Danau Camoi Aek Biru Di Bangka

Danau Camoi Aek Biru Di Bangka

Danau Camoi Aek Biru, Bangka Belitung  – Bangka Belitung merupakan sebuah daerah di Sumatera yang menarik untuk dikunjungi. Kepulauan ini memang terkenal dengan Pantai-pantai yang Ada di Bangka Belitung yang indah dan eksotis karena memiliki berbagai macam daya tarik berupa Wisata Bahari di Indonesia. Dan mungkin Belitung lebih populer di telinga wisatawan daripada Bangka. Padahal Bangka juga masih memiliki berbagai daya tarik tersendiri yang patut untuk dikunjungi juga sebagai objek wisata. Keindahan alam di Bangka juga masih alami sehingga tentunya apa yang disajikan akan sangat menawan. Tidak hanya pantai, Bangka juga memiliki danau terbaiknya, salah satunya adalah Camoi Aek Biru Bangka yang merupakan danau wisata yang populer saat ini.

Keindahan Camoi Aek Biru

Selain Danau Kaolin yang ada di Bangka, ada lagi satu danau yang populer baru-baru ini. Nama Camoi Aek Biru akhir-akhir ini langsung melejit berkat sosial media. Namun tidak heran mengapa nama dari Danau Biru ini langsung populer. Hal ini dikarenakan pemandangan yang ada di sana memang sangat menarik untuk dieksplorasi. Lokasi Camoi Aek Biru berada di Desa Air Bara, Koba.

Hal menarik dari objek wisata ini adalah adanya danau yang berwarna biru langit yang cerah. Warna ini warnanya sangat mirip dengan langit. Di tepi-tepinya daratannya berwarna putih karena merupakan dataran kapur, sehingga warna biru dan putih yang berpadu akan sangat terlihat cantik dan menawan.

Terbentuknya Camoi Aek Biru Bangka ini tidak lepas dari kondisi Bangka Belitung sendiri yang merupakan daerah penghasil timah terbesar di Indonesia. Bisa ditebak sebelumnya bahwa danau ini adalah salah satu bekas area tambang di Bangka yang saat ini sudah tidak dipergunakan lagi. Namun, justru karena itu lah tempat ini menjadi menarik.

Nama Camoi Aek Biru sendiri diambil dari bahasa setempat. Diman Camoi atau Camoik adalah istilah setempat untuk menyebut bekas galian tambang yang sudah tidak terpakai. Sedangkan Aek berarti air. Dari namanya sudah jelas bahwa tempat ini adalah bekas tambang yang sudah tidak terpakai lalu terisi air dan akhirnya air terlihat memiliki warna biru.

Kegiatan di Camoi Aek Biru

Walau tempat ini sudah cukup populer berkat media sosial, akan tetapi belum ada fasilitas wisata apapun di sana. Sehingga wisatawan yang akan berkunjung ke sana perlu memaklumi kondisi yang ada. Akan tetapi masih ada beberapa kegiatan seru yang bisa dilakukan di sana, antara lain:

Berfoto

Satu hal yang pasti dilakukan oleh para wisatawan adalah berfoto-foto. Tentu saja hal ini dikarenakan keindahan Danau Biru ini yang sayang jika dilewatkan begitu saja. Anda bisa berfoto-foto di dekat danau, di dataran kapur, atau di spot mana saja yang terlihat menarik. Jika berfoto di sana, hasil foto sudah pasti akan sangat menarik dan indah.

Berenang

Hal lainnya yang biasa dilakukan oleh pengunjung di Camoi Aek Biru Bangka adalah berenang. Masyarakat di sekitar danau mengatakan bahwa air danau ini bisa membuat kulit menjadi halus dan lembut. Jadi, jika Anda memang ingin menikmati kegiatan yang seru di sana dan membuktikan apakah benar bahwa air danau bisa berkhasiat untuk kulit Anda, ada baiknya membawa baju ganti supaya bisa masuk ke dalam airnya.

Melompat dari dinding danau

Para pengunjung yang sangat suka menguji adrenalin juga ada yang melompat dari dinding tepi danau ke dalam danau untuk menikmati suasana dan kegiatan wisata yang ada di sana.

Foto prewedding

Karena keindahan yang sangat mempesona serta memiliki pencahayaan yang bagus untuk berfoto-foto, tentunya lokasi ini cocok untuk dijadikan lokasi foto prewedding. Sehingga Anda bisa mencoba mampir ke sana terlebih dahulu untuk survey lokasi foto prewedding Anda.

Itulah beberapa kegiatan yang bisa dilakukan di Danau Biru atau yang juga dikenal sebagai Danau Salju ini.

Akses ke Camoi Aek Biru

Bagi Anda yang ingin berkunjung ke Camoi Aek Biru Bangka, sebenarnya aksesibilitas menuju ke sana cukup mudah. Hanya saja memang jaraknya cukup jauh dari kota Pangkal Pinang. Anda bisa berkendara kurang lebih 50 kilometer untuk menuju ke sana dari Pangkal Pinang. Yaitu sekitar 1,5 jam jika menuju ke sana dengan kendaraan roda empat. Di Perempatan Simpang Bemban, Anda bisa berbelok menuju ke Desa Air Bara. Dari sana akan terlihat Camoi Aek Biru di kiri jalan.

Tips Wisata

Untuk Anda yang ingin berkunjung ke sana, ada baiknya memperhatikan beberapa tips di bawah ini.

  • Sebaiknya Anda berkunjung di pagi hari atau sekalian di sore hari. Hal ini dikarenakan saat siang hari, cuaca di sana akan sangat panas. Belum lagi warna biru cerah dan putih pasti akan memantulkan lebih banyak cahaya dan membuat silau berlebihan.
  • Saat berkunjung ke sana, pastikan membawa baju ganti terutama bagi yang ingin mencoba berenang di danau tersebut.
  • Bawalah kaca mata hitam atau penutup kepala seperti topi dan sebagainya untuk berjaga-jaga jika suasana memang sedang terik dan panas.
  • Sebaiknya datang bukan di akhir pekan, karena di akhir pekan tempat ini akan lebih ramai dari hari biasanya dan Anda akan kesulitan berfoto jika ada banyak wisatawan. Namun jika memang hanya memiliki waktu liburan di akhir pekan, juga tidak mengapa.
  • Jaga selalu kebersihan dan kealamian yang ada di tempat wisata ini. Jangan dirusak dengan sampah agar keindahannya tetap terjaga.

Harga Tiket Masuk

Sebenarnya, karena objek wisata ini memang benar-benar baru dan masih belum ada yang mengelola, tidak ada harga tiket masuk sama sekali bagi para wisatawan, alias gratis. Akan tetapi, pengunjung yang membawa kendaraan tentunya perlu membayar retribusi parkir, yaitu seharga Rp 2.000 per kendaraan roda dua dan Rp 5.000 per kendaraan roda empat.

5 Tempat Wisata Kota Palembang

5 Tempat Wisata Kota Palembang

Tempat Wisata Kota Palembang  – Kota Palembang yang berada di Pulau Sumatera Selatan ini merupakan tempat yang cocok bagi anda yang ingin berwisata di kota ini, kota yang dijuluki sebagai kota pempek ini mempunyai Jembatan Ampera yang menjadi Ikon dari Kota Palembang. Jika anda ingin berlibur disini, maka anda harus mengetahui wisata yang ada di Palembang

Jembatan Ampera

Jembatan Ampera
Seperti yang telah di sampaikan di atas, Jembatan Ampera merupakan Ikon dari Kota Palembang, berlokasi di pusat kota ini menjembatani dari Sungai Musi, tak lain sungai terpanjang di Palembang, Jembatan Ampera yang berarti Amanat Penderitaan Rakyat ini merupakan nama pemberian dari Presiden Ir. Soekarno, dengan panjangnya yang mencapai 1.1777 M dan memiliki lebar 22 M memiliki keindahannya tersendiri, pada malam hari akan terlihat lebih indah dengan hadirnya lampu-lampu yang menghiasi Jembatan Ampera.

Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin

Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin
Merupakan masjid nasional di Kota Palembang, masjid yang didirikan oleh Sultan Mahmud Badaruddin ini mempunyai konsep bangunan dengan 3 kebudayaan diantaranya Indonesia, China dan Eropa. Terlihat dari arsitektur bangunannya dari Eropa pada Pintu Gerbang Masjid yang besar dan tinggi, sedangkan gaya cina terlihat dari atap masjid yang terlihat seperti kelenteng dan memiliki ujung Menara yang berbentuk kerucut, ini dimaksudkan bentuk kerucut seperti tumpeng mempunyai arti hubungan umat dan penciptanya.

Benteng Kuto Besak

Benteng Kuto Besak
Berada di Tepi Sungai Musi merupakan benteng yang memiliki keistimewaannya tersendiri, karena umur dari benteng ini yang sudah mencapai ratusan tahun, saat malam tiba anda bisa melihat pedagang pasar yang berjualan saat malam hari.selain itu banyak pedagang kaki lima juga makanan tradisional khas dari Palembang bisa anda nikmati disini.

Pulau Kemaro

Pulau Kemaro
Terletak di tengah Sungai Musi ini menjadikan Pulau Kemaro sebagai tempat yang legendaris. Disini anda dapat menemukan kelenteng yang menjadi tempat sembahyang dan berziarah umat Buddha. Mengapa tempat berziarah, karena disana terdapat makam dari putri Palembang yang menikah dengan pangeran asal China. Konon katanya, pangeran china meninggal terlebih dahulu karena tenggelam di sungai musi, mengetahui hal itu putri Palembang ikut menyusul suaminya yang meninggal di sungai tersebut. Disini juga anda kan menemukan Pagoda dan Pohon Cinta.

Masjid Cheng Ho

Masjid Cheng Ho
Masjid Cheng Ho di bandung dengan tujuan menjaga hubungan baik antara warga Tionghoa dan warga Palembang dan untuk tempat memperdalam agama Islam, Cheng Ho berasal dari nama panglima angkatan laut dari Tiongkok pada abad ke-15. Pada awalnya Cheng Ho yang datang ke Palembang bertujuan melakukan ekspedisi perdagangan, namun secara tidak langsung, Cheng Ho memperkenalkan agama islam di wilayah tersebut.

Wisata Menarik Kota Padang

Wisata Menarik Kota Padang

Tempat Wisata Di Padang  – Kota Padang menjadi ibukota dari propinsi Sumatera Barat. Kota ini memang sudah terkenal dengan legenda Malin Kundang dan juga Siti Nurbaya. Dengan beragam tipe orang, adat istiadat serta berbagai kuliner lezat yang bisa anda cicipi tentunya membuat anda merasa ingin menghabiskan waktu liburan anda di sana. Terlebih lagi ada banyak sekali tempat wisata menarik yang bisa anda kunjungi.

Bukan hanya sekedar wisata alam maupun budaya saja namun wisata pantai juga bisa anda temukan saat berada di kota Padang. Mungkin tempat wisata yang ada di sana belum begitu dikenal banyak orang, namun keindahannya mampu memanjakan setiap mata yang memandang. Jika anda masih bingung mencari wisata Padang yang menarik. Inilah berbagai pilihan wisata Padang yang patut anda kunjungi. Di antaranya:

Pantai Caroline

Pantai Caroline
tempat wisata yang satu ini memang patut anda kunjungi saat anda sedag berada di kota Padang. Lokasi wisata pantai ini berada di Teluk Bungus kira-kira 25 km selatan kota Padang. Berbagai fasilitas yang tersedia pun juga lengkap sekali. Mulai dari penginapan, restoran, cottage, panggung kesenian hingga taman untuk bermain yang terbilang cukup luas. Saat cuaca sedang cerah pastinya bisa membuat suasana pantai semakin menggoda. Pasir nan putih dengn ombak berwarna biru pastinya bisa memanjakan pandangan anda.

Jembatan Siti Nurbaya

Jembatan Siti Nurbaya
Jembatan Siti Nurbaya merupakan salah satu tempat wisata yang bisa anda kunjungi saat berada di kota Padang. Jembatan tersebut selalu ramai para pengunjung saat sore hari hingga malam hari sekalipun. Pemandangan yang ada disekitarnya juga begitu indah sehingga mampu membuat anda merasa nyaman saat berada disana. Di sana anda bisa menikmati segala makanan ringan yang begitu enak untuk di cicipi. Salah satu rekomendasi makanan ringan yang bisa anda coba tentu saja roti bakar dengan rasa yang begitu lezat.

Pantai Padang

Pantai Padang
Wisata Padang memang beragam, bukan hanya museum saja namun juga tersedia beragam obyek wisata pantai yang menarik untuk anda kunjungi. Pantai Padang memang berbeda sekali jika kita bandingkan dengan yang lainnya. Di area sekitar pantai, anda bisa menemukan banyak pedagang makanan ringan seperti halnya seafood dengan rasa yang begitu lezat. Di sana anda bisa bernego harga dengan pemilik warungnya. Nikmati keseruan hari libur anda dengan berkunjung ke Pantai Padang ini.

Pantai Air Manis Batu Malin Kundang

Pantai Air Manis Batu Malin Kundang
Pastinya anda sudah pernah mendengar sebuah legenda Malin Kundang yang durhaka kepada ibunya kemudian telah dikutuk menjadi batu. Mitos tersebut memang berkembang hingga saat ini. Kini ada sebuah pantai yang mengusung nama Malin Kundang yakni Pantai air manis Malin Kundang. Pantai ini juga tak kalah menarik dengan wisata pantai yang lainnya. Saat anda berkunjung ke sini, maka anda bisa bermain air atau bahkan berfoto ria dengan latar belakang pantai nan indah.

Wisata Kampung Cina Di Bengkulu

Wisata Kampung Cina Di Bengkulu

Kampung Cina, Bengkulu – Bengkulu merupakan sebuah daerah yang berada di Pulau Sumatera dan merupakan sebuah kawasan yang memiliki karakteristik tersendiri. Bengkulu sering dijadikan Referensi Liburan Akhir Tahun oleh kebanyakan orang yang ingin suasana baru. Bengkulu ternyata juga memiliki sebuah kawasan Pecinan yang menarik untuk dieksplorasi saat Anda kebetulan merencanakan kegiatan wisata di sana. Inilah kawasan Wisata Kampung Cina Bengkulu yang kini juga menjadi lebih cantik dan lebih tertata dengan baik.

Kampung Cina Bengkulu

Seperti halnya di daerah lain di Indonesia, kawasan Pecinan atau Kampung Cina memang hampir selalu ada. Sepeti misalnya Wisata Pecinan Jogja yang juga berada di pusat kota Jogja. Kampung Cina di Bengkulu ini pun juga sudah ada sejak dulu dan juga memiliki rentetan kisah sejarah yang cukup panjang. Kampung Cina ini sudah ada di tahun 1600-an dan juga menjadi saksi bisu masa penjajahan di Indonesia.

Sehingga di sana pasti ada sisa-sisa peninggalan sejarah dan arkeologi. Kebanyakan bangunan di sana juga mengambil bentukan langsung khas bangunan Cina sehingga suasana Tionghoa sangat kental saat memasuki kawasan ini. bangunan pertokoan yang ada di sana juga banyak yang masih mempertahankan keunikan dan nuansa kunonya.

Dulu, kawasan ini sempat menjadi kawasan yang sepi. Pertokoan di sana juga banyak yang tutup walau ada juga beberapa yang masih buka. Sedangkan kawasan ini mungkin hanya ramai ketika perayaan hari besar seperti Imlek saja. Akan tetapi, kini ada beberapa fasilitas tambahan dan juga perbaikan di beberapa hal sehingga menjadikan Wisata Kampung Cina Bengkulu menjadi lebih menarik untuk dikunjungi sebagai salah satu Tempat Wisata di Bengkulu.

Kebanyakan bangunan di kampung ini terdiri dari 2 lantai. Atapnya melengkung ke atas. Bentuk bangunan memanjang ke belakang. Seperti halnya rumah kuno Tionghoa lainnya, rumah di kawasan kampung cina ini memiliki hiasan yang unik dan khas. Salah satunya dengan adanya ventilasi di bagian depan rumah untuk sirkulasi udara. Namun seiring perkembangan zaman, ada beberapa bangunan yang memang diubah bentuknya oleh pemiliknya karena beberapa hal.

Wajah Baru Kampung Cina Bengkulu

Tidak seperi Wisata Pecinan Surabaya yang semakin lama semakin ditinggalkan, Kampung Cina Bengkulu justru diperbaiki oleh pemerintah. Renovasi terhadap Kampung Cina Bengkulu dilakukan oleh pemerintah kota Bengkulu baru-baru ini.

Kini Anda yang ingin mengeksplor kawasan tersebut bisa melihat wajah baru yang ada di sana. Perbaikan dilakukan di beberapa aspek. Salah satunya adalah trotoar pejalan kaki yang kini menjadi lebih nyaman bagi para pejalan kaki. Selain itu jalan di sana juga diperbaiki.

Selain itu, kini sudah ada fasilitas kursi di trotoar yang diperuntukkan wisatawan yang ingin duduk-duduk melepaskan lelah. Juga sering dijadikan lokasi tongkrongan anak muda, sekaligus spot foto yang menarik. Pengunjung yang ingin meneksplorasi kawasan ini tidak perlu bingung lagi untuk mencari tempat untuk beristirahat dikala lelah.

Perbaikan dalam membentuk wajah baru Wisata Kampung Cina Bengkulu ini memang dilakukan oleh pemerintah setempat. Namun warga sekitar juga turut andil dalam usaha tersebut. Dimana banyak toko yang diganti catnya serta pemasangan dekorasi seperti lampion yang ditujukan untuk menghiasi suasana kawasan tersebut.

Dengan adanya wajah baru Kampung Cina Bengkulu, diharapkan minat wisata meningkat, khususnya dari kalangan anak muda. Hal ini sejalan dengan ada beberapa spot yang menarik untuk dijadikan spot foto, yang pastinya akan menyebar di media sosial sehingga akan semakin banyak wisatawan yang tertarik untuk berkunjung ke sana. Apalagi masih ada beberapa bangunan bersejarah yang mempertahankan bentuknya. Namun kondisi Kampung Cina ini memang belum semeriah Wisata Pecinan Bandung yang kini sangat menarik untuk para wisatawan.

Kegiatan di Kampung Cina Bengkulu

Bagi Anda yang tertarik untuk berkunjung ke sini, berikut beberapa kegiatan seru yang bisa dilakukan di tempat yang satu ini.

Wisata sejarah

Salah satu kegiatan yang menarik dan bisa dilakukan saat berkunjung ke Wisata Kampung Cina Bengkulu adalah melakukan kegiatan wisata sejarah. Tempat ini bukan hanya menjadi tempat nongkrong yang menarik dan unik di kalangan anak muda. Namun juga bisa menjadi sebuah media edukasi sejarah bagi para wisatawan. Yaitu dimana pengunjung bisa melihat secara langsung bangunan-bangunan kuno yang ada di sana.

Citytour

Berkunjung ke Kampung Cina layaknya citytour. Anda bisa berjalan kaki dan melihat-lihat suasana sekitar. Di malam hari juga ada banyak hal yang menarik untuk dilihat di sana. Apalagi ketika perayaan Imlek tiba. Akan ada banyak hiburan dan kuliner yang dijajahkan di sana.

Fotografi

Hal menarik lainnya yang bisa dilakukan di sana adalah fotografi. Anda yang hobi foto bisa mengambil foto di beberapa spot yang menarik. Selain itu, bangunan tua yang ada di sana juga menarik sebagai salah satu objek foto. Ketika malam, Anda juga bisa mencoba berburu foto dan mengasah kemampuan fotografi dengan objek berupa bangunan.

Tips Wisata

Jika Anda ingin melakukan kunjungan ke Wisata Kampung Cina Bengkulu, berikut ini ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar kegiatan wisata lebih berjalan dengan lancar.

  • Sebaiknya ajak teman atau keluarga agar kegiatan menjadi lebih menarik di Kampung Cina ini.
  • Kawasan Kampung Cina ini memang memiliki fasilitas berupa trotoar yang nyaman dan kursi-kursi baru yang ada di sepanjang trotoar yang bisa dijadikan tempat untuk beristirahat.
  • Namun sebaiknya gunakan alas kaki yang nyaman saat berkunjung ke sana.
  • Kabarnya, suasana malam hari akan lebih menarik karena lebih banyak anak muda yang nongkrong di sana.
  • Lebih disarankan datang ketika ada perayaan di kawasan ini agar dapat mendapatkan suasana yang lebih meriah.
  • Namun jika datang di hari biasa, juga masih ada kegiatan lain yang bisa dilakukan. Misalnya fotografi dengan objek atau latar belakang berupa bangunan-bangunan kuno.
  • Kampung Cina Bengkulu ini dekat juga dengan salah satu situs sejarah lainnya, yaitu Benteng Marlborough. Anda yang ingin mengeksplor Kampung Cina, bisa sekaligus mengunjungi benteng ini.
  • Demikianlah beberapa penjelasan mengenai kawasan bersejarah Wisata Kampung Cina Bengkulu yang menarik untuk dieksplorasi ketika berkunjung ke sana. Kenali sejarah kawasan tersebut dan dapatkan kesan wisata yang berbeda dengan berkunjung ke sana. Semoga penjelasan di atas bermanfaat untuk Anda.
Pulau Lengkuas Nan Indah Di Bangka Belitung

Pulau Lengkuas Nan Indah Di Bangka Belitung

Pulau Lengkuas, Bangka Belitung – Indonesia Timur memang pantas dijadikan tujuan wisata yang menarik. Ada banyak keunikan dari Indonesia bagian Timur yang memiliki keindahan alam yang natural dan relatif belum banyak terjamah manusia. Termasuk Belitung. Di Belitung, ada sebuah pulau yang namanya sudah sangat terkenal dan layak dikunjungi saat berwisata ke sana.

Pulau Lengkuas, merupakan sebuah pulau di Kepulauan Bangka Belitung yang memiliki daya tarik tersendiri untuk berwisata. Pulau yang memiliki mercusuar dan juga panorama alam yang indah ini layak dikunjungi saat berlibur. Sudah ada banyak wisatawan baik domestik maupun mancanegara yang berlibur di sana. Pulau ini juga bisa menjadi ikon wisata Bangka Belitung yang cukup digemari. Jika kamu ingin berlibur di pulau ini, beberapa informasi berikut ini mungkin akan membantu perjalananmu.

Keistimewaan Pulau Lengkuas

Pulau ini merupakan satu dari puluhan ribu pulau kecil di Indonesia yang tentu saja memiliki keindahan panorama indah. Di sana ada sebuah mercusuar tua yang sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda dan dibangun pada tahun 1882 yang lalu. Mercusuar tersebut masih berfungsi hingga saat ini dan masih dipergunakan sebagai tanda akan kapal dan perahu yang akan keluar atau tiba di Belitung.

Lokasi pulau ini adalah di sebelah utara Pantai Tanjung Kelayang, di Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung. Di sana ada banyak batu granit unik dan juga air laut jernih. Pasir pantai yang putih juga menjadi daya tarik tersendiri dari pulau tersebut. Pulau ini kecil dan bisa dikelilingi dengan perahu hanya dalam waktu 20 menit saja. Ada banyak perahu yang bisa disewa untuk menuju ke sana, yaitu perahu dari Tanjung Binga dan juga Tanjung Kelayang.

Di pulau ini, wisatawan bebas bermain air, pasir, dan juga menikmati keindahan bawah laut dengan snorkeling dan juga diving. Di sekitar pulau ada banyak spot menyelam yang baik untuk melihat keindahan bawah laut. Karang-karang dan ikan-ikan indah akan menemani kegiatan snorkeling dan diving para wisatawan.

Konon, pulau ini pada awalnya hanya dihuni oleh beberapa warga saja. Warga yang menghuni kawasan ini pun hanya sebatas warga yang bertugas untuk menjaga mercusuar. Namun, setelah kepopuleran film Laskar Pelangi yang menjadikan Bangka Belitung sebagai setting utamanya, pulau ini menjadi lebih terkenal dan saat ini sering dijadikan jujukan wisatawan saat berkunjung ke Belitung.

Mercusuar

Mercusuar di pulau ini memiliki ketinggian lebih dari 50 meter dengan warna putih yang bersih dan megah khas bangunan kolonial Belanda. Jika wisatawan ingin melihat pemandangan di sekitar pulau ini, wisatawan juga bisa naik ke mercusuar.

Mercusuar ini memiliki 18 lantai dan bisa dikunjungi oleh wisatawan lokal dan internasional. Selain itu, wisatawan juga bisa sedikit mempelajari sejarah kawasan tersebut.

Namun untuk naik ke puncak mercusuar, diperlukan tenaga ekstra karena di sana hanya ada anak tangga. Tapi semua kelelahan akan terbayar dengan impas setelah berhasil menikmati panorama indah dari atas puncak mercusuar dari segala arah.

Fasilitas Wisata

Pulau yang indah dengan pasir putih dan alam bawah laut yang menakjubkan ini sudah menjadi objek wisata yang baik dengan pengelolaan yang baik juga. Fasilitas-fasilitas di pulau ini bisa mewadahi kegiatan wisata baik wisatawan lokal maupun wisatawan internasional. Ada hotel di pulau ini yang bisa dijadikan tempat menginap. Ada juga penginapan yang bisa dijadikan alternatif bermalam di sana. Varian harganya pun bervariasi, tergantung kebutuhan wisatawan.

Selain itu ada fasilitas umum berupa toilet dan kamar mandi yang bersih dan nyaman. Ada pula kolam bidadari, yang merupakan kolam alami dan terbentuk dari batuan granit khas Belitung. Kolam tersebut terisi air laut dari pantai. Selain kolam bidadari, ada juga spot memancing terbaik di Belitung. Wisatawan yang suka memancing boleh memancing di sana dengan menyewa kapal milik pengelola wisata pulau. Pemancing biasanya mendapatkan ikan jenis mayong dan ikan kakap merah yang rasanya sungguh enak.

Tips Berlibur

Pulau ini adalah pulau kecil yang tentu saja memiliki risiko alamiah jika berkaitan dengan cuaca dan pergantian iklim. Jika ingin berlibur di pulau ini, sebaiknya berkunjung pada bulan-bulan maret hingga desember. Pada bulan tersebut, musim kemarau telah tiba dan cuaca di kepulauan Belitung akan lebih stabil. Selain itu, pemandangan alam dan langit saat kemarau juga lebih mengagumkan.

1 2 3