Vihara Dewi Kwan Im Di Belitung

Vihara Dewi Kwan Im Di Belitung

Vihara Dewi Kwan Im , Bangka Belitung  – Kepulauan Bangka Belitung selain mempunyai wisata pantai yang cantik dan alam yang eksotis, juga memiliki wisata religi bersejarah tinggi. Salah satunya adalah Vihara Dewi Kwan Im. Berikut akan kita kulik tentang Vihara yang merupakan tempat ibadah kaum budha tertua di Pulau Belitung ini.

Vihara Terbesar di Belitung

Vihara Dewi Kwan Im atau Vihara Buddhayana Dewi Kwan Im merupakan situs yang sudah kuno. Vihara ini kini telah menginjak usia lebih dari satu abad. Vihara Dewi Kwan Im pertama kali ditemukan pada tahun 1747. Menurut cerita, konon dahulu Dewi Kwan Im melakukan sembahyang di atas sebuah batu yang berada di satu tempat sembahyang terbesar di vihara ini. Tempat sembahyang tersebut dinamakan Kon Im. Agar bisa sampai ke vihara ini, kita harus menaiki anak tangga yang jumlahnya lumayan banyak, yaitu mencapai 86 buah. Terdapat 3 tempat sembahyang di Vihara Dewi Kwan Im. Yang pertama bernama Shimunyo yang terletak dekat dengan anak tangga. Apabila naik lebih ke atas akan dijumpai satu lagi tempat sembahyang bernama Sitiyamuni. Di atasnya lagi, kembali akan terlihat satu tempat sembahyang paling besar di vihara ini bernama Kon Im.

Vihara ini akan selalu dipenuhi pengunjung yang ingin melakukan ibadah pada hari besar seperti imlek dan waisak. Pengunjung yang datang tak hanya wisatawan dalam negeri saja, melainkan turis asing pun banyak yang datang ke tempat ini. Vihara Dewi Kwan Im berlokasi di Desa Burung Mandi. Sebagian orang percaya bahwa apabila kita berdoa di vihara tersebut maka segala keinginan akan terkabul dan menjadi kenyataan. Selain dimanfaatkan sebagai tempat untuk beribadah, vihara ini pun sering dikunjungi orang sebagai satu destinasi wisata religi. Daya tariknya selain vihara ini merupakan situs kuno juga karena keindahan alam sekelilingnya sangat cantik. Latar belakang vihara adalah Gunung Burung Mandi. Dan apabila tengah beruntung, kita dapat melihat para monyet yang turun dari perbukitan dan mencari makan ke arah vihara. Alamat lengkap vihara : Desa Burung Mandi, Kecamatan Manggar, Belitung Timur. Dapat ditempuh dalam waktu 2 jam dari Tanjungpandan, dan 30 menit dari Kota Manggar.

Bagian Vihara Dewi Kwan Im

Tempat ibadah di Vihara Dewi Kwan Im

  • Bangunan yang pertama biasa digunakan untuk berdoa pada Dewi Kwan Im;
  • Bangunan kedua biasa digunakan untuk berdoa pada Budha;
  • Bangunan ketiga biasa digunakan untuk berdoa pada toapekong atau Dewa Laut.

Kolam Tujuh Bidadari

Di kolam ini pengunjung yang datang dapat melemparkan koin, seraya mengucap doa dan permohonan. Sebagian orang mempercayai bahwa dengan melakukan hal itu apa saja permohonan atau doa mereka akan dikabulkan.

Vihara ini merupakan yang paling tua di kepulauan Bangka Belitung. Vihara ini cukup banyak menyedot kunjungan wisatawan dikarenakan cerita unik dan ajaib yang mengiringi pembangunan vihara ini. Apa itu? Konon sebelum vihara dibangun, ada patung Budha Bodhisttwa yang muncul pada permukaan laut. Sejak kejadian tersebutlah, vihara ini dibangun. Beda Vihara Dewi Kwan Im dan vihara Gunung Timur yang ada di kawasan Sumatera Utara adalah luas wilayahnya. Vihara Sumatera Utara memiliki kawasan yang jauh lebih luas dibanding Vihara Dewi Kwan Im.

Keunikan Vihara Dewi Kwan Im

  • Bangunan yang kaya akan nilai sejarah atau historis, karena usia yang sudah mencapai 2 abad lebih;
  • Lokasinya di atas bukit jadi hawanya sejuk;
  • Pemandangan indah dan menarik, contohnya Pantai Burung Mandi yang bisa dilihat dari sini;
  • Pengunjung diperbolehkan mengambil foto mengenakan pakaian cina kuno yang telah tersedia di kuil;
  • Namanya tak hanya terkenal di dalam negeri melainkan di kalangan wisatawan mancanegara.
6 Tempat Wisata Di Lampung

6 Tempat Wisata Di Lampung

Wisata Di Lampung  – Indonesia merupakan negara kepulauan, oleh karena itu banyak sekali pulau-pulau besar beserta beribu pulau kecil di Indonesia ini. Lebih menariknya lagi, hampir di semua pulau-pulau di Indonesia ini banyak ditemukan area tempat wisata yang pesonanya luar biasanya. Salah satunya adalah ikon wisata Lampung, Sumatera.

Daftar Spot Wisata Lampung yang Tiada Duanya

Lampung adalah salah satu provinsi di Pulau Sumatra, lokasinya berada di bagian selatan Pulau Sumatera. Lampung dikenal dengan daerah wisatanya yang sangat beragam dan menarik. Wisata Lampung ini sangat cocok untuk dijadikan tempat pilihan bagi anda ketika berlibur bersama keluarga atau teman-teman anda. Penasaran ? Berikut adalah beberapa spot wisata Lampung yang mempesona dan selalu ramai oleh pengunjung.

Pantai Gigi Hiu

Pantai Gigi Hiu
Pantai Gigi ini menjadi salah satu obyek wisata Lampung yang sangat menarik dan selalu ramai oleh para wisatawan. Hal ini karena Pantai Gigi Hiu memiliki keunikan tersendiri dibanding dengan pantai lainnya yaitu di pantai ini terdapat karang-karang yang sangat besar yang ujung karangnya tinggi menjulang seperti gigi ikan hiu. Ombak di pantai ini bisa dikatakan cukup besar, oleh karena itu sebaiknya para pengunjung tidak menceburkan diri di pantai.

Patung Relief Marga Empat

Patung Relief Marga Empat
Tempat wisata Lampung ini merupakan obyek wisata Lampung yang bisa dikatakan baru. Patung raksasa ini dibangun untuk tujuan melestarikan adat, cerita dan budaya Kabupaten Tubaba. Patung raksasa ini pun mengakibatkan banyak orang penasaran, maka tak heran apabila hampir setiap hari tempat Patung Relief Marga Empat ini selalu ramai oleh pengunjung. Latar patung yang sangat menarik dan megah menjadikan tempat ini sangat cocok untuk spot selfie. Patung Relief ini terletak di Tiyuh Panaragan, Tulang Bawang Barat, Lampung.

Taman Nasional Way Kambas

Taman Nasional Way Kambas
Nah bagi anda yang menginginkan wisata yang bertema pendidikan serta sayang terhadap binatang, maka berkunjunglah ke Taman Nasional Way Kambas di propinsi Lampung ini. Wisata Lampung Taman Nasional Way Kambas merupakan kawasan taman yang berfungsi untuk melindungi hewan langka dari kepunahan. Hewan yang dilindungi di kawasan wisata Lampung ini adalah Gajah, harimau Sumatera, dan badak Sumatera. Namun hewan yang paling banyak dijumpai di taman nasional ini adalah gajah. Anda bisa berkeliling menikmati pemandangan sekitar taman dengan menaiki gajah yang terlatih.

Rumah Kencana Lepus

Rumah Kencana Lepus
Lampung memang sangat kaya akan obyek wisata yang selalu menarik untuk dikunjungi. Wisata Lampung yang juga merupakan wisata budaya dan sejarah, salah satunya adalah Rumah Kencana Lepus, yaitu rumah adat Propinsi Lampung. Wisata Lampung yang satu ini berada di Jalan Diponegoro No. 56, Sukadana, Lampung.

Air Terjun Curup Tujuh

Air Terjun Curup Tujuh
Dengan nuansa pegunungan yang masih alami dan terlihat asri, menjadikan obyek wisata Air Terjun Curup Tujuh ini ramai oleh banyaknya pengunjung pada saat hari libur. Wisata Lampung ini memiliki daya tarik yang menakjubkan yaitu air terjun ini terdiri dari tujuh tingkatan dengan total ketinggian 75 meter. Air terjun ini terletak di desa Margajaya, Padangratu, Lampung Tengah.

Teluk Kiluan

Teluk Kiluan
Teluk Kiluan ini berlokasi di Pekon, Kiluan Negeri, Kelumbayan, Tanggamus, Lampung. Wisata Lampung ini akan sangat ramai pada waktu liburan sekolah, dan juga bulan April sampai September. Karena pada bulan-bulan tersebut apabila anda beruntung anda akan dapat menjumpai lumba-lumba yang muncul menunjukkan aksinya dari tengah laut. Selain itu pemandangan yang super indah di teluk ini juga menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan.

Pantai Lhoknga Di Banda Aceh

Pantai Lhoknga Di Banda Aceh

Pantai Lhoknga, Banda Aceh  – Keindahan yang ada di indonesia memang banyak, hampir dari ujung ke ujung banyak sekali keindahan yang bisa kamu dapatkan. Termasuk destinasi-destinasi wisata terbaik yang sampai sekarang ini belum pernah kamu ketahui, apalagi wisata yang ada di sumatera. Salah satu wisata yang ada di sumatera adalah pantai lhoknga. Pantai ini terdapat di sumatera dan lebih dekat pada banda aceh, untuk bisa mendapatkan keindahan dan sampai pada tempat tersebut kamu harus menempuh 20-30 km dari kota banda aceh.

Berselancar di Pantai Lhoknga

Salah satu hal yang paling ditunggu pada saat di pantai adalah bisa berselancar di pantai, surfing memang menjadi suatu pilihan dimana untuk bisa mendapatkan kepuasan pada saat berlibur di pantai merupakan suatu ide yang harus ada dalam benak. Jadinya ketika datang pada pantai akan ada banyak hal yang bisa kamu lakukan. Akhirnya tercipta sebuah kehangatan pada saat berlibur misalnya kamu bisa mengajak keluarga dan orang-orang tersayang untuk berlibur.

Inilah yang mencolok pada pantai lhoknga ini, dimana kamu bisa melihat jajaran ombak yang besar dan bahkan wisatawan yang datang tidak hanya orang-orang local saja melainkan orang asing pun berwisata. Indonesia memang sangat terkenal akan keindahannya, dan tidak bisa dipungkiri hal yang sangat ditunggu-tunggu adalah ombak yang besar dan para turislah yang menanti dan menginginkan berselancar diatas air.

Keindahan Pantai Lhoknga

Ditambah lagi dengan keeksotisan pantai yang biru, pasir yang putih, dan jelas menjadi pusat perhatian pada wisatawan yang datang. Mungkin yang paling terkenal di indonesia adalah bali dan jika kamu sudah terbiasa melihat pantai di bali, maka pantai ini juga hampir sama dengan indahnya di bali. Biasanya orang yang pergi ke pantai akan melakukan banyak aktivitas seperti bermain pasir, berlari-lari, berenang, berselancar, berjemur dan lain sebagainya. Kamu bisa berlama-lama pada bibir pantai dan menikmati keindahan yang ada di sekitar pantai.

Biasanya para peselancar akan datang dan menunggu nunggu ombak terbaik, ada beberapa titik untuk berselancar yang ada di pantai lhoknga, yaitu left hander point, cemara right point, peak point, point suri dan out side right hander suri point. Untuk peak point disini jarak ombak berada 300 meter. Dan itulah yang menjadi kelebihan dari pantai indah ini sebab akan ada banyak hal pada saat disana, bagi peselancar mungkin itu adalah hal-hal yang dinanti-nanti dari para peselancar.

Pantai lhoknga bisa menjadi sebuah pilihan tempat wisata terbaik bersama keluarga untuk menikmati keindahan alam yang ada di indonesia. Pantai ini juga terkenal akan kesunyiannya, jika demikian akan sangat sesuai untuk kamu yang menyukai suasana sunyi dan tidak terlalu ramai. Karena pada awalnya menginginkan refreshing yang bisa didapatkan dari berlibur.

Sebelumnya sudah kamu ketahui bahwa jaraknya lumayan jauh dari pusat perkotaan jelas akan sepi, kecuali kalau saat weekend pasti akan ramai dikunjungi oleh para wisatawan. Jadinya tempat ini akan cocok untuk kamu yang terlalu biasa sibuk setiap harinya maka jangan lupa untuk menyempatkan diri berlibur dan menghilangkan penat.

Pantai lhoknga akan memberikan sebuah kesenangan tersendiri sebab masih belum ada peralatan modern didalamnya, hanya ada bebatuan, pasir dan juga air laut yang jernih. Jadinya kamu bisa melihat kealamian alam pada saat berlibur disana. Berlibur kapan pun bisa kamu lakukan apalagi pada saat liburan pastikan sempatkan dirimu untuk berlibur bersama keluarga.

10 Tempat Wisata Di Jambi

10 Tempat Wisata Di Jambi

Wisata di Kota Jambi  – Jambi merupakan sebuah nama provinsi yang juga sama dengan nama ibu kotanya, pulau jambi ini berada di pesisir sebelah timur kepulauan Sumatera. Provinsi Jambi sangat terkenal akan nilai sejarah yang pada saat itu merupakan sebuah wilayah yang dikuasai oleh sebuah kerajaan yang bernama kerajaan Sriwijaya, salah satu peninggalan yang dapat anda jumpai disini yaitu sebuah bangunan Candi besar.

Selain memiliki nilai sejarah, ternyata di jambi juga terdapat banyak sekali tempat-tempat wisata yang sangat menarik untuk dikunjungi. Untuk itu, pada kesempatan kali ini saya akan membagikan informasi yang mungkin dapat bermanfaat untuk anda yang sedang mencari tempat liburan yaitu 10 tempat wisata di jambi yang wajib dikunjungi.

Penasaran tempat wisata apa sajakah itu? Simak informasi lengkapnya berikut ini.

Candi Muaro

Candi Muaro
Wisata Candi Muaro Jambi merupakan sebuah kompleks Candi umat Buddha yang merupakan sisa peninggalan kerajaan Sriwijaya dan juga Bangsa Melayu. Lokasi keberadaan tempat wisata sejarah ini berada di Kecamatan Muaro Sebo, Kabupaten Muaro Jambi. Kompleks Candi ini merupakan sebuah kompleks candi terluas yang ada di Indonesia, kemudian pada tahun 2009 bangunan candi ini ditetapkan sebagai salah satu warisan dunia oleh UNESCO. Candi Muaro Jambi pertama kali ditemukan oleh seorang letnan dari Inggris yang bernama S.C Crooke sekitar pada tahun 1820, kemudian sekitar pada tahun 1975 candi ini dipugar oleh pemerintah Indonesia dan hingga saat ini masih terdapat 61 buah candi yang masih terkubur di dalam tanah. Selain itu, dikawasan candi juga ditemukan peralatan rumah tangga yang kemungkinan dulunya pernah dipergunakan oleh para biksu dan juga terdapat keramik cina yang berasal dari Dinasti Song. Hal ini semakin memperkuat yang menandakan jika adanya hubungan kerjasama internasional antara bangsa Cina dengan kerajaan Sriwijaya.

Tanggo Rajo

Tanggo Rajo
Wisata Tanggo Rajo merupakan sebuah tempat wisata yang sangat ramai dikunjungi oleh para wisatawan, disini para pengunjung dapat menikmati keindahan sebuah sungai Batang yang terkenal dengan prediat sungat terpanjang di Pulau Sumatera.
Sambil menikmati pemandangan yang indah dan udara yang sejuk, pengunjung juga dapat sambil menikmati kuliner yang anda temukan di warung-warung tenda disekitar kawasan sungai. Selain itu, momen yang paling ditunggu-tunggu oleh para wisatawan disini yaitu menyaksikan fenomena terbenamnya matahari disore hari yang sangat indah.
Bagi anda yang hobi memancing, pada setiap akhir pekan kawasan wisata ini selalu ramai dikunjungi oleh para pemancing dari berbagai daerah, sebaiknya anda tidak lupa untuk membawa perlengkapan memancing.

Monas Jambi

Monas Jambi
Monas Jambi merupakan sebuah Monumen Nasional yang sama halnya dengan Monumen Nasional yang ada di Ibu kota Jakarta, bahkan bentuknya pun hampir mirip dengan Monas Jakarta. Bedanya jika Monas Jambi memiliki ukuran yang lebih kecil, memiliki jam dinding di setiap sisinya dan terdapat empat buah ukiran yang berbentuk angsa yang berada di bawah Monumennya. Lokasinya terletak di bundaran kompleks pusat pemerintahan kota jambi.

Taman Mini dan Taman Rimba

Taman Mini dan Taman Rimba
Kawasan wisata ini merupakan sebuah taman yang menyuguhkan berbagai sarana seperti taman rekreasi , olahraga dan juga kawasan wisata budaya yang dapat menambah pengetahuan. Kawasan wisata ini terbagi menjadi dua bagian yaitu Taman Mini dan juga Taman Rimba.

Di Taman Mini para pengunjung dapat menjumpai berbagai miniatur budaya yang berkaitan dengan provinsi Jambi seperti rumah adat, pakaian adat, peralatan rumah tangga dan masih banyak yang lainnya. Sedangkan untuk Taman Rimba para pengunjung dapat menjumpai berbagai jenis satwa seperti hal nya sebuah kebun binatang pada umumnya, taman wisata ini menjadi sebuah tempat wisata yang menjadi kebanggaan warga Jambi. Lokasi yang paling menarik di Taman Rimba ini yaitu adanya sebuah sangkar burung yang berbentuk setengah lingkaran kaca yang berukuran sangat besar dan terdapat berbagai spesies burung mulai dari jenis burung kasuari hingga jenis burung bangau.

Kawasan wisata ini berada di atas lahan seluas 18 hektar yang lokasinya terletak di Jalan Sunaryo, jika dari Bandara Sultan Thaha Syaifuddin menuju kesini hanya berjarak sekitar 500 meter saja.

Kolam Renang Tepian Rajo

Kolam Renang Tepian Rajo
Jika anda dan keluarga ingin berwisata air, tidak ada salahnya jika anda berkunjung ke Kolam Renang Tepian Rajo yang berlokasi di Jalan Kapt. Sujono, Kecamatan Kota Baru yang berjarak sekitar 6 km dari kota Jambi. Kolam renang disini merupakan sebuah wisata kolam renang yang berstandar internasional, kolam renangnya pun terbagi menjadi beberapa bagian seperti kolam renang dewasa dan juga anak-anak. Tempat wisata ini selalu ramai dikunjungi pada saat libur sekolah dan akhir pekan.

Danau Sipin

Danau Sipin
Danau Sipin merupakan sebuah tempat wisata yang sangat popular dan warga setempat lebih mengenal lokasi wisata ini dengan sebutan Solok Sipin. Kawasan wisata Danau ini berlokasi di Simpang Baluran Kenali, Kecamatan Telanaipura, Jambi.

Selain tempat wisata, danau ini juga oleh warga setempay dijadikan sebagai tempat membudidayakan jenis ikan air tawar seperti jenis ikan Nila dan Mujair. Selain melihat lokasi budidaya ikan air tawar, pengunjung juga dapat melihat aktifitas para nelayan yang sedang mencari ikan dari jarak dekat dengan menyewa sebuah perahu untuk berkeliling. Setelah anda merasa puas berkeliling danau dan anda merasa lapar, sebaiknya anda mampir untuk menikmati berbagai jenis kuliner yang dijual di warung-warung makan yang dapat anda jumpai disekitar danau.

Taman Anggrek Sri Soedewi

Taman Anggrek Sri Soedewi
Lokasi Taman Anggrek ini berlokasi di Jalan Ahmad Yani yang tepatnya berada di depan kantor Gubernur kota Jambi. Di kawasan taman ini para pengunjung dapat menikmati berada di taman yang sangat sejuk dan indah, disini juga pengunjung dapat belajr bagaimana cara merawat tanaman Anggrek yang baik dan benar sesuai dengan jenis Tanaman Anggrek itu sendiri.
Taman Anggrek ini selalu ramai dikunjungi oleh para pecinta tanaman anggrek baim dari luar atau dalam kota, ditaman ini setidaknya ada sekitar 60 jenis tanaman anggrek yang luas tamannya sendiri sekitar 2,5 hektar. Untuk dapat menyaksikan secara langsung berbagai jenis tanaman anggrek di taman ini, pengunjung harus membayar tiket masuk sekitar 2.500 rupiah untuk dewasa dan 1.500 untuk anak-anak. Setelah anda puas berkeliling dan mempelajari bagaimana cara merawat Tanaman ini, anda akan diberi bibit secara gratis oleh pengelola sehingga anda dapat langsung mempraktekannya dirumah.

Museum Negeri Jambi

Museum Negeri Jambi
Jika anda ingin mengenal dan belajar lebih jauh mengenai budaya dan sejarah kota Jambi, maka sebaiknya anda berkunjung ke sebuah museum yang ada di Jalan Urip Sumoharjo No. 1, Jambi. Bentuk dari bangunan museum ini juga di bangun dengan menyerupai sebuah bangunan Rumah Kajang Lako yang salah satu rumah adat di Jambi, di dalam museum anda dapat melihat berbagai jenis benda yang memiliki nilai budaya dan sejarah provinsi Jambi seperti perlengkapan berburu, batik tenun, kerajinan tangan anyaman khas Jambi dan juga koleksi aneka jenis binatang yang telah di awetkan. Jika anda ingin berkunjung ke Museum Negeri Jambi, sebaiknya anda mengetahui jadwalnya dulu karena museum ini tidak dibuka setiap hari. Museum Negeri Jambi di buka pada hari Senin sampai dengan hari Kamis dari jam 08.00 sampai dengan 15.00, hari Jumat di buka dari jam 07.15 sampi dengan 11.00, sedangkan pada hari Sabtu, Minggu dan hari libur nasional museum ini di tutup. Bagi para pengunjung di kenakan biaya sekitar 3.000 rupiah untuk dewasa dan 1.000 rupiah untuk anak-anak.

Masjid Agung Al Falah

Masjid Agung Al Falah
Masjid Agung Al Falah atau lebih dikenal oleh masyarakat seitar dengan nama Masjid Seribu Tiang, masjid ini memiliki bangunan yang sangat unik dan menjadi kebanggaan masyarakat Jambi. Masjid ini memiliki banyak tiang yang menyangga bangunan masjid, karena masjid ini tidak memiliki dinding, pintu dan juga jendela, sehingga sirkulasi udara di dalam masjid sangat lancar. Julukan masjid ini sebenarnya tidak sesuai dengan namanya Masjid Seribu Tiang, karena tepatnya jumlah tiang seluruhnya hanya berjumlah 256 tiang saja, mungkin karena saking banyaknya masyarakat sekitar menamainya seperti itu.

Pembangunan masjid ini memakan waktu selama Sembilan tahun mulai dari tahun 1971 hingga 1980, masjid ini sangat luas dan mampu menampung jamaah sebanyak 10.00 jamaah. Lokasi dari Masjid Agung Al Falah ini terletak di Jalan Sultan Thaha No. 60, Legok, Kecamatan Telanaipura, Jambi.

Pasar Keramik Sitimang

Pasar Keramik Sitimang
Bagi anda para pecinta keramik dan suka mengkoleksi keramik, maka pasar Sitimang wajib anda kunjungi untuk melihat-lihat berbagai jenis keramik yang berkualitas baik yang sudah terkenal sejak tahun 1980 an. Keramik yang dijual di pasar Sitimang ini didatangkan langsung dari negeri Cina, sehingga jenis dan motifnya jarang anda temui di tempat-tempat lain. Keramik yang dijual disini memiliki bentuk yang beragam mulai dari bentuk toples, guci, peralatan rumah tangga, hiasan rumah dan masih banyak lagi yang lainnya. lokasi Pasar Keramik Sitimang berlokasi di Jalan Sisingamangaraja, Jambi.

Wisata Danau Singkarak Di Sumatera Barat

Wisata Danau Singkarak Di Sumatera Barat

Danau Singkarak , Sumatera Barat  – Satu lagi nich wisata alam yang tak boleh terlewatkan saat berkunjung ke sumatera yaitu Wisata sumatera barat danau singkarak. Tempat wisata ini berada di sumatera barat atau berjarak sekitar 70 km dari padang yang merupaka ibu kota sumatera barat. danau yang memiliki luas mencapai 1.000 hektar ini merupkan danau terluas kedua setalh danau toba di dataran sumatera. Singkaran berada pada ketinggian sekitar 363,5 dari atas permukaan laut dengan kedalam mencapai 268 meter. Danau ini termasuk kedalam jenis danau tektonik, karena diperkirakan terbentuk karena pergeseran lempengan bumi, sehingga selalu mengalami pertambahan panjang danau ( dari 8 – 12 dan sekarang panjang danau tersebut mencapai 23 km).

Daya tarik dari tempat ini adalah keindahan alam yang membuat danau singkaran ramai di kunjungi wisatawan lokal ataupun luar kota. Ernst Haeckel adalah seorang peneliti asal jerman sekaligus orang yang membuat tempat ini di kenal luas masyaraka tepatnya pada tahun 1905 melalui jurnal biologi. Selain melakukan penelitian Ernst juga membuatkan lukisan yang menggambarkan keindahan danau tersebut yang membuatnya terkagum kagum. Sambil menikmati pesona alam sekitar, tidak ada salahnya jika pergi mecoba berenang di danau yang berwarna jernih ini. Namun jika tidak basah anda dapat mencoba berkeliling danau dengan menggunakan sampan. Memancing di danaudapat menjadi pilihan lain untuk menikmati suasan alam disini atau pengunjungpun dapat ikut menangkap ikan dengan nelayan yang dapat memberikan pengalaman berbeda dan berkesan. Kegiatan lain yang tak boleh di lewatkan adalah mengabadikan tempat tersebut dengan camera yang dapat menjadi kenangan saat berkunjung ke danau singkaran. Dari beberapa kegiatan menarik diatas masih ada kegiatan lainnya yang sayang untuk di lewatkan yaitu wisatsa kuliner khas danau singkarak di warung-warung yang berada di sekitar kawasan wisata.

Danau yang menjadi bagian dari tour de singkarak adalah sebuah event balap sepeda tingkat internasional yang rutin di selenggarakan setiap tahunnya. Tuor tersebut tidak akan berjalan tanpa ada dukungan dari kementrian pariwisata dan ekonomi kratif amauty sprot organization. Untuk pertama kalinya tour tersebut diselenggarakan pada tahun 2009 antara bulan april sampai bulan juni berlangsung selama satu minggu yang harus melewati tujuh etape bagi setiap peserta. Start tour singkarak beraawal dari kota padang dan berakhir di dermaga danau singkarak dan pada tahun 2012 garis strar tersebut di ubah yaitu mulai dari sawahlotu (kota tua bersejarah di sumater) dan berakhir di kota padang.

Dari 19 spesies ikan yang hidup di danau singkarak hanya ada satu jenis ikan yang hanya dapat di temukan di perairan ini yaitu ikan bilih. Ikan bilih atau disebut juga (Mystacoleucus padangensis), merupakan ikan yang berukuran kecil dengan panjang hanya sekitar 10 cm dengan cirri ciri fisik memiliki sisik berwarna perak berkilau. Ikan bilih kini menjadi salah satu sumber ekonomi warga sekitar sekaligus menjadi oleh oleh khas danau singkarak. Ikan hasil nelayan setempat kemudian di jual ke warung warung untuk di olah menjadi berbagai makanan enak dan di kemas dengan ukuran beragam. Jenis olahan ikan bilih yang paling enak yaitu di goreng kemudian dimakan sambil di cocol ke sambal.

1 2 3