Padang yang wajib untuk kita kunjungi?

1. Obyek Wisata Pantai Padang

Pantai Padang atau orang Minang sering menyebutkan Taplau menjadi destinasi wisata di Padang yang pertama harus Anda kunjungi. Pantai Padang ini sangat berbeda dengan yang dahulu, pemerintah Kota Padang terus berbenah dan memperbaiki fasilitas di Pantai ini.

Kini Taplau sudah berubah menjadi tempat yang cantik dan indah dengan aneka bunga yang menghiasi disekitarnya. Pantai ini berada di dekat Ramayana Plaza Andalaz, Pasar Raya Padang dan dekat juga dengan Jembatan Siti Nurbaya.

Di sekitar pantai, Anda bisa menemukan banyak sekali pedagang makanan ringan hingga seafood dengan rasa yang enak. Satu lagi yang perlu Anda perhatikan sebelum makan, pastikan harga yang Anda makan itu berapa atau Anda dapat bernego terlebih dahulu dengan pemilik warung makan atau ampere, karena ada sebagian kebiasaan pedagang kalau pembelinya para wisatawan harganya dinaikkan.

2. Destinasi Wisata Pantai Pasir Jambak

Pantai Pasir Jambak menjadi objek wisata di Padang selanjutnya, pantai ini berada di Tabing. Lokasinya sekitar 20 KM dari pusat Kota Padang, Anda berjalan ke arah jalan lintas Padang – Pariaman.

Pantai ini berpasir putih, lebar, landai dan dipenuhi oleh pohon – pohon kelapa yang menjulai tinggi. Untuk menambah kenyamanan liburan di Pantai Pasir Jambak, disediakan fasilitas seperti tempat parker yang cukup luas, panggung hiburan, tempat makan, home stay , gazebo dan penyewaan perahu. Sangat cocok untuk berjemur, berenang bersantai dan menyaksikan matahari terbenam. Untuk datang ke pantai Pasir Jambak ini, Anda mencapainya dengan transportasi motor, mobil, bus umum ataupun taksi.

Baca Juga : Beberapa Tempat Wisata di Palembang yang Harus Dikunjungi

3. Objek Wisata Pantai Air Manis Batu Malin Kundang

Travelers tentu sudah pernah mendengar mengenai kisah seorang anak yang durhaka kepada ibunya yang dikutuk menjadi batu bukan ? Ini adalah mitos yang berkembang di masyarakat hingga kini. Mengenai kebenaran ceritanya tidak terlalu penting yang terpenting adalah pelajaran yang dapat kita ambil, karena kita tidak boleh membantah apalagi durhaka kepada orang tua. Pantai Air Manis atau Pantai Aia Manih kalau orang Minang menyebutnya, berada di dekat pelabuhan teluk bayur. Disini Anda bisa bermain air ataupun berfoto – foto. Juga ada banyak penjual souvenir khas Pantai Aia Manih berupa batu Malin Kundang dan sebagainya.

4. Objek Wisata Pantai Caroline

Inilah pantai yang dijadikan sebagai lirik lagu yang berasal dari Minang, Pantai Caroline. Pantai ini menjadi salah satu tempat wisata di Padang yang wajib dikunjungi. Lokasinya di Teluk Bungus, 25 km di selatan Kota Padang, dapat dicapai dengan taxi atau angkot jurusan Bungus. Ada banyak fasilitas disini, seperti penginapan, cottage, restoran, panggung kesenian, dan taman bermain yang cukup luas. Dari Pantai ini wisatawan juga dapat menyewa motor boat atau perahu nelayan untuk pergi ke pulau-pulau karang yang berada di depannya.

Cuaca cerah membuat suasana pantai makin menggoda untuk dicumbui. Pasir putih dan ombak biru merayu siapa saja yang berkunjung siang itu ke Pantai Caroline—arah selatan Kota Padang. Pecahan ombak yang menyisir hingga tepian menyisakan buih-buih putih dan menyapu pasir pantai berwarna putih kecoklatan. Pantai nan landai dan rindangnya pepohonan menjadi daya tarik bagi setiap pengunjung. Kawasan Caroline terbilang masih menyimpan potensi laut yang lebih baik ketimbang kawasan lain di sepanjang Pantai Padang.

5. Objek Wisata Jembatan Siti Nurbaya

Jembatan Siti Nurbaya menjadi tempat wisata di Padang yang wajib anda kunjungi selanjutnya jika anda liburan di Padang. Jembatan ini selalu ramai pada sore hingga malam hari. Pemandangan sekitarnya sangat indah sekali. Kalau malam hari jembatan ini sangat terang oleh lampu kota. Disana Anda dapat menikmati aneka makanan ringan seperti roti bakar, jagung bakar, dan aneka makanan yang dijamin enak. Sebagai rekomendasikan, Anda dapat mencoba roti bakar disini, dijamin rasanya enak sekali. Lokasi jembatan ini dekat dengan pantai Padang dan Pasar Raya.

Beberapa Tempat Wisata di Palembang yang Harus Dikunjungi

Beberapa Tempat Wisata di Palembang yang Harus Dikunjungi

Tempatwisatadisumatera.web.id – Kota Palembang merupakan salah satu tempat wisata terlaris di Pulau Sumatera. Selain banyak wisata alam yang bisa kamu kunjungi, di Palembang juga banyak tempat wisata religi dan tempat wisata bersejarah. Soalnya, Palembang punya banyak tempat yang menjadi saksi penjajahan Belanda, kedatangan warga Tionghoa, dan penyebaran agama Islam di Indonesia. Kalau kamu berkunjung ke Palembang, kamu wajib mampir ke tempat wisata palembang berikut ini,

1. Jembatan Ampera Dan Sungai Musi

Mulanya, Jembatan Ampera yang memiliki panjang 1.177 meter dan lebar 22 meter ini dinamakan Jembatan Bung Karno. Pemberian nama tersebut ditujukan sebagai bentuk penghargaan kepada Soekarno yang sudah memperjuangkan keinginan warga Palembang yang menginginkan sebuah jembatan di atas Sungai Musi. Namun, Bung Karno tidak setuju dengan pemberian nama tersebut. Makan, jembatan itu dinamakan Jembatan Ampera, sesuai fungsinya yaitu sebagai Amanat penderitaan Rakyat (slogan bangsa Indonesia tahun 1960-an).

Sungai Musi sendiri adalah sungai terpanjang di Sumatera yang membelah Palembang menjadi dua bagian. Dulunya Sungai Musi adalah sarana transportasi utama. Di tepiannya, terdapat beberapa obyek wisata, seperti Restoran Terapung, Benteng Kuto Besak, Kampung Arab, dan lain-lain.

50 meter dari Jembatan Ampera, ada Pasar Sekanak yang merupakan pusat makanan dan souvenir, di mana kamu bisa kulineran dan beli oleh-oleh. Pasar tersebut merupakan pasar semi modern dan tradisional. Bukan hanya untuk berjualan makanan dan souvenir, tapi Pasar Sekanak juga mengadakan pementasan seni dan budaya secara rutin. Pasar Sekanak sendiri sudah dianggap sebagai Kota Tua di Palembang.

2. Bukit Siguntang

Bukit Siguntang merupakan bukit kecil dengan tinggi kurang lebih 30 meter dari permukaan laut dan terletak sekitar 3 km dari Sungai Musi bagian utara. Ketika masa Kerajaan Sriwijaya, Bukit Siguntang dikenal sebagai tempat beribadah untuk umat Buddha, juga tempat bertapa agar pikiran tenang. Itu terlihat dari arca berukuran besar di sana. Hingga saat ini, Bukit Situnggang masih dianggap sakral oleh warga setempat. Masih banyak pengunjung yang datang ke sana untuk berziarah ke makam-makam bangsawan Palembang.

3. Masjid Cheng Ho

Awalnya, Masjid Cheng Ho dibangun untuk menjaga hubungan baik antara warga Palembang dan warga Tionghoa. Juga untuk memperdalam agama Islam, sekaligus memperkenalkannya kepada masyarakat. Nama Cheng Ho digunakan, soalnya Cheng Ho adalah panglima angkatan laut asal Tiongkok sejak abad 15. Mulanya, Cheng Ho melakukan ekspedisi perdagangan, tapi secara nggak langsung beliau juga memperkenalkan agama Islam di wilayah yang ia singgahi. Pengikutnya pun sangat banyak.

Baca Juga : Candi Padang Roco Dharmasraya Di Sumatera Barat

4. Pulau Kemaro

Pulau legendaris yang satu ini terletak di tengah Sungai Musi. Di Pulau Kemaro ada sebuah kelenteng yang sering didatangi oleh umat Buddha untuk sembahyang dan berziarah. Soalnya, di sana ada makam seorang Putri Palembang, putri yang menikah dengan pangeran dari China. Sang pangeran yang tenggelam terlebih dahulu ke sungai, akhirnya disusul oleh sang putri. di Pulau Kemaro juga terdapat pagoda dengan sembilan lantai yang baru dibangun tahun 2006, juga pohon cinta. Katanya, jika kamu dan pacar mengukir nama kalian di pohon tersebut, hubungan kalian bakal berlanjut di pelaminan.

5. Benteng Kuto Besak

Benteng yang berlokasi persis di tepi Sungai Musi ini bukan bangunan biasa. Karena Benteng Kuto Besak sudah berumur ratusan tahun. Ketika malam tiba, biasanya Benteng Kuto Besak diramaikan oleh pedagang pasar malam yang menyajikan aneka kuliner yang enak-enak, salah satunya pempek. Juga ada berbagai macam jajanan kaki lima yang nggak kalah lezat. Bakal lebih asyik, jika kamu makan malam di atas kapal restoran terapung. Suasana malam makin terasa hangat karena ada deretan lampu taman dengan refleksi warna kuning dari permukaan sungai.